Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

REVITALISASI NOVEL BURAK SILUMAN KARYA MOHAMAD AMBRI KE DALAM CERPEN “BURAK SILUMAN” KARYA AJIP ROSIDI

View through CrossRef
REVITALISASI NOVEL BURAK SILUMAN KARYA MOHAMAD AMBRIKE DALAM CERPEN “BURAK SILUMAN” KARYA AJIP ROSIDISumiyadiFPBS Universitas Pendidikan Indonesiaemail: sumiyadi@upi.eduAbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek, pola, dan tujuan revitalisasi novelBurak Siluman ke dalam cerpen Burak Siluman. Sumber data penelitian adalah novelBurak Siluman karya Mohamad Ambri dalam buku Urang Desa (Balai Pustaka Jakarta,1950) dan cerpen Burak Siluman karya Ajip Rosidi (Nuansa Bandung, 2008). Analisis datamenggunakan teori struktural semiotik Greimas. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama,aspek novel yang direvitalisasi adalah tema cerita siluman sebagai mitos masyarakatSunda. Kedua, revitalisasi terklasifikasi ke dalam pola rekonstruksi dan pola transfer,yaitu dengan melakukan eksternalisasi. Untuk kepentingan itulah Ajip Rosidi mengalihbahasakannovel klasik Sunda tersebut ke dalam bahasa nasional. Ketiga, revitalisasidengan mengalihwahanakan novel Sunda ke dalam cerpen Indonesia bertujuan untukmengonservasi cerita Sunda yang berkaitan dengan mitos alam siluman.Kata kunci: revitalisasi, mitos, rekonstruksi, transfer, eksternalisasiTHE REVITALIZATION OF MOHAMAD AMBRI’S NOVEL BURAK SILUMANINTO AJIP ROSIDI’S SHORT STORY BURAK SILUMANAbstractThis study aims to describe the aspect, pattern, and purpose of the revitalization of thenovel Burak Siluman into the short story Burak Siluman. The data sources were MohamadAmbri’s novel Burak Siluman in the book Urang Desa (Balai Pustaka Jakarta, 1950) andAjip Rosidi’s short story Burak Siluman (Nuansa Bandung, 2008). The data analysis usedGreimas’s structural theory of semiotics. The findings are as follows. First, the aspect ofthe novel revitalized is the theme of ghost stories as Sundanese people’s myth. Second,the revitalization is classified into reconstruction and transfer patternsby performing theexternalization. For that purpose, Ajip Rosidi translates a Sundanese classic novel intothe national language. Third, the revitalization by converting a Sundanese novel into anIndonesian short story aims to conserve Sundanese stories about the myth of the ghostworld.Keywords: revitalization, myth, reconstruction, transfer, externalization
Universitas Negeri Yogyakarta
Title: REVITALISASI NOVEL BURAK SILUMAN KARYA MOHAMAD AMBRI KE DALAM CERPEN “BURAK SILUMAN” KARYA AJIP ROSIDI
Description:
REVITALISASI NOVEL BURAK SILUMAN KARYA MOHAMAD AMBRIKE DALAM CERPEN “BURAK SILUMAN” KARYA AJIP ROSIDISumiyadiFPBS Universitas Pendidikan Indonesiaemail: sumiyadi@upi.
eduAbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek, pola, dan tujuan revitalisasi novelBurak Siluman ke dalam cerpen Burak Siluman.
Sumber data penelitian adalah novelBurak Siluman karya Mohamad Ambri dalam buku Urang Desa (Balai Pustaka Jakarta,1950) dan cerpen Burak Siluman karya Ajip Rosidi (Nuansa Bandung, 2008).
Analisis datamenggunakan teori struktural semiotik Greimas.
Hasil penelitian sebagai berikut.
Pertama,aspek novel yang direvitalisasi adalah tema cerita siluman sebagai mitos masyarakatSunda.
Kedua, revitalisasi terklasifikasi ke dalam pola rekonstruksi dan pola transfer,yaitu dengan melakukan eksternalisasi.
Untuk kepentingan itulah Ajip Rosidi mengalihbahasakannovel klasik Sunda tersebut ke dalam bahasa nasional.
Ketiga, revitalisasidengan mengalihwahanakan novel Sunda ke dalam cerpen Indonesia bertujuan untukmengonservasi cerita Sunda yang berkaitan dengan mitos alam siluman.
Kata kunci: revitalisasi, mitos, rekonstruksi, transfer, eksternalisasiTHE REVITALIZATION OF MOHAMAD AMBRI’S NOVEL BURAK SILUMANINTO AJIP ROSIDI’S SHORT STORY BURAK SILUMANAbstractThis study aims to describe the aspect, pattern, and purpose of the revitalization of thenovel Burak Siluman into the short story Burak Siluman.
The data sources were MohamadAmbri’s novel Burak Siluman in the book Urang Desa (Balai Pustaka Jakarta, 1950) andAjip Rosidi’s short story Burak Siluman (Nuansa Bandung, 2008).
The data analysis usedGreimas’s structural theory of semiotics.
The findings are as follows.
First, the aspect ofthe novel revitalized is the theme of ghost stories as Sundanese people’s myth.
Second,the revitalization is classified into reconstruction and transfer patternsby performing theexternalization.
For that purpose, Ajip Rosidi translates a Sundanese classic novel intothe national language.
Third, the revitalization by converting a Sundanese novel into anIndonesian short story aims to conserve Sundanese stories about the myth of the ghostworld.
Keywords: revitalization, myth, reconstruction, transfer, externalization.

Related Results

Masyarakat Risiko dalam Novel Candra Kirana Karya Ajip Rosidi
Masyarakat Risiko dalam Novel Candra Kirana Karya Ajip Rosidi
Masyarakat risiko adalah masyarakat yang dihadapkan dengan kehidupan dalam ketidakpastian. Ketidakpastian ini disebabkan oleh risiko yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Namun, ...
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Perspektif Gender dalam Kumpulan Cerpen Karya Djenar Maesa Ayu
Gender merupakan piranti yang lebih dikonstruksikan secara sosial daripada biologis. Seseorang bisa menjadi kurang atau lebih ‘feminim’ dan kurang atau lebih ‘maskulin’. Seorang la...
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
ANALISIS CERPEN “LELAKI RAGI DAN PEREMPUAN SANTAN” KARYA DAMHURI MUHAMMAD DENGAN PENDEKATAN EKSPRESIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ekspresi pengarang dalam cerpen Lelaki Ragi dan Perempuan Santan. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Lelaki Ragi dan ...
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Cerpen kanak-kanak masa kini telah mencetuskan ketidakpuasan hati para Panel Penilai Hadiah Sastera Perdana Malaysia (HSPM) akibat kemerosotan mutu penghasilan cerpen kanak-kanak. ...
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Perbandingan Unsur Batin Pada Cerpen “Setangkai Pohon Ibu” Karya Vaughan Callista Dan “Mirror, Mirror On The Wall” Karya Dewi Lestari
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan unsur batin pada cerpen “Setangkai Pohon Ibu” karya Vaughan Callista dan Mirror, Mirror on The Wall karya Dewi Lest...
Deiksis sebagai Representasi Sifat <i>Dark Triad</i> dalam Buku Kumpulan Cerpen <i>Gres</i> Karya Putu Wijaya<b></b>
Deiksis sebagai Representasi Sifat <i>Dark Triad</i> dalam Buku Kumpulan Cerpen <i>Gres</i> Karya Putu Wijaya<b></b>
Penelitian ini mengkaji penggunaan deiksis dalam kumpulan cerpen Gres karya Putu Wijaya untuk merepresentasikan sifat Dark Triad (narsisme, machiavellianisme, psikopati). Tujuan pe...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL NAMBANGAN DI KOTA SURABAYA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL NAMBANGAN DI KOTA SURABAYA
Pasar tradisional merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian suatu negara, namun pada saat ini kondisi pasar tradisional terancam dikarenakan semakin berkembangnya pasa...
Ekranisasi Cerpen "Cinta Laki-Laki Biasa" Karya Asma Nadia ke Film Cinta Laki-Laki Biasa Sutradara Guntur Soeharjanto
Ekranisasi Cerpen "Cinta Laki-Laki Biasa" Karya Asma Nadia ke Film Cinta Laki-Laki Biasa Sutradara Guntur Soeharjanto
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi alur, tokoh penokohan, dan latar pada cerpen “Cinta Laki-Laki Biasa” karya Asma Nadia  ke dalam bentuk film. Metode...

Back to Top