Javascript must be enabled to continue!
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN KARIOGENIK PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH KELAS V
View through CrossRef
Menurut data Riskesdas tahun 2018 menyebutkan bahwa pada kelompok umur 10-14 tahun di Indonesia terkena karies gigi sebesar 73,4%. Sedangkan, pada pemeriksaan gigi pada siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul pada anak usia sekolah dasar dari jumlah 40 terdapat 37 siswa yang mengalami karies (92,5%) dan 3 siswa yang tidak karies (7,5%). Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya angka karies gigi pada anak Sekolah Dasar di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan tentang makanan kariogenik pada siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang pengertian makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang jenis makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang frekuensi mengonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang akibat mengonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
Title: GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN KARIOGENIK PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH KELAS V
Description:
Menurut data Riskesdas tahun 2018 menyebutkan bahwa pada kelompok umur 10-14 tahun di Indonesia terkena karies gigi sebesar 73,4%.
Sedangkan, pada pemeriksaan gigi pada siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul pada anak usia sekolah dasar dari jumlah 40 terdapat 37 siswa yang mengalami karies (92,5%) dan 3 siswa yang tidak karies (7,5%).
Masalah dalam penelitian ini adalah tingginya angka karies gigi pada anak Sekolah Dasar di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.
Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan tentang makanan kariogenik pada siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang pengertian makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang jenis makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang frekuensi mengonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang akibat mengonsumsi makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang, pengetahuan siswa kelas V di MI Muhammadiyah Panggul Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek tentang makanan kariogenik termasuk dalam kategori sedang.
Related Results
Pengaruh Apresiasi dan Motivasi dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas Rendah
Pengaruh Apresiasi dan Motivasi dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas Rendah
Minat belajar merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesuksesan belajar siswa di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh apresiasi dan ...
PENERAPAN METODE WAFA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MI MIFTAHUL HUDA
PENERAPAN METODE WAFA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MI MIFTAHUL HUDA
This research article was conducted to find out the extent of the effectiveness of the application of the wafa method, namely the method using the right brain in improving the abil...
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
This research examines the implementation of madrasah culture from the perspective of character education in Madrasah through structural and cultural approaches. This study aims to...
HUBUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GIGI DI KELAS III DAN IV DI SD INPRES LILIBA BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK
HUBUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GIGI DI KELAS III DAN IV DI SD INPRES LILIBA BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK
Makanan yeng bersifat kariogenik sangat populer di kalangan anak-anak, terutama karena kandungan gula dan karbohidratnya, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Dalam survei awal y...
GAMBARAN KARIES GIGI BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK YANG DIKONSUMSI MURID-MURID KELAS III DI SD INPRES LILIBA
GAMBARAN KARIES GIGI BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK YANG DIKONSUMSI MURID-MURID KELAS III DI SD INPRES LILIBA
Masalah yang paling banyak ditemukan adalah gigi berlubang atau karies gigi dengan rata-rata penduduk Indonesia memiliki 4 sampai 5 gigi berkaries. Bentuk fisik makanan kariogenik...
GAMBARAN KARIES GIGI BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK YANG DIKONSUMSI MURID-MURID KELAS III DI SD INPRES LILIBA
GAMBARAN KARIES GIGI BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK YANG DIKONSUMSI MURID-MURID KELAS III DI SD INPRES LILIBA
Masalah yang paling banyak ditemukan adalah gigi berlubang atau karies gigi dengan rata-rata penduduk Indonesia memiliki 4 sampai 5 gigi berkaries. Bentuk fisik makanan kariogenik...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...
Regulasi Sanitasi Makanan di Kantin Madrasah Ibtidaiyah Kota Bandar Lampung Tahun 2020
Regulasi Sanitasi Makanan di Kantin Madrasah Ibtidaiyah Kota Bandar Lampung Tahun 2020
Sebanyak 2.897 orang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan dan 1.661 orang diantaranya sakit. Penyebab KLB ditinjau dari jenis pangan siap saji pada tahun 2018 sebanyak 33,...

