Javascript must be enabled to continue!
TAREKAT NAQSHABANDIYYAH KHALIDIYYAH IN MALAYSIA: A Study on the Leadership of Haji Ishaq bin Muhammad Arif
View through CrossRef
<p>Abstrak: Tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah di Malaysia: Suatu Studi Kepemimpinan Haji Ishaq bin Muhammad Arif. Tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah pimpinan Haji Ishaq memilik banyak pengikut juga terkenal di kalangan tarekat di Malaysia. Artikel ini akan menelusuri kepemimpinan Haji Ishaq bin Muhammad Arif, muncul dan berkembangnya tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah di Malaysia. Data dikumpulkan tidak hanya melalui manuskrip tulisan Haji Ishaq, akan tetapi juga karya-karya muridnya. Observasi lapangan juga dilakukan di beberapa situs yang diidentifikasi sebagai pusat pergerakan. Untuk memperkuat argumen-argumen data manuskrip, beberapa murid senior Haji Ishaq juga diwawancarai. Kajian ini menemukan bahwa tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah pimpinan Haji Ishaq merupakan komunitas besar yang memiliki banyak pengikut dari latar belakang yang berbeda termasuk para akademisi dan profesional. Kekuatan kelompok ini tercermin dari terciptanya pusat-pusat jaringan luas di berbagai negara bagian Malaysia.</p><p><br />Abstract: The Tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah lead by Haji Ishaq has many followers and is also known especially among other tarekat followers in Malaysia. This article is navigating through the leadership of Haji Ishaq Bin Muhammad Arif, the emergence of tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah he lead and its evolution in Malaysia. Beside the data collected through the manuscript written by Haji Ishaq, his murids works were also studied. Field observations were also performed at several sites that are identified to be the centers of the movement. Also, some senior students of Haji Ishaq were interviewed to strengthen the arguments of the manuscript data. This study had discovered that tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah lead by Haji Ishaq was large group with many followers, made up of diverse backgrounds, including academicians and professionals. The power of this group is reflected in the extensive network of centers that are located in several states in Malaysia.</p><p>Key Words: Tarekat, Haji Ishaq bin Muhammad Arif, Naqshabandiyyah Khalidiyyah<br /><br /><br /></p>
Title: TAREKAT NAQSHABANDIYYAH KHALIDIYYAH IN MALAYSIA: A Study on the Leadership of Haji Ishaq bin Muhammad Arif
Description:
<p>Abstrak: Tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah di Malaysia: Suatu Studi Kepemimpinan Haji Ishaq bin Muhammad Arif.
Tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah pimpinan Haji Ishaq memilik banyak pengikut juga terkenal di kalangan tarekat di Malaysia.
Artikel ini akan menelusuri kepemimpinan Haji Ishaq bin Muhammad Arif, muncul dan berkembangnya tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah di Malaysia.
Data dikumpulkan tidak hanya melalui manuskrip tulisan Haji Ishaq, akan tetapi juga karya-karya muridnya.
Observasi lapangan juga dilakukan di beberapa situs yang diidentifikasi sebagai pusat pergerakan.
Untuk memperkuat argumen-argumen data manuskrip, beberapa murid senior Haji Ishaq juga diwawancarai.
Kajian ini menemukan bahwa tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah pimpinan Haji Ishaq merupakan komunitas besar yang memiliki banyak pengikut dari latar belakang yang berbeda termasuk para akademisi dan profesional.
Kekuatan kelompok ini tercermin dari terciptanya pusat-pusat jaringan luas di berbagai negara bagian Malaysia.
</p><p><br />Abstract: The Tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah lead by Haji Ishaq has many followers and is also known especially among other tarekat followers in Malaysia.
This article is navigating through the leadership of Haji Ishaq Bin Muhammad Arif, the emergence of tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah he lead and its evolution in Malaysia.
Beside the data collected through the manuscript written by Haji Ishaq, his murids works were also studied.
Field observations were also performed at several sites that are identified to be the centers of the movement.
Also, some senior students of Haji Ishaq were interviewed to strengthen the arguments of the manuscript data.
This study had discovered that tarekat Naqshabandiyyah Khalidiyyah lead by Haji Ishaq was large group with many followers, made up of diverse backgrounds, including academicians and professionals.
The power of this group is reflected in the extensive network of centers that are located in several states in Malaysia.
</p><p>Key Words: Tarekat, Haji Ishaq bin Muhammad Arif, Naqshabandiyyah Khalidiyyah<br /><br /><br /></p>.
Related Results
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Kerugian Jemaah Haji Furoda atas Gagal Berangkat Haji dan Tanggung Jawab Hukum Biro Perjalanan Haji Khusus Berdasarkan Buku III KUH Perdata Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
Abstract. The implementation of the furoda pilgrimage can be organized by a hajj travel agency that has become a special pilgrimage organizer (PIHK) that has obtained official perm...
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
AbstrakArtikel ini bertujuan menegaskan kembali eksistensi praktik tarekat dalam masyarakat Islam di pedesaan yang telah menjadi bagian dari kebudayaan. Seiring dengan perkembangan...
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Haji reguler, haji plus, dan haji furoda adalah jenis-jenis program haji yang berbeda dengan fitur dan ketentuan masing-masing: Haji Reguler: Program ini merupakan haji yang dilaku...
PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
PELAKSANAAN BADAL HAJI SEBAGAI PROFIT DITINJAU DARI HUKUM ISLAM (The Implementation of The Badal Hajj As Profit In Terms Of Islamic Law)
Badal haji merupakan ibadah haji yang dilakukan seorang muslim untuk menggantikan pelaksanaan ibadah haji orang lain. Badal haji identik dengan upah karena ibadah haji yang diganti...
Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Terhadap Akses Layanan Haji Dalam Mewujudkan Kualitas Pelayanan Haji Di Kabupaten Garut
Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Terhadap Akses Layanan Haji Dalam Mewujudkan Kualitas Pelayanan Haji Di Kabupaten Garut
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis tentang pengaruh penerapan sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (siskohat) terhadap akses layanan haji dalam ...
Trend Epidemiologi Kematian Jemaah Haji Indoenesia Tahun 2017-2023
Trend Epidemiologi Kematian Jemaah Haji Indoenesia Tahun 2017-2023
Ibadah haji adalah ibadah wajib bagi umat islam yang mampu secara finansial, mental dan fisik. Dalam pelaksanaan ibadah haji, terjadi kumpulan massa yang sangat masif sehingga berp...
KESAN AJARAN TAREKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH TERHADAP MASYARAKAT DESA MENGKIRAU
KESAN AJARAN TAREKAT QADIRIYAH WA NAQSYABANDIYAH TERHADAP MASYARAKAT DESA MENGKIRAU
Penelitian ini dilatarbelakangi kesan ajaran Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah yang terletak di Desa Mengkirau Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Tujuan uta...
Surveilans Kesehatan Haji di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang
Surveilans Kesehatan Haji di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang
Data penyelenggaraan kesehatan haji menunjukkan karakteristik hampir sama dalam lima belas tahun terakhir, yaitu usia lanjut dan mempunyai risiko tinggi penyakit, tetapi situasi ke...

