Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kritik Sosial Dalam Iklan “Tikus Rakus” Marjan 2026: Analisis Wacana Kritis Perspektif <i>Norman Fairclough</i>

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial dan relasi kuasa yang direpresentasikan dalam iklan Marjan 2026 yang berjudul “Tikus Rakus” dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Iklan tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga berfungsi sebagai teks yang mengandung makna ideologis dan sosial dalam masyarakat. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan, dan metode pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi cuplikan visual, cerita, dan dialog yang ditemukan dalam iklan. Analisis wacana kritis terdiri dari tiga dimensi: teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol "tikus rakus" berfungsi sebagai simbol keserakahan dan kontrol kekuasaan. Iklan membangun karakter yang rakus dan dominan dalam dimensi teks dan visual. Iklan, dalam konteks praktik wacana, dibuat dan didistribusikan melalui media digital, memungkinkan berbagai interpretasi audiens. Iklan, di sisi lain, mengkritik tindakan keserakahan yang bertentangan dengan prinsip moral masyarakat. Oleh karena itu, iklan ini tidak hanya menyampaikan pesan komersial tetapi juga memberikan kritik sosial yang berkaitan dengan keadaan masyarakat saat ini.
Title: Kritik Sosial Dalam Iklan “Tikus Rakus” Marjan 2026: Analisis Wacana Kritis Perspektif <i>Norman Fairclough</i>
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial dan relasi kuasa yang direpresentasikan dalam iklan Marjan 2026 yang berjudul “Tikus Rakus” dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough.
 Iklan tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga berfungsi sebagai teks yang mengandung makna ideologis dan sosial dalam masyarakat.
Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan, dan metode pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi cuplikan visual, cerita, dan dialog yang ditemukan dalam iklan.
Analisis wacana kritis terdiri dari tiga dimensi: teks, praktik wacana, dan praktik sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol "tikus rakus" berfungsi sebagai simbol keserakahan dan kontrol kekuasaan.
Iklan membangun karakter yang rakus dan dominan dalam dimensi teks dan visual.
Iklan, dalam konteks praktik wacana, dibuat dan didistribusikan melalui media digital, memungkinkan berbagai interpretasi audiens.
Iklan, di sisi lain, mengkritik tindakan keserakahan yang bertentangan dengan prinsip moral masyarakat.
Oleh karena itu, iklan ini tidak hanya menyampaikan pesan komersial tetapi juga memberikan kritik sosial yang berkaitan dengan keadaan masyarakat saat ini.

Related Results

Kritik Sosial Dalam Iklan “Tikus Rakus” Marjan 2026: Analisis Wacana Kritis Perspektif <i>Norman Fairclough</i>
Kritik Sosial Dalam Iklan “Tikus Rakus” Marjan 2026: Analisis Wacana Kritis Perspektif <i>Norman Fairclough</i>
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial dan relasi kuasa yang direpresentasikan dalam iklan Marjan 2026 yang berjudul “Tikus Rakus” dengan menggunakan pen...
Analisis Konsep Komunikasi Periklanan dan Pemasaran Dalam Iklan Marjan Ramadahan 2024
Analisis Konsep Komunikasi Periklanan dan Pemasaran Dalam Iklan Marjan Ramadahan 2024
Analisis konsep komunikasi periklanan dan pemasaran dalam iklan Marjan Ramadahan 2024 ini akan mendalami bagaimana strategi komunikasi pemasaran iklan Marjan Ramadhan 2024 ini, yan...
Analisis Dimensi Teks pada Lirik Lagu "Tanpa Pamrih" Karya Feby Putri (Teori Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk)
Analisis Dimensi Teks pada Lirik Lagu "Tanpa Pamrih" Karya Feby Putri (Teori Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk)
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah analisis dimensi teks wacana kritis model Teun A. Van Dijk yang terdapat pada lirik lagu “Tanpa Pamrih” karya Feby Putri?, b...
Kontra Ideologi Rasisme dalam Iklan Kosmetik dan Kecantikan: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
Kontra Ideologi Rasisme dalam Iklan Kosmetik dan Kecantikan: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membedah serta mendeskripsikan kontra ideologi rasisme dalam iklan kosmetik dan kecantikan. Iklan sebagai salah satu media untuk mempersuasi...
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
KRITIK SENI DAN FUNGSI MELAKUKAN KRITIK SENI
Art criticism is a process of evaluating and inputting a work of art. The purpose of doing art criticism is to provide improvements to a work of art to make it even better. The met...
Kritik Sosial Melalui Penggambaran Feminis Laki-laki dalam Keluarga pada Iklan YouTube
Kritik Sosial Melalui Penggambaran Feminis Laki-laki dalam Keluarga pada Iklan YouTube
Penelitian ini merupakan penelitian analisis semiotika yang bertujuan untuk mengungkap kritik sosial dalam iklan Alfamart-Gopay versi "ibuku, pahlawanku". Yang menarik perhatian pe...
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Rancang Bangun Prototype Alat Pengusir Tikus Dengan Pemanfaatan Gelombang Ultrasonik Berbasis Internet Of Things
Tikus merupakan hewan pengerat yang mendatangkan kerugian, baik di rumah maupun industri. Tikus yang berkeliaran di dalam rumah (Rattus rattus, Rattus tanezumi dan jenis lain) meru...
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Kajian Intertekstual pada Lirik Lagu Iwan Fals “Tikus-Tikus Kantor” dan pada Lirik Lagu Slank “Gosip Jalanan”
Song lyrics are a literary genre, because there are similarities between existing elements and elements possessed by poetry, so it can be said that song lyrics and poetry are the s...

Back to Top