Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Agropolitan Kabupaten Kediri

View through CrossRef
Kediri merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan beragam hasil potensi sumber daya alam. Di Kabupaten Kediri terdapat berbagai potensi dan sumber daya alam yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat yang tersebar di beberapa kecamatan. Potensi dan sumber daya alam yang ada dapat dijadikan sebagai kawasan agropolitan agar dapat memberdayakan masyarakat. Melalui metode pelaksanaan berbasis desain kawasan wilayah, implementasi sektor, dan dampak bagi masyarakat yang  merupakan tiga fase utama dalam upaya meningkatkan semangat kerja secara terampil dan kreatif bagi masyarakat di kawasan agropolitan Kabupaten Kediri. Potensi dan sumber daya alam yang dapat dimaksimalkan untuk bisa diekspor, diolah, dan dikreasi menjadi produktivitas di kawasan agropolitan diantaranya ada: 1) Nanas, Pepaya, dan Kunyit yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Ngancar, Wates, Plosoklaten, dan Kandat, 2) Jamur Tiram, Jagung, dan Tebu yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Ngadiluwih, Ringinrejo, dan Kras, 3) Cabai dan Sayur Mayur yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Pare, Kandangan, Puncu, dan Kepung, 4) Padi dan Palawija yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Pagu, Plemahan, Papar, dan Purwoasri, dan 5) Mangga Podang, Kopi, Jeruk, dan Ubi Kayu yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Semen, Grogol, Banyakan, Tarokan, dan Mojo. Melalui peta persebaran yang telah di desain oleh Pemerintah Kabupaten Kediri setidaknya memberikan ilustrasi utnuk dapat dimaksimalkan secara masif dan berkelanjutan agar dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian bagi  masyarakat Kabupaten Kediri. 
Title: Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Agropolitan Kabupaten Kediri
Description:
Kediri merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan beragam hasil potensi sumber daya alam.
Di Kabupaten Kediri terdapat berbagai potensi dan sumber daya alam yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat yang tersebar di beberapa kecamatan.
Potensi dan sumber daya alam yang ada dapat dijadikan sebagai kawasan agropolitan agar dapat memberdayakan masyarakat.
Melalui metode pelaksanaan berbasis desain kawasan wilayah, implementasi sektor, dan dampak bagi masyarakat yang  merupakan tiga fase utama dalam upaya meningkatkan semangat kerja secara terampil dan kreatif bagi masyarakat di kawasan agropolitan Kabupaten Kediri.
Potensi dan sumber daya alam yang dapat dimaksimalkan untuk bisa diekspor, diolah, dan dikreasi menjadi produktivitas di kawasan agropolitan diantaranya ada: 1) Nanas, Pepaya, dan Kunyit yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Ngancar, Wates, Plosoklaten, dan Kandat, 2) Jamur Tiram, Jagung, dan Tebu yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Ngadiluwih, Ringinrejo, dan Kras, 3) Cabai dan Sayur Mayur yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Pare, Kandangan, Puncu, dan Kepung, 4) Padi dan Palawija yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Pagu, Plemahan, Papar, dan Purwoasri, dan 5) Mangga Podang, Kopi, Jeruk, dan Ubi Kayu yang dapat dimaksimalkan di kecamatan Semen, Grogol, Banyakan, Tarokan, dan Mojo.
Melalui peta persebaran yang telah di desain oleh Pemerintah Kabupaten Kediri setidaknya memberikan ilustrasi utnuk dapat dimaksimalkan secara masif dan berkelanjutan agar dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian bagi  masyarakat Kabupaten Kediri.
 .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Agropolitan
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Agropolitan
The development of agropolitan-based tourism villages emerged as an innovation that responds to problems related to social and economic challenges in rural communities. This dynami...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM
Pemberdayaan masyarakat desa dilakukan bertujuan untuk membentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Pemerintah desa sangat berperan dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, se...
Pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru
Pengembangan kawasan agropolitan Bromo Tengger Semeru
Kesadaran dan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup bukan saja makin meningkat, tetapi juga makin sistematis dan implementatif. ...

Back to Top