Javascript must be enabled to continue!
Analisis Penggunaan Sibakul Jogja dalam Upaya Penguatan UMKM Melalui Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM)
View through CrossRef
Abstract. Sibakul Jogja is a digital transformation innovation that focuses on assistance and training for cooperatives and SMEs in utilizing digital technology for business development. In the era of digitalization, MSMEs must make the best use of digital technology in running their business. Sibakul Jogja has many benefits, such as expanding markets and developing businesses more quickly. During the three years of using Sibakul Jogja, no one has analyzed and evaluated the Sibakul Jogja platform for strengthening MSMEs. Based on this phenomenon, the focus of the problem formulation that will be studied and answered in detail in this research is how to accept the use of Sibakul Jogja for the development of MSMEs. Researchers use a quantitative descriptive research type using an approach Technology Acceptance Model (TAM). The population selected in this study were MSMEs registered in Sibakul Jogja, totaling 408 respondents. The sampling technique was using the Slovin formula calculation a total research sample of 80 students. The data collection technique used in this research is a questionnaire. The data analysis technique is descriptive statistical analysis. The results of this research are: (1) The perception of convenience variable, the perception of usefulness variable, and the interest in using variable have very good acceptance. The attitude to use variable and the actual use variable have good acceptance. (2) The perceived usefulness variable received the highest because Sibakul Jogja has many benefits that can be obtained by MSMEs DIY.
Abstrak. Sibakul Jogja merupakan inovasi transformasi digital yang berfokus kepada pendampingan dan pelatihan bagi koperasi dan UKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usahanya. Di era digitalisasi, pelaku UMKM harus memanfaatkan teknologi digital sebaik mungkin dalam menjalankan bisnisnya. Sibakul Jogja memiliki banyak manfaat seperti memperluas pasar dan mengembangkan usaha dengan lebih cepat. Selama tiga tahun penggunaan Sibakul Jogja belum ada yang menganalisis dan mengevaluasi platform Sibakul Jogja untuk penguatan UMKM. Berdasarkan fenomena tersebut, maka yang menjadi fokus rumusan masalah yang akan dikaji dan dijawab dengan rinci dalam penelitian ini mengenai bagaimana penerimaan penggunaan Sibakul jogja untuk pengembangan UMKM. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM yang terdaftar Sibakul Jogja sebanyak 408 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan perhitungan rumus slovin sehingga sampel penelitian sebanyak 80 siswa. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Variabel persepsi kemudahan, variabel persepsi kemanfaatan, dan variabel minat menggunakan memiliki penerimaan yang sangat baik. Variabel sikap menggunakan dan variabel penggunaan yang sesungguhnya memiliki penerimaan yang baik. (2) Variabel persepsi kemanfaatan penerimaannya paling tinggi dikarenakan Sibakul Jogja memiliki banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh pelaku UMKM DIY.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Analisis Penggunaan Sibakul Jogja dalam Upaya Penguatan UMKM Melalui Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM)
Description:
Abstract.
Sibakul Jogja is a digital transformation innovation that focuses on assistance and training for cooperatives and SMEs in utilizing digital technology for business development.
In the era of digitalization, MSMEs must make the best use of digital technology in running their business.
Sibakul Jogja has many benefits, such as expanding markets and developing businesses more quickly.
During the three years of using Sibakul Jogja, no one has analyzed and evaluated the Sibakul Jogja platform for strengthening MSMEs.
Based on this phenomenon, the focus of the problem formulation that will be studied and answered in detail in this research is how to accept the use of Sibakul Jogja for the development of MSMEs.
Researchers use a quantitative descriptive research type using an approach Technology Acceptance Model (TAM).
The population selected in this study were MSMEs registered in Sibakul Jogja, totaling 408 respondents.
The sampling technique was using the Slovin formula calculation a total research sample of 80 students.
The data collection technique used in this research is a questionnaire.
The data analysis technique is descriptive statistical analysis.
The results of this research are: (1) The perception of convenience variable, the perception of usefulness variable, and the interest in using variable have very good acceptance.
The attitude to use variable and the actual use variable have good acceptance.
(2) The perceived usefulness variable received the highest because Sibakul Jogja has many benefits that can be obtained by MSMEs DIY.
Abstrak.
Sibakul Jogja merupakan inovasi transformasi digital yang berfokus kepada pendampingan dan pelatihan bagi koperasi dan UKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usahanya.
Di era digitalisasi, pelaku UMKM harus memanfaatkan teknologi digital sebaik mungkin dalam menjalankan bisnisnya.
Sibakul Jogja memiliki banyak manfaat seperti memperluas pasar dan mengembangkan usaha dengan lebih cepat.
Selama tiga tahun penggunaan Sibakul Jogja belum ada yang menganalisis dan mengevaluasi platform Sibakul Jogja untuk penguatan UMKM.
Berdasarkan fenomena tersebut, maka yang menjadi fokus rumusan masalah yang akan dikaji dan dijawab dengan rinci dalam penelitian ini mengenai bagaimana penerimaan penggunaan Sibakul jogja untuk pengembangan UMKM.
Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM).
Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM yang terdaftar Sibakul Jogja sebanyak 408 responden.
Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan perhitungan rumus slovin sehingga sampel penelitian sebanyak 80 siswa.
Teknik pengumpulan data adalah kuesioner.
Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif.
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Variabel persepsi kemudahan, variabel persepsi kemanfaatan, dan variabel minat menggunakan memiliki penerimaan yang sangat baik.
Variabel sikap menggunakan dan variabel penggunaan yang sesungguhnya memiliki penerimaan yang baik.
(2) Variabel persepsi kemanfaatan penerimaannya paling tinggi dikarenakan Sibakul Jogja memiliki banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh pelaku UMKM DIY.
Related Results
EKSPEKTASI PENGGUNA LAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK TRANS JOGJA
EKSPEKTASI PENGGUNA LAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK TRANS JOGJA
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah variabel kenyamanan, kualitas pelayanan, tarif angkutan, kinerja angkutan dan aksesibilitas memiliki pengaruh terhadap minat ...
Digital Collaboration Models for Empowering SMEs: Enhancing Public Organization Performance
Digital Collaboration Models for Empowering SMEs: Enhancing Public Organization Performance
This study aims to examine the effectiveness of SiBakul Jogja, a digital platform initiated by the government in Yogyakarta Province, in supporting small businesses and fostering c...
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Currently, UMKM play an important role in helping the country's economy, because it is very important to register trademarks on UMKM, so that UMKM brands can get legal protection. ...
Sibakul Jogja Application Post-Pandemic Yogykarta Government Breakthrough
Sibakul Jogja Application Post-Pandemic Yogykarta Government Breakthrough
The Covid 19 pandemic, which began to enter Indonesia since March 2020, has had a significant impact on the sustainability of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The peopl...
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAN MARKETPLACE UNTUK PENJUALAN PRODUK UMKM
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAN MARKETPLACE UNTUK PENJUALAN PRODUK UMKM
UMKM is a business that someone, group, or company has already fulfill the terms or conditions as micro business.Base on the Jambi news site which can be accessed on February, 1 st...
Sosialisasi Digital Marketing Pelaku UMKM Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Sosialisasi Digital Marketing Pelaku UMKM Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa
Pelaku UMKM dalam kegiatan mengolah produk serta memasarkan produk mereka , diperoleh informasi bahwa UMKM di Kabupaten Gowa tepatnya dikacamatan Pattallassang belum mampu secara...
Evaluasi KIPPas (Kartu Instrumen Prediktor Pangastuti) Jogja sebagai Instrumen Prediktor Disfungsi Dasar Panggul Pasca Persalinan Vaginal
Evaluasi KIPPas (Kartu Instrumen Prediktor Pangastuti) Jogja sebagai Instrumen Prediktor Disfungsi Dasar Panggul Pasca Persalinan Vaginal
Background: Postpartum pelvic floor dysfunction is pelvic floor disorder, which can be in the form of pelvic organ prolapse, urinary problem, defecation problem or sexual dysfuncti...
TINJAUAN DAN PEMBENTUKAN MODEL ANALISIS TINGKAT PENERIMAAN TEKNOLOGI E-GOVERNMENT NUSA TENGGARA BARAT
TINJAUAN DAN PEMBENTUKAN MODEL ANALISIS TINGKAT PENERIMAAN TEKNOLOGI E-GOVERNMENT NUSA TENGGARA BARAT
ABSTRAKPenelitian ini mencoba menganalisis model yang tepat dalam menganalisis tingkat penerimaan pegawai pemerintah dan masyarakat terhadap teknologi e-government di Nusa Tenggara...

