Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TINJAUAN PENETRASI INDEKS ASPAL PERHADAP PENAMBAHAN LIMBAH POME

View through CrossRef
Aspal merupakan bahan pengikat agregat pada konstruksi perkerasan jalan yang memegang peranan sangat penting dalam menentukan kinerja perkerasan walaupun komposisinya sekitar 4-10% berdasarkan berat total campuran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengurangi ketergantungan terhadap aspal minyak dengan mengembangkan alternative binder. Penambahan limbah pome pada aspal menjadi alternative sebagai bahan pengikat yang dapat mengikat agregat pada perkerasan aspal yang ditentukkan pada nilai penetrasi dan titik lembek aspal. Pada penelitian ini nilai penetrasi dan titik lembek tanpa ditambahkan limbah pome sebesar 62,2mm dan 48,5°C kemudian yang ditambahkan limbah pome sebesar 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%. Dari penambahan limbah pome ini untuk nilai penetrasi mengalami penurunan sedangkan untuk titik lembek dengan penambahan limbah pome ini mengalami kenaikan. Untuk nilai penetrasi indeks dengan penambahan limbah pome ini nilai penetrasi indeksnya mengalami kenaikan dari -0,686 untuk aspal tanpa penambahan limbah pome naik menjadi -0,245 pada penambahan 5% ini mengindikasikan bahwa dengan penambahan limbah pome tersebut membuat aspal memiliki sifat sensitif terhadap temperatur.
Title: TINJAUAN PENETRASI INDEKS ASPAL PERHADAP PENAMBAHAN LIMBAH POME
Description:
Aspal merupakan bahan pengikat agregat pada konstruksi perkerasan jalan yang memegang peranan sangat penting dalam menentukan kinerja perkerasan walaupun komposisinya sekitar 4-10% berdasarkan berat total campuran.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengurangi ketergantungan terhadap aspal minyak dengan mengembangkan alternative binder.
Penambahan limbah pome pada aspal menjadi alternative sebagai bahan pengikat yang dapat mengikat agregat pada perkerasan aspal yang ditentukkan pada nilai penetrasi dan titik lembek aspal.
Pada penelitian ini nilai penetrasi dan titik lembek tanpa ditambahkan limbah pome sebesar 62,2mm dan 48,5°C kemudian yang ditambahkan limbah pome sebesar 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%.
Dari penambahan limbah pome ini untuk nilai penetrasi mengalami penurunan sedangkan untuk titik lembek dengan penambahan limbah pome ini mengalami kenaikan.
Untuk nilai penetrasi indeks dengan penambahan limbah pome ini nilai penetrasi indeksnya mengalami kenaikan dari -0,686 untuk aspal tanpa penambahan limbah pome naik menjadi -0,245 pada penambahan 5% ini mengindikasikan bahwa dengan penambahan limbah pome tersebut membuat aspal memiliki sifat sensitif terhadap temperatur.

Related Results

Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Aspal porus merupakan teknologi perkerasan jalan dengan beberapa kelebihan seperti mengurangi aquaplaning dan meredam kebisingan. Aspal porus saat ini sedang terus dikembangkan ole...
STUDI DURABILITAS ASPAL BETON TERHADAP INFILTIRASI AIR LAUT
STUDI DURABILITAS ASPAL BETON TERHADAP INFILTIRASI AIR LAUT
Lapisan permukaan jalan dari aspal beton diharapkan mempunyai keawetan terhadap pengaruh perubahan cuaca, air, suhu serta mempunyai ketahanan terhadap gesekan ban kendaraan selama ...
MODIFIKASI CAMPURAN BETON ASPAL HRS-WC DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN ANTI STRIPPING
MODIFIKASI CAMPURAN BETON ASPAL HRS-WC DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN ANTI STRIPPING
Dalam pengembangan jalan, tantangan utama adalah perkerasan jalan khususnya aspal beton yang cepat rusak. Tipe kerusakan yang umum dijumpai di Indonesia adalah kerusakan permukaan ...
Pengaruh Penambahan Serbuk Kayu Jati terhadap Campuran Aspal Porous
Pengaruh Penambahan Serbuk Kayu Jati terhadap Campuran Aspal Porous
Jalan merupakan prasarana transportasi yang terpenting dalam menunjang kegiatan perekonomian setempat sehingga harus tahan dan awet terhadap kondisi perubahan cuaca. Salah satu jen...
Studi Penggunaan Aspal Modifikasi pada Campuran Aspal Porus
Studi Penggunaan Aspal Modifikasi pada Campuran Aspal Porus
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh campuran aspalporus yang menggunakan aspal Modifikasi dengan gradasi IowaStormwater Managemen (2009).Untuk mengetahui campuran as...
The Philosophy of Mathematics Education
The Philosophy of Mathematics Education
The philosophy of mathematics education (PoME) is a field of inquiry that pursues questions arising from the long tradition of mathematics as a school subject. An integrated area o...
Improved Palm Oil Mill Effluent Degradation by Fe²⁺/Fe³⁺ Ion Exchanger Mediator
Improved Palm Oil Mill Effluent Degradation by Fe²⁺/Fe³⁺ Ion Exchanger Mediator
This present study investigates the efficiency of using ion exchanger Fe2+/Fe3+ mediator for the degradation of Palm Oil Mill Effluent (POME). The ion exchanger of Fe2+/Fe3+ mediat...
PENGGUNAAN REDISET LQ-1106 PADA CAMPURAN ASPAL HRS-WC
PENGGUNAAN REDISET LQ-1106 PADA CAMPURAN ASPAL HRS-WC
Hot Rolled Sheet-Wearing Course merupakan campuran beraspal panas dengan penggunaan agregat bergradasi senjang. Karakteristik terpenting dari campuran ini adalah durabilitas dan fl...

Back to Top