Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Integritas Laporan Keuangan: Whistleblowing System Sebagai Variabel Pemoderasi

View through CrossRef
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh komisaris independen, komite audit, dan internal audit terhadap integritas laporan keuangan dengan whistleblowing system sebagai pemoderasi. Objek dalam penelitian adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019. Teknik purposive sampling merupakan Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dan memperoleh sampel sebesar 51 perusahaan. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Moderated Regression Analysis (MRA) merupakan analisis data yang digunakan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa komisaris indepeden tidak  mempunyai pengaruh terhadap integritas laporan keuangan , namun komite audit dan internal audit secara parsial mempunyai pengaruh terhadap integritas laporan keuangan. Selanjutnya whistleblowing system tidak dapat memoderasi pengaruh antara komisaris independen dan internal audit terhadap integritas laporan keuangan, namun whistleblowing system dapat memoderasi komite audit tehadap integritas laporan keuangan. Penelitian ini dapat membantu perusahaan dalam peningkatan integritas laporan keuangan untuk mencegah tejadinya kecurangan pada pelaporan keuangan Kata Kunci: komisaris independen; komite audit; internal audit; whistleblowing system; integritas laporan keuangan
Title: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Integritas Laporan Keuangan: Whistleblowing System Sebagai Variabel Pemoderasi
Description:
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh komisaris independen, komite audit, dan internal audit terhadap integritas laporan keuangan dengan whistleblowing system sebagai pemoderasi.
Objek dalam penelitian adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019.
Teknik purposive sampling merupakan Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dan memperoleh sampel sebesar 51 perusahaan.
Peneliti menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan.
Moderated Regression Analysis (MRA) merupakan analisis data yang digunakan.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa komisaris indepeden tidak  mempunyai pengaruh terhadap integritas laporan keuangan , namun komite audit dan internal audit secara parsial mempunyai pengaruh terhadap integritas laporan keuangan.
Selanjutnya whistleblowing system tidak dapat memoderasi pengaruh antara komisaris independen dan internal audit terhadap integritas laporan keuangan, namun whistleblowing system dapat memoderasi komite audit tehadap integritas laporan keuangan.
Penelitian ini dapat membantu perusahaan dalam peningkatan integritas laporan keuangan untuk mencegah tejadinya kecurangan pada pelaporan keuangan Kata Kunci: komisaris independen; komite audit; internal audit; whistleblowing system; integritas laporan keuangan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Factors Influencing Intention in Implementing an External Whistleblowing System
Factors Influencing Intention in Implementing an External Whistleblowing System
This studies goals to research and decide the simultaneous and partial affect of Instrumental, Affective, Self-Efficacy, Perceived Controllability, and Independence Commitment on E...
How Organizational Support Shapes Whistleblowing Intention: The Mediating Role of Attitude Toward Whistleblowing
How Organizational Support Shapes Whistleblowing Intention: The Mediating Role of Attitude Toward Whistleblowing
Whistleblowing is a vital mechanism for strengthening internal control and corporate governance, particularly in the banking sector, which is highly exposed to fraud risks. However...
Laporan Keuangan
Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan ringkasan suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan. Laporan keuangan harus disusun berdasark...
ASPEK KEUANGAN
ASPEK KEUANGAN
PENGERTIAN ASPEK KEUANGAN Keuangan (bahasa Inggris: finance) mempelajari bagaimana individu, bisnis, dan organisasi Meningkatkan, mengalokasi, dan menggunakan sumber daya m...
Whistleblowing academic research: historical perspective
Whistleblowing academic research: historical perspective
Purpose For more than four decades, scholars from diverse disciplines and countries have been interested in the act of whistleblowing. To battle financial fraud, financial regulato...

Back to Top