Javascript must be enabled to continue!
Studi Analisis Keandalan Dan Finansial Penggunaan Genset Dengan Double Feeder 20 kV di PT. Gudang Baru
View through CrossRef
PT. Gudang Baru membutuhkan daya listrik yang berkapasitas 1110 KVA. Untuk memenuhi kebutuhan listrik pihak industri menggunakan generator diesel (Diesel Generator) yang berkapasitas 1650 KVA sebagai energi listrik cadangan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui perbandingan biaya yang dikeluarkan oleh genset dan double feeder dilihat dari Rp/KWH, (2) untuk mengetahui secara teknis keandalan antara double feeder dengan genset. Hasil studi analisis finansial “Rp/KWh”, penggunaan energi listrik double feeder lebih efisien dibandingkan penggunaan energi listrik genset. Penggunaan energi listrik membutuhkan biaya sebesar Rp. 1,240/KWh untuk KWh LWBP dan Rp. 1,650 /KWH untuk KWh WBP, sedangkan untuk genset Rp. 2.673/KWh. Investasi modal selama 25 tahun double feeder lebih besar dari pada genset, IRR untuk double feeder sebesar 15.22% sedangkan untuk genset 14.47%. Biaya operasional genset selama 1 tahun sebesar Rp. 11.801.899.195 dan biaya pemeliharaan genset Rp. 115.500.000, untuk perawatan double feeder ditanggung oleh pihak PLN. Pihak konsumen hanya membayar biayapemakaian KWh saja tiap bulannya. Sistem penyulang PT. Gudang Baru masih mengalami pemadaman dengan nilai rata-rata indeks jumlah kali padam dalam satu tahun sebanyak 9,4 kali per pelanggan. Sedangkan lama waktu pemadaman sekitar 16 jam per pelanggan dalam satu tahun. Oleh karena itu PT. Gudang Baru perlu membangun double feeder baru.
Politeknik Negeri Malang
Title: Studi Analisis Keandalan Dan Finansial Penggunaan Genset Dengan Double Feeder 20 kV di PT. Gudang Baru
Description:
PT.
Gudang Baru membutuhkan daya listrik yang berkapasitas 1110 KVA.
Untuk memenuhi kebutuhan listrik pihak industri menggunakan generator diesel (Diesel Generator) yang berkapasitas 1650 KVA sebagai energi listrik cadangan.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui perbandingan biaya yang dikeluarkan oleh genset dan double feeder dilihat dari Rp/KWH, (2) untuk mengetahui secara teknis keandalan antara double feeder dengan genset.
Hasil studi analisis finansial “Rp/KWh”, penggunaan energi listrik double feeder lebih efisien dibandingkan penggunaan energi listrik genset.
Penggunaan energi listrik membutuhkan biaya sebesar Rp.
1,240/KWh untuk KWh LWBP dan Rp.
1,650 /KWH untuk KWh WBP, sedangkan untuk genset Rp.
2.
673/KWh.
Investasi modal selama 25 tahun double feeder lebih besar dari pada genset, IRR untuk double feeder sebesar 15.
22% sedangkan untuk genset 14.
47%.
Biaya operasional genset selama 1 tahun sebesar Rp.
11.
801.
899.
195 dan biaya pemeliharaan genset Rp.
115.
500.
000, untuk perawatan double feeder ditanggung oleh pihak PLN.
Pihak konsumen hanya membayar biayapemakaian KWh saja tiap bulannya.
Sistem penyulang PT.
Gudang Baru masih mengalami pemadaman dengan nilai rata-rata indeks jumlah kali padam dalam satu tahun sebanyak 9,4 kali per pelanggan.
Sedangkan lama waktu pemadaman sekitar 16 jam per pelanggan dalam satu tahun.
Oleh karena itu PT.
Gudang Baru perlu membangun double feeder baru.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Unjuk Kerja Sistem Kontrol Sinkron Genset
Unjuk Kerja Sistem Kontrol Sinkron Genset
Genset merupakan sumber daya listrik cadangan untuk menggantikan aliran listrik pada saat PLN padam, suplai daya listrik dari genset sangat dibutuhkan untuk menggantikan sementara ...
Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Resi Gudang Dan Penerima Hak Jaminan Resi Gudang Terhadap Pengelola Gudang Yang Pailit
Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Resi Gudang Dan Penerima Hak Jaminan Resi Gudang Terhadap Pengelola Gudang Yang Pailit
This Study aims to analyze the arrangement for guaranteeing the warehouse receipt system in terms of the legislation in Indonesia and to find out and analyze the form of legal pro...
IMPLEMENTASI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH BERBASIS PLC PADA LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS LAMPUNG
IMPLEMENTASI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH BERBASIS PLC PADA LABORATORIUM TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS LAMPUNG
Abstrak Laboratorium Elektronika Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung merupakan tempat bagi para mahasiswa dalam melakukan studi, praktikum maupun penelitian dengan listrik s...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
TRADEMARK GUDANG GARAM VERSUS GUDANG BARU
TRADEMARK GUDANG GARAM VERSUS GUDANG BARU
The purpose of this study is to analyze the issue of trademark rights disputes between Gudang Garam and Gudang Baru regarding the name and logo of a painting or picture. The disput...

