Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Designing The Architecture Of Population Administration Information Systems Using Methods Rational Unified Process (Rup)

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana proses pelayanan administrasi yang berlangsung di Kecamatan Bojongloa Kaler, serta kelebihan dan kelemahan dari proses pelaksaan yang berlangsung di sana. Kecamatan Bojongloa Kaler merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung, dan merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya. Terdiri dari 5 kelurahan yaitu Kelurahan Jamika, Kelurahan Babakan Asih, Kelurahan Babakan Tarogong, Kelurahan Suka Asih, dan Kelurahan Kopo. Meskipun merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya, nyatanya banyak permasalahan yang terjadi dalam proses pengelolaan administrasi di kecamatan ini. Berdasarkan kondisi tersebut maka akan dibuat suatu perancangan arsitek terkait dengan sistem informasi administrasi kependudukan di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam pembuatan arsitektur Sistem Informasi Administrasi Kependudukan di Kecamatan Bojongloa Kaler adalah metode Rational Unified Process (RUP). Dalam penelitian ini, metode penelilitan yang digunakan berasal dari 2 jenis sumber data, yaitu jenis data primer yang bersumber dari wawancara dan observasi dan jenis data sekunder, sedangkan hasil yang dibuat adalah implementasi dari metode Inception dan Elaboration dimana metode Inception meliputi beberapa proses seperti pemodelan proses pelayanan administrasi, analisis kebutuhan, penentuan tipe pengguna, dan peran pengguna, sedangkan metode Elaboration difokuskan pada pembuatan requirement tambahan dari Inception ditambah dengan analysis and design yang terdiri dari perbaikan Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram. Pada akhirnya, dengan dibuatnya arsitektur Sistem Informasi ini, diharapkan petugas di Kantor Kelurahan Bojongloa Kaler memiliki gambaran sistem seperti apa yang diinginkan, sehingga dapat memperoleh rekomendasi tentang sistem tersebut dan pada akhirnya dapat membuat pelayanan administrasi dan kependudukan. Proses di Kecamatan Bojongloa Kaler lebih cepat, efektif, dan efisien.
Title: Designing The Architecture Of Population Administration Information Systems Using Methods Rational Unified Process (Rup)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana proses pelayanan administrasi yang berlangsung di Kecamatan Bojongloa Kaler, serta kelebihan dan kelemahan dari proses pelaksaan yang berlangsung di sana.
Kecamatan Bojongloa Kaler merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung, dan merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya.
Terdiri dari 5 kelurahan yaitu Kelurahan Jamika, Kelurahan Babakan Asih, Kelurahan Babakan Tarogong, Kelurahan Suka Asih, dan Kelurahan Kopo.
Meskipun merupakan kecamatan yang paling padat penduduknya, nyatanya banyak permasalahan yang terjadi dalam proses pengelolaan administrasi di kecamatan ini.
Berdasarkan kondisi tersebut maka akan dibuat suatu perancangan arsitek terkait dengan sistem informasi administrasi kependudukan di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung.
Metode yang digunakan dalam pembuatan arsitektur Sistem Informasi Administrasi Kependudukan di Kecamatan Bojongloa Kaler adalah metode Rational Unified Process (RUP).
Dalam penelitian ini, metode penelilitan yang digunakan berasal dari 2 jenis sumber data, yaitu jenis data primer yang bersumber dari wawancara dan observasi dan jenis data sekunder, sedangkan hasil yang dibuat adalah implementasi dari metode Inception dan Elaboration dimana metode Inception meliputi beberapa proses seperti pemodelan proses pelayanan administrasi, analisis kebutuhan, penentuan tipe pengguna, dan peran pengguna, sedangkan metode Elaboration difokuskan pada pembuatan requirement tambahan dari Inception ditambah dengan analysis and design yang terdiri dari perbaikan Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram.
Pada akhirnya, dengan dibuatnya arsitektur Sistem Informasi ini, diharapkan petugas di Kantor Kelurahan Bojongloa Kaler memiliki gambaran sistem seperti apa yang diinginkan, sehingga dapat memperoleh rekomendasi tentang sistem tersebut dan pada akhirnya dapat membuat pelayanan administrasi dan kependudukan.
Proses di Kecamatan Bojongloa Kaler lebih cepat, efektif, dan efisien.

Related Results

SISTEM INFORMASI PENELITIAN DAN PENGABDIAN DOSEN PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE RATIONAL UNIFIED PROCESS (RUP)
SISTEM INFORMASI PENELITIAN DAN PENGABDIAN DOSEN PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE RATIONAL UNIFIED PROCESS (RUP)
Besidesproviding the education, a lecturer has an obligation to carry out the research and dedication for society. Research and dedication were one of requirements to increase the ...
The architecture of differences
The architecture of differences
Following in the footsteps of the protagonists of the Italian architectural debate is a mark of culture and proactivity. The synthesis deriving from the artistic-humanistic factors...
Validation of an RP-HPLC Method to Determine Rupatadine as a Fumarate in Pharmaceutical Dosage Form
Validation of an RP-HPLC Method to Determine Rupatadine as a Fumarate in Pharmaceutical Dosage Form
Rupatadine (RUP) is a second generation antihistamine drug and an agonist of platelets activating factor. Literature does not report any specific method for the determination of RU...
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Objective: To determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population idiopathic determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population...
Management Strategies to Maximize Skeletal Growth Rate in Dairy Heifers
Management Strategies to Maximize Skeletal Growth Rate in Dairy Heifers
The objectives of this study were to determine the effects of recombinant bovine somatotropin (bST) and added dietary rumen undegradable protein (RUP) on organ and tissue weights a...

Back to Top