Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pembelajaran Sejarah Berbasis Permainan Tradisional

View through CrossRef
Pembelajaran sejarah di sekolah sering kali kurang melibatkan partisipasi aktif dan konteks budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa, sehingga menimbulkan kesan bahwa sejarah adalah pelajaran yang pasif dan terpisah dari realitas. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan desain pembelajaran yang kolaboratif dan kontekstual, seperti memadukan model Banathy dengan Gerlach dan Ely melalui pendekatan permainan tradisional sondah, untuk menciptakan pengalaman belajar sejarah yang lebih bermakna dan menyenangkan. Tujuan penulisan ini, yaitu: 1) mengkaji mengenai pengembangan kolaborasi desain pembelajaran Bela H. Banathy dengan Gerlach dan Ely dalam pembelajaran sejarah dengan pendekatan permainan tradisional sondah; dan 2) mengkaji bagaimana implementasi pembelajaran sejarah dengan pendekatan  permainan tradisional dapat dilakukan dalam sistem pembelajaran di sekolah. Penelitian ini adalah penelitian literatur review dengan jenis narrative review. Artikel ilmiah yang digunakan pada menelitian ini terdiri dari 19 artikel ilmiah yang berasal dari 4 jurnal internasional, 2 artikel prosiding dan 13 jurnal nasional yang terakreditasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi dan menganalisis artikel ilmiah sehingga menghasilkan ringkasan yang lebih normatif. Penulisan ini menunjukkan bahwa Kolaborasi dari desain pembelajaran Bela H. Banathy dengan Gerlach dan Ely tersebut menghasilkan proses tahapan-tahapan desain pembelajaran yang lebih lengkap, meliput proses tahapan: (1) Merumuskan tujuan pembelajaran, (2) Mengembangkan tes, (3) Menganalisis kegiatan belajar, (4) Mendesain sistem pembelajaran, (5) Menentukan isi materi, (6) Menentukan strategi pembelajaran, (7) Pengelompokan belajar, (8) Pembagian waktu, (9) Menentukan ruangan, (10) Memilih media, (11) Evaluasi hasil belajar. 2. Model kolaborasi desain pembelajaran tersebut, diharapkan menjadi rule model dalam pengembangan sebuah desain pembelajaran terbaru. Dengan demikian, dapat menjadikan seluruh pendidik (guru) mempunyai kemampuan untuk meramu pembelajaran menjadi menarik, efektif, inovatif. Dengan menggunakan desain pembelajaran yang tepat seperti menggunakan kolaborasi desain pembelajaran Bela H. Banathy dengan Gerlach dan Ely, akan tercipta suasana belajar yang asyik dan menyenangkan, sehingga mendorong pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan bermakna.
Title: Pembelajaran Sejarah Berbasis Permainan Tradisional
Description:
Pembelajaran sejarah di sekolah sering kali kurang melibatkan partisipasi aktif dan konteks budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa, sehingga menimbulkan kesan bahwa sejarah adalah pelajaran yang pasif dan terpisah dari realitas.
Oleh karena itu, diperlukan pengembangan desain pembelajaran yang kolaboratif dan kontekstual, seperti memadukan model Banathy dengan Gerlach dan Ely melalui pendekatan permainan tradisional sondah, untuk menciptakan pengalaman belajar sejarah yang lebih bermakna dan menyenangkan.
Tujuan penulisan ini, yaitu: 1) mengkaji mengenai pengembangan kolaborasi desain pembelajaran Bela H.
Banathy dengan Gerlach dan Ely dalam pembelajaran sejarah dengan pendekatan permainan tradisional sondah; dan 2) mengkaji bagaimana implementasi pembelajaran sejarah dengan pendekatan  permainan tradisional dapat dilakukan dalam sistem pembelajaran di sekolah.
Penelitian ini adalah penelitian literatur review dengan jenis narrative review.
Artikel ilmiah yang digunakan pada menelitian ini terdiri dari 19 artikel ilmiah yang berasal dari 4 jurnal internasional, 2 artikel prosiding dan 13 jurnal nasional yang terakreditasi.
Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengidentifikasi dan menganalisis artikel ilmiah sehingga menghasilkan ringkasan yang lebih normatif.
Penulisan ini menunjukkan bahwa Kolaborasi dari desain pembelajaran Bela H.
Banathy dengan Gerlach dan Ely tersebut menghasilkan proses tahapan-tahapan desain pembelajaran yang lebih lengkap, meliput proses tahapan: (1) Merumuskan tujuan pembelajaran, (2) Mengembangkan tes, (3) Menganalisis kegiatan belajar, (4) Mendesain sistem pembelajaran, (5) Menentukan isi materi, (6) Menentukan strategi pembelajaran, (7) Pengelompokan belajar, (8) Pembagian waktu, (9) Menentukan ruangan, (10) Memilih media, (11) Evaluasi hasil belajar.
2.
Model kolaborasi desain pembelajaran tersebut, diharapkan menjadi rule model dalam pengembangan sebuah desain pembelajaran terbaru.
Dengan demikian, dapat menjadikan seluruh pendidik (guru) mempunyai kemampuan untuk meramu pembelajaran menjadi menarik, efektif, inovatif.
Dengan menggunakan desain pembelajaran yang tepat seperti menggunakan kolaborasi desain pembelajaran Bela H.
Banathy dengan Gerlach dan Ely, akan tercipta suasana belajar yang asyik dan menyenangkan, sehingga mendorong pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan bermakna.

Related Results

makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangPada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang In...
Aplikasi Permainan Find The Pair Dengan Metode Pencairan Iterative Deepening Search
Aplikasi Permainan Find The Pair Dengan Metode Pencairan Iterative Deepening Search
Permainan merupakan suatu sarana hiburan yang diminati dan dimainkan oleh banyak orang, baik dari kalangan anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Permainan terdiri dari permainan t...
APLIKASI AUGMENTED REALITY MOBILE GAME UCING SUMPUT BERBASIS GPS BASED TRACKING
APLIKASI AUGMENTED REALITY MOBILE GAME UCING SUMPUT BERBASIS GPS BASED TRACKING
Permainan tradisional mulai terkikis oleh perkembangan zaman, menyebabkan anak-anak hanya mengetahui permainan tradisional tapi tidak pernah memainkan permainan tradisional tersebu...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERMAINAN NGAROT PADA PESTA KESENIAN BALI TAHUN 2023
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERMAINAN NGAROT PADA PESTA KESENIAN BALI TAHUN 2023
Penelitian ini bertujuan, untuk menjelaskan serta menunjukkan temuan nilai pendidikan karakter yang ada pada permainan tradisional yakni permainan Ngarot. Permainan ngarot merupaka...
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
SEJARAH LISAN DALAM DISIPLIN ILMU SEJARAH: ANTARA REALITI DAN REPRESENTASI
Perkembangan disiplin ilmu sejarah buat sekian lama memusatkan perbahasannya kepada falsafah “tiada dokumen, tiada sejarah” sebagai wadah merealisasikan matlamat sejarawan untuk me...
Implementasi Etnomatematika Dalam Permainan Materi Geometri Di Sekolah Dasar
Implementasi Etnomatematika Dalam Permainan Materi Geometri Di Sekolah Dasar
Permainan tradisional menjadi salah satu dari banyaknya macam kebudayaan yang terdapat di indonesia. Dengan perkembangan teknologi, peserta didik sekolah dasar sekarang sangat terp...
Pengembangan Video Pembelajaran Sejarah
Pengembangan Video Pembelajaran Sejarah
AbstractThis research is motivated by the lack of use of learning media in the history learning process. The purpose of this study is to produce learning media, namely history lear...
Pembelajaran Matematika melalui Permainan Tradisional pada Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran Matematika melalui Permainan Tradisional pada Siswa Sekolah Dasar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran matematika melalui permainan tradisional serta peng...

Back to Top