Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBANDINGAN UJI TOKSISITAS FITOESTROGEN PADA GINJAL TIKUS (Sprangue dawley) YANG DIINDUKSI DAIDZEIN DAN AIR PERASAN UMBI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus)

View through CrossRef
Fitoestrogen suatu senyawa yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar dan diketahui dapat mengacaukan keseimbangan sistem hormon binatang maupun manusiaFitoestrogen dapat terakumulasi dalam tubuh, secara prinsip untuk penggunaan fitofarmaka secara luas, memerlukan uji praklinik untuk mengetahui tingkat keamanannya secara pasti. Toksisitas merupakan sifat bawaan suatu zat, bentuk dan tingkat manifestasi toksiknya pada suatu organisme, faktor yang nyata adalah dosis dan lamanya paparan senyawa pada organ. Umbi bengkuang segar (Pachyrhizus erosus) yang mengandung fitoestrogen agar dapat digunakan secara aman, efektif dan efisien, maka diperlukan uji praklinis dengan melakukan analisis toksisitas fitoestrogen, untuk mengetahui tingkat keamanannya secara pasti. Metode yang digunakan penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan toksisitas fitoestrogen, pada daidzein dan air perasan umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus). Rancangan penelitian eksperimen dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil uji statisik dengan menggunakana T-test Pairs,  menunjukkan tidak ada perbedaan nyata jumlah sel nekrosis tubulus dan glomerulus, dengan perlakuan pemberian daidzein sintetis dan air perasan umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus). Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fitoestrogen umbi bengkuang(Pachyrhizus erosus) tidak bersifat toksik.
Title: PERBANDINGAN UJI TOKSISITAS FITOESTROGEN PADA GINJAL TIKUS (Sprangue dawley) YANG DIINDUKSI DAIDZEIN DAN AIR PERASAN UMBI BENGKUANG (Pachyrhizus erosus)
Description:
Fitoestrogen suatu senyawa yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar dan diketahui dapat mengacaukan keseimbangan sistem hormon binatang maupun manusiaFitoestrogen dapat terakumulasi dalam tubuh, secara prinsip untuk penggunaan fitofarmaka secara luas, memerlukan uji praklinik untuk mengetahui tingkat keamanannya secara pasti.
Toksisitas merupakan sifat bawaan suatu zat, bentuk dan tingkat manifestasi toksiknya pada suatu organisme, faktor yang nyata adalah dosis dan lamanya paparan senyawa pada organ.
Umbi bengkuang segar (Pachyrhizus erosus) yang mengandung fitoestrogen agar dapat digunakan secara aman, efektif dan efisien, maka diperlukan uji praklinis dengan melakukan analisis toksisitas fitoestrogen, untuk mengetahui tingkat keamanannya secara pasti.
Metode yang digunakan penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan toksisitas fitoestrogen, pada daidzein dan air perasan umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus).
Rancangan penelitian eksperimen dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).
Hasil uji statisik dengan menggunakana T-test Pairs,  menunjukkan tidak ada perbedaan nyata jumlah sel nekrosis tubulus dan glomerulus, dengan perlakuan pemberian daidzein sintetis dan air perasan umbi bengkuang (Pachyrhizus erosus).
Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fitoestrogen umbi bengkuang(Pachyrhizus erosus) tidak bersifat toksik.

Related Results

Profil Senyawa Daidzein Umbi Bengkuang Serta Potensinya pada Tikus Putih Betina
Profil Senyawa Daidzein Umbi Bengkuang Serta Potensinya pada Tikus Putih Betina
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika senyawa berbasis bahan aktif daidzein dalam umbi bengkuang serta potensinya pada uterus dan tulang.Penelitian menggunakan pende...
Uji Efek Protektif Jus Buah Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Terhadap Fungsi Ginjal Tikus Yang Diinduksi Parasetamol
Uji Efek Protektif Jus Buah Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Terhadap Fungsi Ginjal Tikus Yang Diinduksi Parasetamol
Parasetamol dosis berlebih dapat menyebabkan nefrotoksisitas akibat akumulasi NAPQI dan stres oksidatif, yang merusak tubulus proksimal ginjal. Tomat (Solanum lycopersicum L.), kay...
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Konsumsi kentang terus meningkat seiring meningkatnya penduduk, namun total produksinya mengalami penurunan pada tahun 2015, maka diperlukan usaha memperoleh varietas yang berprodu...
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Keragaan Produksi Kentang G2 Genotipe IPB Asal Stek dan Umbi di Garut Jawa Barat
Konsumsi kentang terus meningkat seiring meningkatnya penduduk, namun total produksinya mengalami penurunan pada tahun 2015, maka diperlukan usaha memperoleh varietas yang berprodu...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
Aktivitas Jus Buah Delima (Punica granatum L.) terhadap Peroksidasi Lipid Darah Tikus yang Diinduksi Parasetamol
Aktivitas Jus Buah Delima (Punica granatum L.) terhadap Peroksidasi Lipid Darah Tikus yang Diinduksi Parasetamol
Buah delima atau pomegranat (Punica granatum L.) telah dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi daripada tanaman obat lainnya. Aktivitas antioksidan berpotensi menuru...

Back to Top