Javascript must be enabled to continue!
Peran Kepolisian dalam Meminimalisasi Pemungutan Liar di Masjid Raya Al-Jabbar Bandung dan Pengaruh terhadap Kunjungan Wisata
View through CrossRef
Abstract. Bandung City is known as one of the centers of illegal levies (pungli) that disturb the public, notably at the Al-Jabbar Grand Mosque. Although punishable under the Criminal Code, many offenders only receive guidance without a deterrent effect, leading to repeated acts. The Bandung City Police, through the Saber Pungli Task Force in accordance with Presidential Regulation No. 87/2016, carry out preventive efforts such as patrols and public education, as well as repressive measures including the arrest of eleven offenders. This study applies an empirical juridical method with a descriptive qualitative approach, combining field data with positive law. The findings show that the police play a significant role in minimizing illegal levies but face obstacles from public apathy due to weak law enforcement. The lack of willingness to report creates a perception that the law does not act without public attention, lowering legal awareness and allowing illegal levies to persist.
Abstrak Kota Bandung dikenal sebagai salah satu pusat praktik pungutan liar (pungli) yang meresahkan masyarakat, salah satunya di Masjid Raya Al-Jabbar. Meskipun pungli dapat dikenakan sanksi pidana sesuai KUHP, banyak pelaku hanya dibina tanpa efek jera, sehingga mengulangi perbuatan. Kepolisian Resor Kota Besar Bandung, melalui Satgas Saber Pungli sesuai Perpres No. 87 Tahun 2016, melakukan upaya preventif seperti patroli dan sosialisasi, serta represif berupa penangkapan sebelas pelaku. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif, memadukan data lapangan dan hukum positif. Hasilnya, peran kepolisian signifikan dalam meminimalisasi pungli, namun terhambat apatisme masyarakat akibat lemahnya penegakan hukum. Rendahnya keberanian melapor menimbulkan persepsi bahwa hukum tidak bertindak tanpa sorotan publik, sehingga kesadaran hukum menurun dan pungli terus terjadi.
Title: Peran Kepolisian dalam Meminimalisasi Pemungutan Liar di Masjid Raya Al-Jabbar Bandung dan Pengaruh terhadap Kunjungan Wisata
Description:
Abstract.
Bandung City is known as one of the centers of illegal levies (pungli) that disturb the public, notably at the Al-Jabbar Grand Mosque.
Although punishable under the Criminal Code, many offenders only receive guidance without a deterrent effect, leading to repeated acts.
The Bandung City Police, through the Saber Pungli Task Force in accordance with Presidential Regulation No.
87/2016, carry out preventive efforts such as patrols and public education, as well as repressive measures including the arrest of eleven offenders.
This study applies an empirical juridical method with a descriptive qualitative approach, combining field data with positive law.
The findings show that the police play a significant role in minimizing illegal levies but face obstacles from public apathy due to weak law enforcement.
The lack of willingness to report creates a perception that the law does not act without public attention, lowering legal awareness and allowing illegal levies to persist.
Abstrak Kota Bandung dikenal sebagai salah satu pusat praktik pungutan liar (pungli) yang meresahkan masyarakat, salah satunya di Masjid Raya Al-Jabbar.
Meskipun pungli dapat dikenakan sanksi pidana sesuai KUHP, banyak pelaku hanya dibina tanpa efek jera, sehingga mengulangi perbuatan.
Kepolisian Resor Kota Besar Bandung, melalui Satgas Saber Pungli sesuai Perpres No.
87 Tahun 2016, melakukan upaya preventif seperti patroli dan sosialisasi, serta represif berupa penangkapan sebelas pelaku.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif, memadukan data lapangan dan hukum positif.
Hasilnya, peran kepolisian signifikan dalam meminimalisasi pungli, namun terhambat apatisme masyarakat akibat lemahnya penegakan hukum.
Rendahnya keberanian melapor menimbulkan persepsi bahwa hukum tidak bertindak tanpa sorotan publik, sehingga kesadaran hukum menurun dan pungli terus terjadi.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Pengaruh Sertifikasi Halal UMKM terhadap Pariwisata Halal di Kawasan Masjid Raya Al Jabbar Kota Bandung
Abstract. This research aims to analyze the effect of MSME halal certification on halal tourism in the Al Jabar Mosque area in Bandung City, where many MSMEs in the Al Jabbar Grand...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
Mekanisme Pengupahan (Ujrah) pada Pengurus Masjid di Kabupaten Kubu Raya: Suatu Tinjauan Syariah
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme pengupahan (ujrah) pada pengurus masjid di Kabupaten Kubu Raya dan menilai apakah mekanisme pengupahan (ujrah) pada peng...
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Tujuan penyusunan karya ini adalah membandingkan filosofi islam pada perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas. Hasil karya ini adalah a) Masjid Agung Baitussalam ...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
Pemberdayaan ini bertujuan untuk mendampingi pembinaan masjid agar menjadi masjid yang makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember...
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0
Abstract.
The presence of Era Society 5.0 creates new habits in the use of technology as problem solving in all aspects of life to provide convenience for the community, incl...

