Javascript must be enabled to continue!
Analisis Penggunaan Kata Slang “Anjir” dalam Komunikasi Verbal Mahasiswa (An Analysis of the Use of the Slang Word “Anjir” in Students’ Verbal Communication)
View through CrossRef
<p>This study aims to analyze the use of the slang word “anjir” in the verbal communication of students at Sebelas Maret University (UNS). The growing phenomenon of slang among teenagers, including university students, has prompted research on the dynamics of its use in everyday interactions. This study uses a mixed method, namely qualitative through descriptive analytical studies and reviews of several related journals, as well as quantitative through a survey of 50 students. The results show that the word “anjir” is quite frequently used in informal conversations; 46% of respondents stated that they use it often, 46% rarely, and 8% very rarely. This word is generally used to express emotions such as annoyance, surprise, or when joking, with the main reason being as a form of spontaneous expression, although a small number use it because of habit and the influence of their social circle. The students' views varied, ranging from considering it impolite to viewing it as normal in informal communication, thus showing that the use of the word “anjir” not only functions as a means of expressing emotions but also becomes part of the linguistic identity and social dynamics among UNS students.</p><p> </p><p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kata slang “anjir” dalam komunikasi verbal informal mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS). Fenomena kata slang yang semakin berkembang di kalangan remaja, termasuk mahasiswa, mendorong penulisan mengenai dinamika penggunaannya dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode campuran, yaitu kualitatif melalui studi deskriptif analitis dan menelaah dari beberapa jurnal terkait, serta kuantitatif melalui survei terhadap 50 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata “anjir” cukup sering digunakan dalam percakapan informal; 46% responden menyatakan sering menggunakannya, 46% jarang, dan 8% sangat jarang. Kata ini umumnya dipakai untuk mengekspresikan emosi seperti rasa kesal, keterkejutan, atau saat bercanda, dengan alasan utama sebagai bentuk ekspresi spontan, meskipun sebagian kecil menggunakannya karena kebiasaan dan pengaruh lingkungan pertemanan. Pandangan mahasiswa pun beragam, mulai dari menganggapnya kurang sopan hingga menilainya sebagai hal wajar dalam komunikasi informal, sehingga menunjukkan bahwa penggunaan kata “anjir” tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas linguistik dan dinamika sosial di kalangan mahasiswa UNS.</p>
Universitas Sebelas Maret
Title: Analisis Penggunaan Kata Slang “Anjir” dalam Komunikasi Verbal Mahasiswa (An Analysis of the Use of the Slang Word “Anjir” in Students’ Verbal Communication)
Description:
<p>This study aims to analyze the use of the slang word “anjir” in the verbal communication of students at Sebelas Maret University (UNS).
The growing phenomenon of slang among teenagers, including university students, has prompted research on the dynamics of its use in everyday interactions.
This study uses a mixed method, namely qualitative through descriptive analytical studies and reviews of several related journals, as well as quantitative through a survey of 50 students.
The results show that the word “anjir” is quite frequently used in informal conversations; 46% of respondents stated that they use it often, 46% rarely, and 8% very rarely.
This word is generally used to express emotions such as annoyance, surprise, or when joking, with the main reason being as a form of spontaneous expression, although a small number use it because of habit and the influence of their social circle.
The students' views varied, ranging from considering it impolite to viewing it as normal in informal communication, thus showing that the use of the word “anjir” not only functions as a means of expressing emotions but also becomes part of the linguistic identity and social dynamics among UNS students.
</p><p> </p><p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kata slang “anjir” dalam komunikasi verbal informal mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS).
Fenomena kata slang yang semakin berkembang di kalangan remaja, termasuk mahasiswa, mendorong penulisan mengenai dinamika penggunaannya dalam interaksi sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan metode campuran, yaitu kualitatif melalui studi deskriptif analitis dan menelaah dari beberapa jurnal terkait, serta kuantitatif melalui survei terhadap 50 mahasiswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata “anjir” cukup sering digunakan dalam percakapan informal; 46% responden menyatakan sering menggunakannya, 46% jarang, dan 8% sangat jarang.
Kata ini umumnya dipakai untuk mengekspresikan emosi seperti rasa kesal, keterkejutan, atau saat bercanda, dengan alasan utama sebagai bentuk ekspresi spontan, meskipun sebagian kecil menggunakannya karena kebiasaan dan pengaruh lingkungan pertemanan.
Pandangan mahasiswa pun beragam, mulai dari menganggapnya kurang sopan hingga menilainya sebagai hal wajar dalam komunikasi informal, sehingga menunjukkan bahwa penggunaan kata “anjir” tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas linguistik dan dinamika sosial di kalangan mahasiswa UNS.
</p>.
Related Results
AN ANALYSIS OF SLANG LANGUAGE USED IN THE TEENAGER INTERACTION
AN ANALYSIS OF SLANG LANGUAGE USED IN THE TEENAGER INTERACTION
Language variation, slang, is one of the recently language uses in mostly teenager interaction. They use this language variation in having various types and reasons. This paper is ...
An Analysis of Slang Word in Avril Lavigne Song Lyrics “Head Above Water”
An Analysis of Slang Word in Avril Lavigne Song Lyrics “Head Above Water”
This study deals in the slang word analysis in Avril Lavigne song lyrics “Head Above Water” album. This study aimed to identify the types of slang word found in Avril Lavigne song ...
IDENTIFIKASI DAN NORMALISASI TEKS SLANG DENGAN FASTTEXT PADA TWITTER DALAM BAHASA INDONESIA
IDENTIFIKASI DAN NORMALISASI TEKS SLANG DENGAN FASTTEXT PADA TWITTER DALAM BAHASA INDONESIA
Salah satu dampak yang signifikan dari popularitas media sosial adalah munculnya istilah slang yang semakin banyak. Istilah slang adalah bahasa yang digunakan oleh kelompok-kelompo...
SLANG LANGUANGE AND THE DAILY LIFE OF TWITTER USERS
SLANG LANGUANGE AND THE DAILY LIFE OF TWITTER USERS
Slang language is a style of language that consists of phrases and terms that are considered to be very casual, it is more popular in written speech and is usually limited to a cer...
RAGAM BAHASA SLANG PADA KOMUNITAS PEKERJA SALON (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
RAGAM BAHASA SLANG PADA KOMUNITAS PEKERJA SALON (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)
The aim of this research is to describe the forms of use of various slang languages in the salon worker community and to describe the function of the use of various slang languages...
SLANG WORD USED IN COMMENT OF TYLER’S YOUTUBE CHANNEL
SLANG WORD USED IN COMMENT OF TYLER’S YOUTUBE CHANNEL
ABSTRACTThe title of this paper is "Slang Word Used in Comment of Tyler’s YouTube Channel". Theresearch data was taken from the comment that contains slang words in Tyler’s YouTube...
Pola Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Perantau Asal Pontianak di Kota Bandung
Pola Komunikasi Antarbudaya Mahasiswa Perantau Asal Pontianak di Kota Bandung
Abstrak. Adanya perbedaan budaya yang melatar belakangi seseorang memberikan dampak pada makna atau simbol komunikasi yang berbeda. pemahaman tentang pola komunikasi antarbudaya sa...
Variation, birth, and death of some slang expressions in the Onitsha environment
Variation, birth, and death of some slang expressions in the Onitsha environment
The current research work hinges on the variation, birth, and death of some slang expressions in the Onitsha environment. Slang expression is a language style that has various defi...

