Javascript must be enabled to continue!
PILIHAN BAHASA REMAJA SASAK KOTA MATARAM
View through CrossRef
ABSTRAK
Aspek kebahasaan dan konteks sosial diluar kebahasaan memiliki keterkaitan yang mempengaruhi situasi kebahasaan suatu kelompok masyarakat. Proses pemilihan bahasa khususnya dikalangan remaja sasak sangat dipengaruhi oleh keadaan sosial dan keberagaman masyarakat kota mataram. Remaja sasak sebagai penutur bahasa Sasak belajar bahasa Indonesia ketika mulai mengenyam pendidikan. Pemerolehan bahasa kedua di ranah pendidikan sangat mempengaruhi proses pemilihan bahasa dikalangan remaja Sasak khususnya. Keadaan ini menjadi topik yang menarik untuk dikaji dalam suatu penelitian dengan menggunakan kerangka kajian Sosiolinguistik. Penelitian ini mengindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan bahasa oleh remaja Sasak kota Mataram dalam suatu peristiwa tutur. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode dan teknik penyediaan data : Metode Survei, wawancara dan observasi. Sampel yang digunakan adalah remaja sasak kota Mataram yang berumur 18 – 20 tahun yang tinggal dikota Mataram dan pelajar.
Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut. Pertama : situasi kebahasaan masyarakat kota Mataram melatarbelakangi terjadinya proses pemilihan Bahasa. Kedua : Penelitian ini melakukan pengamatan di empat ranah penggunaan bahasa yaitu ranah keluarga, ketetanggaan, pendidikan dan agama. Ketiga : Penelitian ini menghasilkan temuan empat faktor utama sebagai yang mempengaruhi pemilihan bahasa penutur dalam interkasi sosial, yaitu (1) latar (waktu dan tempat) dan situasi; (2) partisipan dalam interkasi, (3) topik percakapan, dan (4) fungsi interaksi.
Kata Kunci : Pemilihan bahasa, faktor, ranah, sosiolinguistik
ABSTRACT
The language aspects and social context outside of the language which are related effect the linguistic situation of a multilingual society. The process of language choice especially among sasak teens is strongly influenced by the social and diversity of the Mataram city society. Teen's of Sasak as sasak speakers learn Bahasa when they started education. Second language acquisition in education domain influence the language choice among teen’s of Sasak. This situation are very interesting topic to reviewed by using contextual sociolinguistics approach. The research is aimed to identify the language choice factors among teen’s of sasak in speech event. This research is qualitative research used the data were collected using the methods of observation, recording, and interview. The sample used is the teen's of Sasak age 18 - 23 years old who live in Mataram city and a student.
This results of the research are as follows. First : The language situation of Mataram city society is the background of the Language selection process. Second : This research do observations in four domains of language, family, neighbors, education and religion. Third : This research findings four major factors as affecting the speaker language in social interactions, (1) the setting (time and place) and the situation; (2) participants in the interaction, (3) the topic of conversation, and (4) the interaction function.
Keyword :Language choice, factors, domain and sosiolinguistik
Title: PILIHAN BAHASA REMAJA SASAK KOTA MATARAM
Description:
ABSTRAK
Aspek kebahasaan dan konteks sosial diluar kebahasaan memiliki keterkaitan yang mempengaruhi situasi kebahasaan suatu kelompok masyarakat.
Proses pemilihan bahasa khususnya dikalangan remaja sasak sangat dipengaruhi oleh keadaan sosial dan keberagaman masyarakat kota mataram.
Remaja sasak sebagai penutur bahasa Sasak belajar bahasa Indonesia ketika mulai mengenyam pendidikan.
Pemerolehan bahasa kedua di ranah pendidikan sangat mempengaruhi proses pemilihan bahasa dikalangan remaja Sasak khususnya.
Keadaan ini menjadi topik yang menarik untuk dikaji dalam suatu penelitian dengan menggunakan kerangka kajian Sosiolinguistik.
Penelitian ini mengindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan bahasa oleh remaja Sasak kota Mataram dalam suatu peristiwa tutur.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode dan teknik penyediaan data : Metode Survei, wawancara dan observasi.
Sampel yang digunakan adalah remaja sasak kota Mataram yang berumur 18 – 20 tahun yang tinggal dikota Mataram dan pelajar.
Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut.
Pertama : situasi kebahasaan masyarakat kota Mataram melatarbelakangi terjadinya proses pemilihan Bahasa.
Kedua : Penelitian ini melakukan pengamatan di empat ranah penggunaan bahasa yaitu ranah keluarga, ketetanggaan, pendidikan dan agama.
Ketiga : Penelitian ini menghasilkan temuan empat faktor utama sebagai yang mempengaruhi pemilihan bahasa penutur dalam interkasi sosial, yaitu (1) latar (waktu dan tempat) dan situasi; (2) partisipan dalam interkasi, (3) topik percakapan, dan (4) fungsi interaksi.
Kata Kunci : Pemilihan bahasa, faktor, ranah, sosiolinguistik
ABSTRACT
The language aspects and social context outside of the language which are related effect the linguistic situation of a multilingual society.
The process of language choice especially among sasak teens is strongly influenced by the social and diversity of the Mataram city society.
Teen's of Sasak as sasak speakers learn Bahasa when they started education.
Second language acquisition in education domain influence the language choice among teen’s of Sasak.
This situation are very interesting topic to reviewed by using contextual sociolinguistics approach.
The research is aimed to identify the language choice factors among teen’s of sasak in speech event.
This research is qualitative research used the data were collected using the methods of observation, recording, and interview.
The sample used is the teen's of Sasak age 18 - 23 years old who live in Mataram city and a student.
This results of the research are as follows.
First : The language situation of Mataram city society is the background of the Language selection process.
Second : This research do observations in four domains of language, family, neighbors, education and religion.
Third : This research findings four major factors as affecting the speaker language in social interactions, (1) the setting (time and place) and the situation; (2) participants in the interaction, (3) the topic of conversation, and (4) the interaction function.
Keyword :Language choice, factors, domain and sosiolinguistik.
Related Results
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode ...
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
KALIMAT TANYA DALAM BAHASA SASAK (INTERROGATIVE SENTENCE IN SASAK)
KALIMAT TANYA DALAM BAHASA SASAK (INTERROGATIVE SENTENCE IN SASAK)
Kajian bahasa Sasak untuk kepentingan pembukuan terkait pelajaran bahasa daerah (mulok) belum ditemukan secara spesifik. Kajian tersebut belum mengarah kepada penyiapan bahan baku ...
Pengaruh Penggunaan Bahasa Dalam Pergaulan di Kalangan Remaja
Pengaruh Penggunaan Bahasa Dalam Pergaulan di Kalangan Remaja
Bahasa sebagai alat komunikasi bersifat efektif, mutlak dan diperlukan setiap bangsa. Dalam perkembangannya bahasa telah dipengaruhi oleh berbagai hal. Media sosial memiliki perana...
KOTA SEHAT SEBAGAI STRATEGI MENGAHADAPI COVID-19 BERDASARKAN STRUKTUR RUANG PERENCANAAN PERKOTAAN (STUDI KASUS: KOTA MATARAM)
KOTA SEHAT SEBAGAI STRATEGI MENGAHADAPI COVID-19 BERDASARKAN STRUKTUR RUANG PERENCANAAN PERKOTAAN (STUDI KASUS: KOTA MATARAM)
Abstrak: Indonesia sedang menghadapi masalah yang cukup serius, seperti halnya salah satu kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu Kota Mataram yang juga sedang menghadapi penyeb...
PERANCANGAN ART CENTER BUDAYA SASAK DENGAN PENDEKATAN GREEN ARSITEKTUR DI KOTA MATARAM
PERANCANGAN ART CENTER BUDAYA SASAK DENGAN PENDEKATAN GREEN ARSITEKTUR DI KOTA MATARAM
Abstrac: Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki budaya yang beraneka ragam, yang tersebar diberbagai pelosok daerah. Salah satu kebudayaan Indonesia yang di miliki oleh se...
Pudarnya Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalangan Remaja
Pudarnya Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalangan Remaja
Secara sederhana, bahasa dapat diartikan sebagai alat untuk menyampaikan sesuatu yang terlintas di dalam hati. Namun, lebih jauh bahasa adalah alat untuk beriteraksi atau alat untu...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...

