Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup Penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya

View through CrossRef
Multi Drug Resisten Tuberculosis merupakan salah satu penyakit yang sulit ditangani. Penderita MDR TB sering mengalami penurunan kualitas hidupnya dari aspek fisiologis, psikologis, dan keuangan. Keluarga yang sehat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kualitas hidup penderita MDR TB. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan Skor APGAR keluarga dengan kualitas hidup penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Subjek adalah penderita MDR TB yang berjumlah 79 orang yang dipilih melalui Covenience Sampling. Pengambilan data diambil melalui data primer dengan menggunakan kuisioner APGAR keluarga dan SF-36. Pengolahan data menggunakan uji person chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan keluarga fungsional 61 0rang (77,2%), keluarga kurang fungsional 15 orang (19,0%), keluarga tidak fungsional 3 orang (3,8%). Sedangkan untuk responden yang memiliki kualitas hidup baik 65 orang (82,2%) dan kualitas hidup buruk 14 (17,7%). Hasil dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup penderita MDR TB di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.
Title: Hubungan Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup Penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya
Description:
Multi Drug Resisten Tuberculosis merupakan salah satu penyakit yang sulit ditangani.
Penderita MDR TB sering mengalami penurunan kualitas hidupnya dari aspek fisiologis, psikologis, dan keuangan.
Keluarga yang sehat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kualitas hidup penderita MDR TB.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan Skor APGAR keluarga dengan kualitas hidup penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.
Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional.
Subjek adalah penderita MDR TB yang berjumlah 79 orang yang dipilih melalui Covenience Sampling.
Pengambilan data diambil melalui data primer dengan menggunakan kuisioner APGAR keluarga dan SF-36.
Pengolahan data menggunakan uji person chi-Square.
Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan keluarga fungsional 61 0rang (77,2%), keluarga kurang fungsional 15 orang (19,0%), keluarga tidak fungsional 3 orang (3,8%).
Sedangkan untuk responden yang memiliki kualitas hidup baik 65 orang (82,2%) dan kualitas hidup buruk 14 (17,7%).
Hasil dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup penderita MDR TB di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus
Latar Belakang: Keterlibatan keluarga terhadap penderita DM sangat penting karena keluarga dapat mengingatkan dan memberikan dukungan baik secara materi maupun non materi. Selain m...
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Hidup Penderita Talasemia Anak di RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung Tahun 2019
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Hidup Penderita Talasemia Anak di RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung Tahun 2019
Talasemia merupakan penyakit genetik dan kronis yang dapat menyebabkan anemia berat sehingga mengganggu kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan fakto...
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Abstract Introduction Hospitals are high-risk environments for infections. Despite the global recognition of these pathogens, few studies compare microorganisms from community-acqu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Audit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Studi Kasus Pada RSUD Kota Tasikmalaya)
Audit Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Studi Kasus Pada RSUD Kota Tasikmalaya)
Sejak tahun 2008, RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Tasikmalaya sudah menerapkan SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit). Sistem aplikasi yang sudah digunakan terbatas pad...
Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya
Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya
Abstract.The low discipline of nurses impacts the low quality of service in a hospital. A factor that can affect the work discipline of nurses is work motivation. Work motivation e...

Back to Top