Javascript must be enabled to continue!
Program Kepala Madrasah Berbasis Budaya Religius untuk Membentuk Kepribadian Religius
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk program budaya religius, dan implementasi budaya religius di MTs Negeri 3 Pulosari Pemalang. Penelitian ini termasuk dalam field research menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek primer dalam penelitian ini adalah tiga guru dan kepala MTs N 3 Pulosari Pemalang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kepala MTs N 3 Pulosari Pemalang berbasis budaya religius diawali dengan pengenalan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan budaya religius. Pengenalan budaya religius dilaksanakan pada kegiatan masa orientasi siswa (MOS), kegiatan pembelajaran rutin, dan kegiatan ekstrakurikuler. Kemudian untuk pengorganisasian budaya religius dilakukan oleh kepala madrasah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan dan yang tujuan akhirnya akan dibiasakan oleh semua warga MTs N 3 Pulosari Pemalang. Pelaksanaan kegiatan berbasis budaya religius yang bersifat pembiasaan dan rutinan yang terdiri dari kegiatan tilawatil Qur’an, kegiatan Asmaul Husna, kegiatan Sholat Dhuhur Berjama’ah, sikap 3S (Senyum, Salam, Sapa), kegiatan perayaan hari besar Islam (PHBI), dan kegiatan sedekah Jumat. Untuk keberhasilan dan sebagai dasar evaluasi pelaksanaan kegiatan berbasis budaya religius diperlukan pengawasan yang dilakukan langsung oleh pengawas madrasah dan guru bimbingan konseling (BK).
Title: Program Kepala Madrasah Berbasis Budaya Religius untuk Membentuk Kepribadian Religius
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk program budaya religius, dan implementasi budaya religius di MTs Negeri 3 Pulosari Pemalang.
Penelitian ini termasuk dalam field research menggunakan pendekatan kualitatif.
Subjek primer dalam penelitian ini adalah tiga guru dan kepala MTs N 3 Pulosari Pemalang.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kepala MTs N 3 Pulosari Pemalang berbasis budaya religius diawali dengan pengenalan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan budaya religius.
Pengenalan budaya religius dilaksanakan pada kegiatan masa orientasi siswa (MOS), kegiatan pembelajaran rutin, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Kemudian untuk pengorganisasian budaya religius dilakukan oleh kepala madrasah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan dan yang tujuan akhirnya akan dibiasakan oleh semua warga MTs N 3 Pulosari Pemalang.
Pelaksanaan kegiatan berbasis budaya religius yang bersifat pembiasaan dan rutinan yang terdiri dari kegiatan tilawatil Qur’an, kegiatan Asmaul Husna, kegiatan Sholat Dhuhur Berjama’ah, sikap 3S (Senyum, Salam, Sapa), kegiatan perayaan hari besar Islam (PHBI), dan kegiatan sedekah Jumat.
Untuk keberhasilan dan sebagai dasar evaluasi pelaksanaan kegiatan berbasis budaya religius diperlukan pengawasan yang dilakukan langsung oleh pengawas madrasah dan guru bimbingan konseling (BK).
Related Results
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
Implementasi Budaya Madrasah Dalam Perspektif Pendidikan Karakter
This research examines the implementation of madrasah culture from the perspective of character education in Madrasah through structural and cultural approaches. This study aims to...
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol, dalam hal ini kami mengangkat judul tersebut guna mengetahui bagaimana manajemen supervisi d...
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE-KABUPATEN MALANG
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE-KABUPATEN MALANG
Abstrak
Salah satu tugas kepala madrasah adalah sebagai supervisor yang membantu guru untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Selain kepala madrasah, guru sebagai sumber daya manu...
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
KEMAMPUAN MANAJERIAL KEPALA MADRASAH DAN KINERJA MENGAJAR GURU DALAM MUTU PENDIDIKAN
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusikemampuan manajerialkepala madrasah dan kinerja mengajar guru terhadap mutu Madrasah Aliyah swasta. Pendekatan yang digu...
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
Kepribadian Tokoh Ayah dan Anak dalam Novel Ayah dan Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Kajian (Psikologi Carl Gustav Jung)
ABSTRAK Kata-kata kunci: Kepribadian, Struktur kepribadian, dinamika kepribadian, perkembangan kepribadian. Penelitian ini bertujuan menganalisis novel Ayah dan Sebelas ...
SINERGITAS KOMITE DENGAN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MA MADANI ALAUDDIN, KAB. GOWA
SINERGITAS KOMITE DENGAN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MA MADANI ALAUDDIN, KAB. GOWA
Quality education is the key to building competent and civilized learners in the sense of producing outputs that are in accordance with the needs of society. Education management i...
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI RELIGIUS DAN NASIONALISME
Penulis tertarik ingin mengetahui bagaimana implementasi dari perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan Manajemen Pendidikan karakter berbasis muatan lokal aswaja ...
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah
Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah
Abstrak Manajerial kepala madrasah merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki kepala madrasah, yang mana kepala madrasah harus diasah kompetensinya dalam mengelola lembaga...

