Javascript must be enabled to continue!
Prakiraan Beban Listrik Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan dengan Data yang Terbatas
View through CrossRef
Seiring dengan perkembangan zaman, prakiraan kebutuhan beban listrik menjadi salah satu hal vital dalam perencanaan pembangkitan dan distribusi. Terdapat berbagai macam cara untuk melakukan prakiraan kebutuhan energi listrik. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode jaringan saraf tiruan. Metode ini meniru kemampuan otak manusia untuk menerima suatu masukan lalu melakukan pemrosesan di antara neuron yang ada di dalamnya untuk menghasilkan informasi berdasarkan proses yang terjadi di dalam neuron. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan prakiraan beban listrik di Kabupaten Jayawijaya menggunakan bantuan metode jaringan saraf. Penelitian ini membangun suatu arsitektur jaringan saraf yang sesuai dengan data yang diperoleh dari PT PLN (Persero) UP3 Wamena untuk menemukan model arsitektur yang sesuai dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Karena data yang dimiliki untuk melakukan prakiraan beban listrik terbatas, dilakukan metode interpolasi berdasarkan data asli yang telah dimiliki untuk menambah jumlah data yang sudah ada. Dengan cara ini, data yang dapat digunakan sebagai masukan akan lebih banyak. Hal ini membuat model yang dibangun dapat melakukan prakiraan kebutuhan beban dengan lebih akurat. Data yang telah diperbanyak ini digunakan sebagai masukan data dalam model jaringan saraf tiruan. Setelah melakukan percobaan berulang-ulang menggunakan jaringan saraf, diperoleh hasil bahwa model yang sesuai dengan data adalah jaringan feed-forward long short term memory (LSTM). Dengan menggunakan model ini, dapat diperoleh error yang sesuai dengan standar suatu model untuk melakukan prakiraan, yaitu sebesar 0,04% dengan sembilan epoch.
Title: Prakiraan Beban Listrik Menggunakan Metode Jaringan Saraf Tiruan dengan Data yang Terbatas
Description:
Seiring dengan perkembangan zaman, prakiraan kebutuhan beban listrik menjadi salah satu hal vital dalam perencanaan pembangkitan dan distribusi.
Terdapat berbagai macam cara untuk melakukan prakiraan kebutuhan energi listrik.
Salah satunya adalah dengan menggunakan metode jaringan saraf tiruan.
Metode ini meniru kemampuan otak manusia untuk menerima suatu masukan lalu melakukan pemrosesan di antara neuron yang ada di dalamnya untuk menghasilkan informasi berdasarkan proses yang terjadi di dalam neuron.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan prakiraan beban listrik di Kabupaten Jayawijaya menggunakan bantuan metode jaringan saraf.
Penelitian ini membangun suatu arsitektur jaringan saraf yang sesuai dengan data yang diperoleh dari PT PLN (Persero) UP3 Wamena untuk menemukan model arsitektur yang sesuai dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Karena data yang dimiliki untuk melakukan prakiraan beban listrik terbatas, dilakukan metode interpolasi berdasarkan data asli yang telah dimiliki untuk menambah jumlah data yang sudah ada.
Dengan cara ini, data yang dapat digunakan sebagai masukan akan lebih banyak.
Hal ini membuat model yang dibangun dapat melakukan prakiraan kebutuhan beban dengan lebih akurat.
Data yang telah diperbanyak ini digunakan sebagai masukan data dalam model jaringan saraf tiruan.
Setelah melakukan percobaan berulang-ulang menggunakan jaringan saraf, diperoleh hasil bahwa model yang sesuai dengan data adalah jaringan feed-forward long short term memory (LSTM).
Dengan menggunakan model ini, dapat diperoleh error yang sesuai dengan standar suatu model untuk melakukan prakiraan, yaitu sebesar 0,04% dengan sembilan epoch.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Rekayasa Fitur Berbasis Machine Learning untuk Mendeteksi Serangan DDoS
Rekayasa Fitur Berbasis Machine Learning untuk Mendeteksi Serangan DDoS
Serangan jaringan terdistribusi yang disebut juga dengan distributed denial of service (DDoS) merupakan ancaman dan masalah utama keamanan internet. DDoS adalah serangan pada jarin...
Analisis Parameter Jaringan Saraf Tiruan Menggunakan Metode Backpropagation Pada Pengenalan Pola Angka
Analisis Parameter Jaringan Saraf Tiruan Menggunakan Metode Backpropagation Pada Pengenalan Pola Angka
Jaringan Saraf Tiruan merupakan suatu disiplin ilmu dalam kecerdasan buatan yang banyak digunakan saat ini. Meskipun banyak aplikasi menjanjikan yang dapat dilakukan oleh jaringan ...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
MODEL NON-LINIER PADA JARINGAN SARAF TIRUAN
MODEL NON-LINIER PADA JARINGAN SARAF TIRUAN
Jaringan Saraf Tiruan merupakan model yang meniru cara kerja jaringan saraf secara biologi. Algoritma pembelajaran Jaringan Saraf Tiruan digunakan untuk melatih jaringan secara ite...
MODEL NON-LINEAR PADA JARINGAN SARAF TIRUAN
MODEL NON-LINEAR PADA JARINGAN SARAF TIRUAN
Abstrak. Jaringan Saraf Tiruan merupakan model yang meniru cara kerja jaringansaraf secara biologi. Algoritma pembelajaran Jaringan Saraf Tiruan digunakan untukmelatih jaringan sec...
ANALISIS PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK AKIBAT PENGARUH BERAT PENUMPANG PADA ELEVATOR DI PT.SELTECH UTAMA MANDIRI
ANALISIS PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK AKIBAT PENGARUH BERAT PENUMPANG PADA ELEVATOR DI PT.SELTECH UTAMA MANDIRI
Elevator adalah alat transportasi vertikal di gedung bertingkat yang digunakan untuk mengangkut orang atau barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh beban p...

