Javascript must be enabled to continue!
Faktor Risiko Non Genetik dan Polimorfisme Promoter RegionGen CYP11B2Varian T(-344)C Aldosterone Synthasepada Pasien Hipertensi Esensial di Wilayah Pantai dan Pegunungan
View through CrossRef
Hipertensi  esensial  disebabkan  oleh  multifaktorial  dan  merupakan  penyakit  yang  kompleks  karena  melibatkan  faktor genetik  dan  lingkungan  atau  interaksi  antara  keduanya.  Polimorfisme  kandidat  gen  secara  genetik  menentukan  terjadinya hipertensi esensial. Salah satu polimorfisme yang berhubungan dengan hipertensi adalah gen  CYP11B2   varian  T(–344)C sebagai gen penyandi aldosterone synthase.   Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis interaksi   antara faktor risiko non  genetik  dengan  polimorfisme  promoter  region  gen  CYP11B2  varian  T(-344)C  pada  pasien   hipertensi  esensial   di wilayah pantai dan pegunungan, dengan desain case control study. Jumlah sampel  masing-masing kelompok kasus dan kontrol sebanyak 50 orang, sehingga keseluruhan sampel penelitian  sejumlah 100 orang.  Penentuan polimorfisme gen CYP11B2  varian  T(-344)C  menggunakan  isolasi  DNA,  polymerase  chain  reaction  (PCR)  dan  analisis  hasil  restrictrictionfragment lenght polymorphism (RFLP). Penelitian ini telah mengidentifikasi adanya polimorfisme  promoter region  gen CYP11B2  sebesar  8,3%  pada  pasien  hipertensi  esensial  di  wilayah  pantai.  Polimorfisme  berupa  adanya  mutasi  basa thymine (T) menjadi cytosine (C) pada kodon -344 pada 2 (dua) pasien hipertensi esensial di wilayah pantai. Kerentanan genetik  ditemukan  pada  individu  dengan  genotip  homozigot  TT  3  (tiga)  kali  lebih  banyak  daripada  genotip  heterozigot  TC yang  mengalami  hipertensi  esensial  baik  di  wilayah  pantai  maupun pegunungan  dan   genotip  homozigot  TT  ditemukan  8 (delapan) kali lebih banyak dari pada genotip homozigot CC di wilayah pantai. Penelitian ini memperkuat bahwa genotip TT  dan  alel  -344T  berkaitan  dengan  kecenderungan  genetik  terjadinya  hipertensi  esensial.
Brawijaya University
Title: Faktor Risiko Non Genetik dan Polimorfisme Promoter RegionGen CYP11B2Varian T(-344)C Aldosterone Synthasepada Pasien Hipertensi Esensial di Wilayah Pantai dan Pegunungan
Description:
Hipertensi  esensial  disebabkan  oleh  multifaktorial  dan  merupakan  penyakit  yang  kompleks  karena  melibatkan  faktor genetik  dan  lingkungan  atau  interaksi  antara  keduanya.
 Polimorfisme  kandidat  gen  secara  genetik  menentukan  terjadinya hipertensi esensial.
Salah satu polimorfisme yang berhubungan dengan hipertensi adalah gen  CYP11B2   varian  T(–344)C sebagai gen penyandi aldosterone synthase.
  Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis interaksi   antara faktor risiko non  genetik  dengan  polimorfisme  promoter  region  gen  CYP11B2  varian  T(-344)C  pada  pasien   hipertensi  esensial   di wilayah pantai dan pegunungan, dengan desain case control study.
Jumlah sampel  masing-masing kelompok kasus dan kontrol sebanyak 50 orang, sehingga keseluruhan sampel penelitian  sejumlah 100 orang.
 Penentuan polimorfisme gen CYP11B2  varian  T(-344)C  menggunakan  isolasi  DNA,  polymerase  chain  reaction  (PCR)  dan  analisis  hasil  restrictrictionfragment lenght polymorphism (RFLP).
Penelitian ini telah mengidentifikasi adanya polimorfisme  promoter region  gen CYP11B2  sebesar  8,3%  pada  pasien  hipertensi  esensial  di  wilayah  pantai.
 Polimorfisme  berupa  adanya  mutasi  basa thymine (T) menjadi cytosine (C) pada kodon -344 pada 2 (dua) pasien hipertensi esensial di wilayah pantai.
Kerentanan genetik  ditemukan  pada  individu  dengan  genotip  homozigot  TT  3  (tiga)  kali  lebih  banyak  daripada  genotip  heterozigot  TC yang  mengalami  hipertensi  esensial  baik  di  wilayah  pantai  maupun pegunungan  dan   genotip  homozigot  TT  ditemukan  8 (delapan) kali lebih banyak dari pada genotip homozigot CC di wilayah pantai.
Penelitian ini memperkuat bahwa genotip TT  dan  alel  -344T  berkaitan  dengan  kecenderungan  genetik  terjadinya  hipertensi  esensial.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ALDOSTERONE IS A VASCULAR CALCIFICATION PROMOTING FACTOR
ALDOSTERONE IS A VASCULAR CALCIFICATION PROMOTING FACTOR
Objectives
Aim: To observe aortic and cardiac aldosterone expression and its receptor changes in rats with vascular calcification, and exogenous aldosterone effec...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
Profil Hipertensi pada Anak di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Profil Hipertensi pada Anak di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Latar belakang. Hipertensi pada anak masih mendapat perhatian yang serius karena dapat menimbulkan cacat menetap dan berakibat kematian. Prevalensi hipertensi anak tidak diketahui ...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...

