Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Pewarna alami merupakan senyawa yang dapat dihasilkan dari berbagai jenis sumber alam.Tumbuhan penghasil pewarna alami dapat diperoleh dari bagian-bagiannya seperti daun, kulit batang, kulit buah, biji, akar dan bunga, yang telah melalui beberapa proses yaitu direbus, dibakar, dimemarkan ditumbuk dan langsung digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami batik, dan mengetahui bagian organ tumbuhan yang dimanfatkan sebagai pewarna alami batik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan dan wawancara langsung ke home industry batik Kabupaten Banyumas. Parameter yang digunakan adalah jenis tumbuhan dan organ tumbuhan yang digunakan sebagai pewarna alami batik. Data ditabulasikan dan diidentifikasi untuk dianalisis. Analisis data hasil penelitian dilakukan secara deskriptif.
Tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami batik dibeberapa Home Industry Batik di Kabupaten Banyumas Terdiri Dari 12 spesies tumbuhan. bagian tumbuhan yang digunakan adalah akar, batang, daun, kayu, kulit kayu, kulit buah, rimpang, bunga ranting dan sabut. pewarna alami batik didapatkan dengan cara direbus dan ditumbuk. kemudian digunakan dengan cara direndam, dicelupkan, dan untuk mengambar motif.
Universitas Jenderal Soedirman
Title:
Description:
Pewarna alami merupakan senyawa yang dapat dihasilkan dari berbagai jenis sumber alam.
Tumbuhan penghasil pewarna alami dapat diperoleh dari bagian-bagiannya seperti daun, kulit batang, kulit buah, biji, akar dan bunga, yang telah melalui beberapa proses yaitu direbus, dibakar, dimemarkan ditumbuk dan langsung digunakan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami batik, dan mengetahui bagian organ tumbuhan yang dimanfatkan sebagai pewarna alami batik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei.
Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling.
Pengambilan data dilakukan dengan pengamatan dan wawancara langsung ke home industry batik Kabupaten Banyumas.
Parameter yang digunakan adalah jenis tumbuhan dan organ tumbuhan yang digunakan sebagai pewarna alami batik.
Data ditabulasikan dan diidentifikasi untuk dianalisis.
Analisis data hasil penelitian dilakukan secara deskriptif.
Tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami batik dibeberapa Home Industry Batik di Kabupaten Banyumas Terdiri Dari 12 spesies tumbuhan.
bagian tumbuhan yang digunakan adalah akar, batang, daun, kayu, kulit kayu, kulit buah, rimpang, bunga ranting dan sabut.
pewarna alami batik didapatkan dengan cara direbus dan ditumbuk.
kemudian digunakan dengan cara direndam, dicelupkan, dan untuk mengambar motif.

