Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MAKNA SIMBOLIS PADA RAGAM HIAS MASJID MANTINGAN DI JEPARA

View through CrossRef
Sejarah abad pertengahan, pada abad ke 16 masehi masih menyisakan berbagai peninggalan berupa artefak maupun dalam bentuk bangunan yang memiliki nilai historikal yang luar biasa. Perkembangan sejarah yang mengedepankan nilai budaya dalam balutan agama, banyak hal menarik yang dapat dikaji lebih dalam terutama dari sisi desain interior. Masjid Mantingan merupakan salah satu saksi sejarah yang masih berdiri kokoh sampai sekarang banyak sekali ragam hias yang dipakai dalam interior masjid. Penelitian ini fokus terhadap makna simbolis dalam ragam hias yang dipakai dalam bangunan. Adapun wilayah penelitian ini terdapat di desa Mantingan Kabupaten Jepara. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis menggunakan model interaktif. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah terdapat ragam hias yang diklasifikasikan masuk dalam struktur bangunan yakni struktur ruang, struktur fungsi, dan struktur kekal, dalam ketiga struktur terdapat persamaan pola hias yakni mengadopsi pola pola yang disusun secara berjajar baik secara diagonal maupun secara vertikal dan horisontal sehingga didapatkan kesamaan struktur bentuk dari bentuk bidang hias yang terdiri dari bidang segitiga, segiempat dan lingkaran. Makna simbolik ragam hias masjid mantingan terdapat pada konsep implementasi ragam hias dalam struktur pola yang mengadopsi kosmologi Jawa. Perpaduan makrokosmos dan mikrokosmos dalam budaya Jawa Islam.  Dalam konteks interior memadukan struktur fungsi akan memberikan kesan yang megah, kuat serta kokoh dalam balutan tradisi dengan memanfaatkan unsur ragam hias klasik dengan penyesuaian pengguna dapat menambah kesan pengguna atau dapat membentuk kepribadian pemilik dalam hal ini adalah masyarakat islam. Kata Kunci :  Interior, Simbol, Makna, Masjid Mantingan
Institut Seni Indonesia Surakarta
Title: MAKNA SIMBOLIS PADA RAGAM HIAS MASJID MANTINGAN DI JEPARA
Description:
Sejarah abad pertengahan, pada abad ke 16 masehi masih menyisakan berbagai peninggalan berupa artefak maupun dalam bentuk bangunan yang memiliki nilai historikal yang luar biasa.
Perkembangan sejarah yang mengedepankan nilai budaya dalam balutan agama, banyak hal menarik yang dapat dikaji lebih dalam terutama dari sisi desain interior.
Masjid Mantingan merupakan salah satu saksi sejarah yang masih berdiri kokoh sampai sekarang banyak sekali ragam hias yang dipakai dalam interior masjid.
Penelitian ini fokus terhadap makna simbolis dalam ragam hias yang dipakai dalam bangunan.
Adapun wilayah penelitian ini terdapat di desa Mantingan Kabupaten Jepara.
Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis menggunakan model interaktif.
Adapun temuan dalam penelitian ini adalah terdapat ragam hias yang diklasifikasikan masuk dalam struktur bangunan yakni struktur ruang, struktur fungsi, dan struktur kekal, dalam ketiga struktur terdapat persamaan pola hias yakni mengadopsi pola pola yang disusun secara berjajar baik secara diagonal maupun secara vertikal dan horisontal sehingga didapatkan kesamaan struktur bentuk dari bentuk bidang hias yang terdiri dari bidang segitiga, segiempat dan lingkaran.
Makna simbolik ragam hias masjid mantingan terdapat pada konsep implementasi ragam hias dalam struktur pola yang mengadopsi kosmologi Jawa.
Perpaduan makrokosmos dan mikrokosmos dalam budaya Jawa Islam.
  Dalam konteks interior memadukan struktur fungsi akan memberikan kesan yang megah, kuat serta kokoh dalam balutan tradisi dengan memanfaatkan unsur ragam hias klasik dengan penyesuaian pengguna dapat menambah kesan pengguna atau dapat membentuk kepribadian pemilik dalam hal ini adalah masyarakat islam.
 Kata Kunci :  Interior, Simbol, Makna, Masjid Mantingan.

Related Results

ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
ANALISIS KOREOGRAFI TARI PEUMULIA JAMEE CIPTAAN YUSLIZAR SEBAGAI TARI PENYAMBUTAN DI SANGGAR CUT NYAK DHIEN PROVINSI ACEH
Tujuan penelitian ini mengkaji tentang analisis koreografi Tari Peumulia Jamee diciptaan Yulizar, seorang koreografer yang berasal dari Sanggar Cut Nyak Dhien Banda Aceh. Tari ini ...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
BENTUK DAN MAKNA RAGAM HIAS NISAN PADA MAKAM MASYARAKAT DESA HENDEA
BENTUK DAN MAKNA RAGAM HIAS NISAN PADA MAKAM MASYARAKAT DESA HENDEA
Nisan kubur merupakan tanda tentang adanya sebuah peradaban dan kepercayaan yang dimiliki oleh masyarakat pendukungnya. Begitu pula nisan Mayasa yang dimiliki masyarakat Desa Hende...
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MASJID
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MASJID
Latar belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan kesehatan sehingga dapat terwujudnya derajat kesehatan secara optimal...
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Abstract. The presence of Era Society 5.0 creates new habits in the use of technology as problem solving in all aspects of life to provide convenience for the community, incl...
Seni Hias Bangunan Bersejarah Masjid Lompoe Urwatul Wudska Maros
Seni Hias Bangunan Bersejarah Masjid Lompoe Urwatul Wudska Maros
Abstrak_ Berbagai situs bersejarah bangunan masjid peninggalan perkembangan awal budaya Islam di Maros mengindikasikan adanya seni hias. Salah satu peninggalan tersebut adalah Masj...

Back to Top