Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gangguan Kognitif sebagai Efek Samping Penggunaan Steroid Anabolik Androgenik

View through CrossRef
Abstract. Adolescent and adult men are relatively satisfied with a muscular body shape. Efforts to increase muscle mass are the main strategy for achieving your dream body shape. One method used to increase muscle mass is using anabolic-androgenic steroids. However, androgenic anabolic steroids have side effects that can harm several body organs. This study aimed to explore and analyze the side effects of using anabolic-androgenic steroids as a supplement to increase muscle mass in adult men. This research is a systematic review to identify and analyze articles using ScienceDirect, PubMed, and Taylor and Francis, Proquest, and SpringerLink database sources. The eligibility criteria used are Population (adult men who use anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Exposure (anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Comparison (individuals who do not use anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Outcome (side effects related to use anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Study (cohort, case-control, cross-sectional study). Critical review was carried out using JBI critical appraisal, the PRISMA diagram method was used in this research and resulted in sixteen articles that met the inclusion and eligibility criteria. From 5 databases, 1,153 articles were obtained that met the inclusion criteria, and 16 articles were produced that met the eligibility criteria. Based on the results of the analysis of sixteen articles, thirteen articles were found which stated that supplementation with androgenic anabolic steroids had significant side effects on several body organs in adult men, while three other studies concluded that there were no significant differences or side effects. Based on the results of the analysis and discussion of the descriptions of the research articles reviewed, it can be concluded that the use of androgenic anabolic steroids has side effects on various organs in adult men such as organs in the nervous system, heart, kidneys, reproductive organs and periodontal. Abstrak. Pria remaja dan dewasa relatif memiliki kepuasaan terhadap bentuk tubuh yang berotot. Upaya meningkatkan masa otot merupakan strategi utama untuk memperoleh bentuk tubuh idaman. Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan masa otot adalah menggunakan steroid anabolik-androgenik. Namun, steroid anabolik androgenik memiliki efek samping yang dapat membahayakan beberapa organ tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis efek samping penggunaan steroid anabolik-androgenik sebagai suplementasi penambah masa otot pada laki-laki dewasa. Penelitian ini merupakan systematic review untuk mengidentifikasi dan menganalisis artikel melalui sumber database ScienceDirect, PubMed, dan Taylor and Francis,Proquest, dan Springerlink. Kriteria kelayakan yang digunakan yaitu Populasi (pria dewasa pengguna steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Exposure (steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Comparison (individu yang tidak menggunakan steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Outcome (efek samping yang berhubungan dengan penggunaan steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Study (cohort, case-control, cross-sectional study). Telaah kritis dilakukan dengan menggunakan JBI critical appraisal, Metode diagram PRISMA digunakan dalam penelitian ini dan menghasilkan enam belas artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan kelayakan. Dari 5 database didapatkan 1.153 artikel sesuai dengan kriteria inklusi, dan dihasilkan 16 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan. Berdasarkan hasil analisis dari enam belas artikel, didapatkan tiga belas artikel yang menyebutkan pemberian suplementasi steroid anabolik androgenik memiliki efek samping signifikan terhadap beberapa organ tubuh pada laki-laki dewasa, sedangkan tiga penelitian lainnya menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan atau efek samping yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari uraian artikel penelitian yang di-review, dapat disimpulkan bahwa penggunaan steroid anabolik androgenik memiliki efek samping terhadap berbagai macam organ pada pria dewasa seperti organ pada sistem saraf, jantung, ginjal, organ reproduksi, dan periodontal.
Title: Gangguan Kognitif sebagai Efek Samping Penggunaan Steroid Anabolik Androgenik
Description:
Abstract.
Adolescent and adult men are relatively satisfied with a muscular body shape.
Efforts to increase muscle mass are the main strategy for achieving your dream body shape.
One method used to increase muscle mass is using anabolic-androgenic steroids.
However, androgenic anabolic steroids have side effects that can harm several body organs.
This study aimed to explore and analyze the side effects of using anabolic-androgenic steroids as a supplement to increase muscle mass in adult men.
This research is a systematic review to identify and analyze articles using ScienceDirect, PubMed, and Taylor and Francis, Proquest, and SpringerLink database sources.
The eligibility criteria used are Population (adult men who use anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Exposure (anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Comparison (individuals who do not use anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Outcome (side effects related to use anabolic-androgenic steroids or their derivatives), Study (cohort, case-control, cross-sectional study).
Critical review was carried out using JBI critical appraisal, the PRISMA diagram method was used in this research and resulted in sixteen articles that met the inclusion and eligibility criteria.
From 5 databases, 1,153 articles were obtained that met the inclusion criteria, and 16 articles were produced that met the eligibility criteria.
Based on the results of the analysis of sixteen articles, thirteen articles were found which stated that supplementation with androgenic anabolic steroids had significant side effects on several body organs in adult men, while three other studies concluded that there were no significant differences or side effects.
Based on the results of the analysis and discussion of the descriptions of the research articles reviewed, it can be concluded that the use of androgenic anabolic steroids has side effects on various organs in adult men such as organs in the nervous system, heart, kidneys, reproductive organs and periodontal.
Abstrak.
Pria remaja dan dewasa relatif memiliki kepuasaan terhadap bentuk tubuh yang berotot.
Upaya meningkatkan masa otot merupakan strategi utama untuk memperoleh bentuk tubuh idaman.
Salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan masa otot adalah menggunakan steroid anabolik-androgenik.
Namun, steroid anabolik androgenik memiliki efek samping yang dapat membahayakan beberapa organ tubuh.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis efek samping penggunaan steroid anabolik-androgenik sebagai suplementasi penambah masa otot pada laki-laki dewasa.
Penelitian ini merupakan systematic review untuk mengidentifikasi dan menganalisis artikel melalui sumber database ScienceDirect, PubMed, dan Taylor and Francis,Proquest, dan Springerlink.
Kriteria kelayakan yang digunakan yaitu Populasi (pria dewasa pengguna steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Exposure (steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Comparison (individu yang tidak menggunakan steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Outcome (efek samping yang berhubungan dengan penggunaan steroid anabolik-androgenik atau turunannya), Study (cohort, case-control, cross-sectional study).
Telaah kritis dilakukan dengan menggunakan JBI critical appraisal, Metode diagram PRISMA digunakan dalam penelitian ini dan menghasilkan enam belas artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan kelayakan.
Dari 5 database didapatkan 1.
153 artikel sesuai dengan kriteria inklusi, dan dihasilkan 16 artikel yang memenuhi kriteria kelayakan.
Berdasarkan hasil analisis dari enam belas artikel, didapatkan tiga belas artikel yang menyebutkan pemberian suplementasi steroid anabolik androgenik memiliki efek samping signifikan terhadap beberapa organ tubuh pada laki-laki dewasa, sedangkan tiga penelitian lainnya menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan atau efek samping yang signifikan.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari uraian artikel penelitian yang di-review, dapat disimpulkan bahwa penggunaan steroid anabolik androgenik memiliki efek samping terhadap berbagai macam organ pada pria dewasa seperti organ pada sistem saraf, jantung, ginjal, organ reproduksi, dan periodontal.

Related Results

Perbandingan Kejadian Alopesia Androgenik yang Berketombe (Pityriasis Sicca) dan tidak Berketombe di Universitas Muslim Indonesia
Perbandingan Kejadian Alopesia Androgenik yang Berketombe (Pityriasis Sicca) dan tidak Berketombe di Universitas Muslim Indonesia
Alopesia androgenik adalah penipisan rambut pada manusia yang ditandai dengan penurunan tajam dalam ukuran folikel rambut, yang dapat dikaitkan dengan hilangnya batang rambut folik...
Hubungan andropause dengan alopesia androgenik pada aparatur sipil negara di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung tahun 2022
Hubungan andropause dengan alopesia androgenik pada aparatur sipil negara di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung tahun 2022
Introduction: Andropause is a collection of clinical symptoms due to a decrease in testosterone levels below normal limits. Androgenic alopecia is baldness caused by the susceptibi...
Monitoring Efek Samping Obat Antituberkulosis (OAT) pada Pasien Tuberkulosis Kategori I di UPT Puskesmas Bayongbong Kabupaten Garut
Monitoring Efek Samping Obat Antituberkulosis (OAT) pada Pasien Tuberkulosis Kategori I di UPT Puskesmas Bayongbong Kabupaten Garut
Abstract. Tuberculosis is an infectious disease that is still a problem in society and its prevalence highty in Indonesia. One reason for the treatment stopped is side effect. The ...
Pengaruh Hipnoterapi Untuk Mengurangi Efek Samping Kemoterapi di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro
Pengaruh Hipnoterapi Untuk Mengurangi Efek Samping Kemoterapi di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro
Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Kemoterapi merupakan salah satu pilihan terapi yang bisa dilakukan dalam penanganan kanker. Kemoter...
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
PENERIMAAN MASYARAKAT PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA
PENERIMAAN MASYARAKAT PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA
Abstract : Patients with mental disorders until now still in view as a strange and frightening public, the lack of understanding of the public about mental disorders cause people w...
HUBUNGAN KOLESTEROL NON-HDL TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN DEFISIT NEUROLOGIS RINGAN
HUBUNGAN KOLESTEROL NON-HDL TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DENGAN DEFISIT NEUROLOGIS RINGAN
Pendahuluan: Pasien stroke iskemik memiliki risiko menderita gangguan kognitif. Derajat gangguan kognitif antara lain dipengaruhi tingkat defisit neurologis. Derajat gangguan kogni...

Back to Top