Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH VCO DI KECAMATAN ENOK
View through CrossRef
Salah satu usaha agroindustri berbahan baku kelapa yang berkembang di Kecamatan Enok adalah VCO (Virgin Coconut Oil). VCO mempunyai nilai tambah yang besar karena dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya keuntungan usaha pengolahan VCO, efisiensi usaha pengolahan VCO dan besarnya nilai tambah usaha pengolahan VCO di Kecamatan Enok. Metode analsis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, keuntungan dan efisiensi. Nilai tambah dihitung dengan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan dari usaha pengolahan VCO di Kecamatan Enok adalah sebesar Rp. 120.000,00 per produksi. Total biaya yang harus dikeluarkan untuk satu kali produksi sebesar Rp.51.480,00, sehingga keuntungan usaha adalah Rp. 68.520,00 per produksi. Efisiensi usaha sebesar 2,33. Dari hasil ini usaha pengolahan VCO layak untuk diusahakan. Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan 1 kg bahan baku kelapa adalah Rp. 3.500,00. Rasio nilai tambah yang diperoleh adalah sebesar 20,83 %. Keuntungan dari pengolahan VCO adalah sebesar Rp.500 per kg dengan tingkat keuntungan 14,29 %.
Title: ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH VCO DI KECAMATAN ENOK
Description:
Salah satu usaha agroindustri berbahan baku kelapa yang berkembang di Kecamatan Enok adalah VCO (Virgin Coconut Oil).
VCO mempunyai nilai tambah yang besar karena dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai produk.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya keuntungan usaha pengolahan VCO, efisiensi usaha pengolahan VCO dan besarnya nilai tambah usaha pengolahan VCO di Kecamatan Enok.
Metode analsis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, keuntungan dan efisiensi.
Nilai tambah dihitung dengan metode Hayami.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan dari usaha pengolahan VCO di Kecamatan Enok adalah sebesar Rp.
120.
000,00 per produksi.
Total biaya yang harus dikeluarkan untuk satu kali produksi sebesar Rp.
51.
480,00, sehingga keuntungan usaha adalah Rp.
68.
520,00 per produksi.
Efisiensi usaha sebesar 2,33.
Dari hasil ini usaha pengolahan VCO layak untuk diusahakan.
Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan 1 kg bahan baku kelapa adalah Rp.
3.
500,00.
Rasio nilai tambah yang diperoleh adalah sebesar 20,83 %.
Keuntungan dari pengolahan VCO adalah sebesar Rp.
500 per kg dengan tingkat keuntungan 14,29 %.
Related Results
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN KELAPA MENJADI MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN KELAPA MENJADI MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA
Proses pengolahan daging buah kelapa menjadi produk minyak kelapa murni atau sering disebut Virgin Coconut Oil (VCO) dapat memanfaatkan teknologi yang sederhana karena proses pembu...
Analisis Angka Lempeng Total Minyak Balur Kombinasi VCO dan Cabai Jawa (Piper retrofractum Vahl.) dengan Variasi Suhu Pemanasan
Analisis Angka Lempeng Total Minyak Balur Kombinasi VCO dan Cabai Jawa (Piper retrofractum Vahl.) dengan Variasi Suhu Pemanasan
Minyak balur kombinasi VCO dan cabai jawa merupakan ramuan herbal berbentuk cair yang diperoleh dari tumbuhan buah cabaii jawa (Piper retrofractum Vahl.) dengan penambahan minyak k...
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan serbuk ban bekas sebagai bahan tambahan pada konstruksi jalan. Benda uji Kadar Aspal Optimum (KAO) masing-masing dibuat 3 b...
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
PENYUSUNAN DESAIN PROGRAM PENGUATAN KAPASITAS USAHA SKALA MIKRO
Keberadaan Koperasi dan UMKM selama ini mampu menjadi sumber nafkah masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja meskipun memiliki kontribusi nilai tambah yang relatif lebih kecil d...
USULAN DESAIN KEMASAN MINYAK GORENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SELEKSI KONSEP STUDI KASUS PT. PULAU SAMBU KUALA ENOK KEC. TANAH MERAH KAB. INHIL
USULAN DESAIN KEMASAN MINYAK GORENG DENGAN MENGGUNAKAN METODE SELEKSI KONSEP STUDI KASUS PT. PULAU SAMBU KUALA ENOK KEC. TANAH MERAH KAB. INHIL
In this study, research conducted at PT. Pulau Sambu Kuala Enok PT. Pulau Sambu Kuala Enok is a company that engaged in processing coconut oil that located in Tanah Merah Village T...
PENINGKATAN NILAI TAMBAH DESA WISATA DALAM USAHA PENGEMBANGAN EKONOMI PERDESAAN KABUPATEN SEMARANG
PENINGKATAN NILAI TAMBAH DESA WISATA DALAM USAHA PENGEMBANGAN EKONOMI PERDESAAN KABUPATEN SEMARANG
Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor peningkatan nilai tambah desa wisata dalam usaha pengembangan ekonomi lokal di wilayah perdesaan. Studi dilakukan pada du...
Pengaruh Modal Usaha, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Strategi Pemasaran Terhadap Pengembangan UMKM di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang
Pengaruh Modal Usaha, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Strategi Pemasaran Terhadap Pengembangan UMKM di Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang
Banyaknya faktor yang mempengaruhi pengembangan usaha mendorong peneliti untuk mengetahui bagaimana pengaruh modal usaha, kualitas sumber daya manusia, dan strategi pemasaran baik ...

