Javascript must be enabled to continue!
Sejarah Garam Madura: Rivalitas Pengangkutan Garam Madura 1912-1981
View through CrossRef
Aktivitas pengangkutan garam Madura merupakan salah satu ekonomi strategis bagi pemerintah maupun masyarakat sejak lama. Oleh karenanya, aktivitas pengangkutan garam pada awalnya berada di bawah peraturan pemerintah yang ketat berdasarkan sistem monopoli. Armada-armada pengangkutan garam seperti KPM, MSM, OJZ (PLDT) merupakan pihak pengangkutan yang memiliki banyak keuntungan dari sistem monopoli tersebut. Namun, saat pemerintah melihat konsesi pengangkutan garam yang mereka dapatkan memerlukan biaya yang sangat tinggi, tender terbuka menjadi pilihan untuk menggantikan sistem monopoli. Situasi ini akhirnya memunculkan era baru pengangkutan garam dalam bentuk persaingan yang semakin terbuka. Sejak kebijakan monopoli pengangkutan hingga sistem tender terbuka, aktivitas pengangkutan garam telah memunculkan dinamisasi persaingan di antara armada KPM, MSM, OJZ (PLDT) dan pelayaran rakyat. Khusus untuk komunitas pelayaran rakyat, dengan perahu tradisional mereka seperti lete-lete, golekan, maupun janggolan, aktivitas pengangkutan garam telah meningkatkan mobilitas masyarakat Madura semakin tinggi. Mobilisasi ini pada perkembangannya mampu menciptakan konsentrasi-konsentrasi penduduk Madura di jalur-jalur pengangkutan garam, menciptakan jaringan ekonomi orang-orang Madura baik berbasis ikatan keluarga maupun atas dasar ikatan desa, serta menjadikan mereka mampu mempertahankan karakteristik tradisionalnya sebagai komunitas masyarakat pesisir yang unik.
Title: Sejarah Garam Madura: Rivalitas Pengangkutan Garam Madura 1912-1981
Description:
Aktivitas pengangkutan garam Madura merupakan salah satu ekonomi strategis bagi pemerintah maupun masyarakat sejak lama.
Oleh karenanya, aktivitas pengangkutan garam pada awalnya berada di bawah peraturan pemerintah yang ketat berdasarkan sistem monopoli.
Armada-armada pengangkutan garam seperti KPM, MSM, OJZ (PLDT) merupakan pihak pengangkutan yang memiliki banyak keuntungan dari sistem monopoli tersebut.
Namun, saat pemerintah melihat konsesi pengangkutan garam yang mereka dapatkan memerlukan biaya yang sangat tinggi, tender terbuka menjadi pilihan untuk menggantikan sistem monopoli.
Situasi ini akhirnya memunculkan era baru pengangkutan garam dalam bentuk persaingan yang semakin terbuka.
Sejak kebijakan monopoli pengangkutan hingga sistem tender terbuka, aktivitas pengangkutan garam telah memunculkan dinamisasi persaingan di antara armada KPM, MSM, OJZ (PLDT) dan pelayaran rakyat.
Khusus untuk komunitas pelayaran rakyat, dengan perahu tradisional mereka seperti lete-lete, golekan, maupun janggolan, aktivitas pengangkutan garam telah meningkatkan mobilitas masyarakat Madura semakin tinggi.
Mobilisasi ini pada perkembangannya mampu menciptakan konsentrasi-konsentrasi penduduk Madura di jalur-jalur pengangkutan garam, menciptakan jaringan ekonomi orang-orang Madura baik berbasis ikatan keluarga maupun atas dasar ikatan desa, serta menjadikan mereka mampu mempertahankan karakteristik tradisionalnya sebagai komunitas masyarakat pesisir yang unik.
Related Results
Strategi Kebijakan Impor Garam Dalam Melindungi Produksi Garam Nasional
Strategi Kebijakan Impor Garam Dalam Melindungi Produksi Garam Nasional
AbstractThis study aims to analyze the salt import policy strategy in protecting national salt production. The method used in this research is research synthesis, in the form of a ...
Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Diversifikasi Garam menjadi Produk Garam Spa dan Garam Susu di Desa Bulu Cindea
Peningkatan Keterampilan Masyarakat melalui Diversifikasi Garam menjadi Produk Garam Spa dan Garam Susu di Desa Bulu Cindea
Latar Belakang: Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, merupakan salah satu penghasil garam terbesar di Sulawesi Selatan. Namun, masyarakat setempat hanya memproduksi garam mentah de...
Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Garam krosok adalah garam bahan baku yang berbentuk kristal atau biasa disebut dengan garam bahan baku. Usaha produksi garam krosok masyarakat Desa Gresik Putih Kabupaten Sumenep a...
Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Garam krosok adalah garam bahan baku yang berbentuk kristal atau biasa disebut dengan garam bahan baku. Usaha produksi garam krosok masyarakat Desa Gresik Putih Kabupaten Sumenep a...
Bijak dalam Menyimpan Garam dengan Baik
Bijak dalam Menyimpan Garam dengan Baik
Iodium merupakan mineral yang diperlukan oleh tubuh manusia dalam jumlah yang relatif sangat kecil. Garam ber iodium yang di gunakan sebagai garam yang di konsumsi oleh masyarakat ...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Penentuan Karakteristis Hidro Ekstraktor Model
Penentuan Karakteristis Hidro Ekstraktor Model
Garam merupakan salah satu komuditas besar dari Indonesia sebagai negara dengan banyak pantai dan perairan. Garam didapat dengan beberapa cara yaitu kristalisasi air laut, rekrista...

