Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Narasi disfungsi seksual pada ibu pasca nifas riwayat persalinan spontan dan sectio caesarea

View through CrossRef
Latar belakang: Seksualitas pada wanita merupakan komponen yang penting terhadap kualitas dan kelangsungan hubungan pernikahan. Perempuan mengalami perubahan yang berkaitan dengan proses persalinan, menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kebutuhan seksual. Tujuan : mengidentifikasi perbedaan disfungsi seksual pada wanita setelah melahirkan secara spontan dibandingkan dengan Sectio Caesarea (SC). Metode : Design penelitian ini cross sectional. Subjek penelitian adalah wanita persalinan per vaginam secara spontan dan yang persalinan SC, masing-masing kelompok terdiri dari 15 orang menggunakan consecutive sampling. Instrumen yang digunakan skor Female Sexual Function Index dan dianalisis tendensi sentral. Hasil : Distribusi ibu pasca nifas yang mengalami perubahan fungsi seksual riwayat persalinan spontan memiliki total skor FSFI dengan rata-rata 54,93 (standar deviasi 7,74). Distribusi ibu pasca nifas yang mengalami perubahan fungsi seksual riwayat persalinan SC memiliki total skor FSFI dengan rata-rata 60,21 (standar deviasi 6,28). Simpulan : Ibu pasca nifas yang menjalani persalinan spontan dan SC mengalami perubahan fungsi seksual, seperti: gairah, rangsangan, lubrikasi, orgasme, kepuasan, dan rasa nyeri.
Title: Narasi disfungsi seksual pada ibu pasca nifas riwayat persalinan spontan dan sectio caesarea
Description:
Latar belakang: Seksualitas pada wanita merupakan komponen yang penting terhadap kualitas dan kelangsungan hubungan pernikahan.
Perempuan mengalami perubahan yang berkaitan dengan proses persalinan, menyebabkan ketidaknyamanan dan mempengaruhi kebutuhan seksual.
Tujuan : mengidentifikasi perbedaan disfungsi seksual pada wanita setelah melahirkan secara spontan dibandingkan dengan Sectio Caesarea (SC).
Metode : Design penelitian ini cross sectional.
Subjek penelitian adalah wanita persalinan per vaginam secara spontan dan yang persalinan SC, masing-masing kelompok terdiri dari 15 orang menggunakan consecutive sampling.
Instrumen yang digunakan skor Female Sexual Function Index dan dianalisis tendensi sentral.
Hasil : Distribusi ibu pasca nifas yang mengalami perubahan fungsi seksual riwayat persalinan spontan memiliki total skor FSFI dengan rata-rata 54,93 (standar deviasi 7,74).
Distribusi ibu pasca nifas yang mengalami perubahan fungsi seksual riwayat persalinan SC memiliki total skor FSFI dengan rata-rata 60,21 (standar deviasi 6,28).
Simpulan : Ibu pasca nifas yang menjalani persalinan spontan dan SC mengalami perubahan fungsi seksual, seperti: gairah, rangsangan, lubrikasi, orgasme, kepuasan, dan rasa nyeri.

Related Results

Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Angka persalinan dengan sectio caesarea di Indonesia terbilang cukup tinggi. WHO menyatakan, angka sectio caesarea maksimum sekitar 10 sampai 15%. Oleh karena itu, perlu dikaji pen...
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA
Angka persalinan dengan tindakan sectio caesarea  (SC) terus meningkat di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Banyuwangi, yang menunjukkan tingginya angka komplikasi kehamilan dan...
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
<p align="center"><strong>A</strong><strong>BSTRAK</strong><strong></strong></p><p align="center"> </p><p>Salah sa...
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
Penelitian ini dilaterbelakangi oleh angka kejadian Sectio Caesarea yang melebihi standar ketetapan WHO sebesar 10-15% serta terjadi peningkatan. Peluang tindakan Sectio Caesarea t...
Identifikasi Indikasi SC (Sectio Caesarea) Di Rumah Sakit Umum Daerah Jaraga Sasameh Buntok
Identifikasi Indikasi SC (Sectio Caesarea) Di Rumah Sakit Umum Daerah Jaraga Sasameh Buntok
Latar Belakang: Persalinan Sectio Caesarea (SC) merupakan proses pembedahan untuk melahirkan janin melalui irisan pada dinding perut dan dinding rahim. Persalinan dengan metode SC ...
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG TANDA BAHAYA MASA NIFAS DI TALANG PADANG KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG
Masa nifas adalah periode kritis setelah melahirkan dimana risiko komplikasi kesehatan tinggi bagi ibu, diketahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang tanda bahaya masa nifas di ...
Evaluasi Keberhasilan Menyusui Ibu Post Sectio Caesarea
Evaluasi Keberhasilan Menyusui Ibu Post Sectio Caesarea
Prevalensi keberhasilan menyusui ASI eksklusif di Indonesia menurun  pada tahun 2021 (69,7%) menjadi 67,96% tahun 2022, hal ini karena dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya t...
HUBUNGAN PREEKLAMSI BERAT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSUD DR H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN
HUBUNGAN PREEKLAMSI BERAT DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA DI RSUD DR H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN
Preeklamsia berat adalah penyebab kasus rujukan terbanyak yang menyebabkan terjadinya angka sectio caesarea meningkat. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan preeklamsi berat de...

Back to Top