Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SIMPANAN BIJI GULMA DALAM TANAH PADA LAHAN PERTANIAN YANG BERBEDA

View through CrossRef
Penelitian bertujuan untuk mengetahui komposisi dan dominansi jenis gulma pada simpanan biji gulma dalam tanah pada beberapa lahan pertanian, keanekaragaman, kesamaan jenis gulma dan indeks kekayaan jenis pada simpanan biji gulma dalam tanah pada beberapa lahan pertanian. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai januari 2021 di kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango Gorontalo. Parameter pengamatan yaitu mengidentifikasi nama jenis gulma dan menghitung jumlah gulma pada jenis yang sama, dengan menggunakan metode kuadran. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 417 gulma yang terdiri dari 6 jenis gulma yaitu Acalypha indica L, Phylanthus urinaria L, Euophorbia hirta L, Acmella uliginosa (Sw) Cass, Digitarius sanguinalis L (Scop) dan Peperomia pelucida. Pada lahan perkebunan di dominansi oleh Acalypha indica L, pada lahan tegalan di dominansi oleh Phylanthus urinaria L, pada lahan pekarangan di dominansi oleh Acmella uliginosa (Sw) Cass dan pada lahan sawah di dominansi oleh Digitarius sanguinalis L (Scop). Nilai indeks keanekagaragamn dilahan perkebunan dan tegalan termasuk dalam klriteria sedang, Nilai indeks keanekaragaman dilahan pekarangan dan sawah termasuk dalam kriteria rendah. Nilai indeks kesamaan dilahan perkebunan dan sawah termasuk kedalam kriteria sangat tinggi, Nilai indeks kesamaan dilahan tegalan dan pekarangan termasuk dalam kriteria rendah. Nilai indeks kekayaan disemua lahan pertanian memiliki kriteria rendah.
Title: SIMPANAN BIJI GULMA DALAM TANAH PADA LAHAN PERTANIAN YANG BERBEDA
Description:
Penelitian bertujuan untuk mengetahui komposisi dan dominansi jenis gulma pada simpanan biji gulma dalam tanah pada beberapa lahan pertanian, keanekaragaman, kesamaan jenis gulma dan indeks kekayaan jenis pada simpanan biji gulma dalam tanah pada beberapa lahan pertanian.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai januari 2021 di kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango Gorontalo.
Parameter pengamatan yaitu mengidentifikasi nama jenis gulma dan menghitung jumlah gulma pada jenis yang sama, dengan menggunakan metode kuadran.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 417 gulma yang terdiri dari 6 jenis gulma yaitu Acalypha indica L, Phylanthus urinaria L, Euophorbia hirta L, Acmella uliginosa (Sw) Cass, Digitarius sanguinalis L (Scop) dan Peperomia pelucida.
 Pada lahan perkebunan di dominansi oleh Acalypha indica L, pada lahan tegalan di dominansi oleh Phylanthus urinaria L, pada lahan pekarangan di dominansi oleh Acmella uliginosa (Sw) Cass dan pada lahan sawah di dominansi oleh Digitarius sanguinalis L (Scop).
Nilai indeks keanekagaragamn dilahan perkebunan dan tegalan termasuk dalam klriteria sedang, Nilai indeks keanekaragaman dilahan pekarangan dan sawah termasuk dalam kriteria rendah.
Nilai indeks kesamaan dilahan perkebunan dan sawah termasuk kedalam kriteria sangat tinggi, Nilai indeks kesamaan dilahan tegalan dan pekarangan termasuk dalam kriteria rendah.
Nilai indeks kekayaan disemua lahan pertanian memiliki kriteria rendah.

Related Results

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
PENGGUNAAN HERBISIDA UNTUK PENGENDALIAN GULMA PADA LAHAN DI DUSUN MOJOUNGGUL, DESA BARENG, KECAMATAN BARENG, KABUPATEN JOMBANG
Salah satu masalah yang sering dijumpai di lahan penanaman adalah adanya gangguan gulma. Tujuan penelitian adalah mengetahui herbisida yang paling efektif mengendalikan gulma pada ...
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
VARIASI DOSIS MULSA ORGANIK AKASIA DAN KIRINYUH DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI: STUDI KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN GULMA
Keberhasilan pengendalian gulma di pertanaman kedelai, selain di tentukan oleh jenis juga ditentukan dosis mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis mulsa o...
POTENSI GULMA SEBAGAI PESTISIDA NABATI
POTENSI GULMA SEBAGAI PESTISIDA NABATI
Penggunaan pestisida kimia dapat membahayakan lingkungan, oleh karena itu adanya pestisida nabati diperlukan untuk dapat menjaga lingkungan tetap terjaga. Penggunaan pestisida naba...
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN BERBASIS LAHAN DI KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA
Daya dukung lahan merupakan kapasitas atau kemampuan lahan yang berupa lingkungan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Kemampuan lahan adalah mutu lahan yan...
Kemelimpahan Jenis Gulma Tanaman Wortel pada Sistem Pertanian Organik
Kemelimpahan Jenis Gulma Tanaman Wortel pada Sistem Pertanian Organik
Gulma merupakan tumbuhan alami yang mengganggu tanaman budidaya. Keberadaan gulma yang dibiarkantumbuh pada tanaman budidaya akan menurunkan hasil panen. Penurunan hasil panen oleh...

Back to Top