Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Toleransi dan Pluralisme Menurut Pengalaman Masyarakat Bidayuh

View through CrossRef
Abstract Saudara baru dalam masyarakat Bidayuh mempamerkan toleransi yang tinggi melalui kerjasama dan kesediaan untuk kekal tinggal bersama dan menjalin hubungan intim dengan ahli keluarga yang berbeza agama. Sikap dan perlakuan ini mempamerkan unsur pluralisme agama, sama ada dalam keadaan sedar ataupun tanpa disedari, ataupun mungkin di luar daripada batas pengetahuan mereka yang baru berjinak mempelajari dan memahami ajaran Islam. Sehubungan itu, makalah ini membincangkan sejauh mana pengalaman toleransi dan pluralisme agama masyarakat Bidayuh melalui amalan tinggal bersama dan berkongsi perayaan kebesaran agama yang menjadi kelaziman masyarakat tersebut boleh diklasifikasikan sebagai penerimaan unsur pluralisme agama. Ia juga meneliti sama ada pluralisme agama ini boleh disamakan dengan toleransi yang merujuk kepada kesediaan menjalin hubungan intim dan harmoni dengan ahli keluarga yang berbeza agama. Akhirnya, didapati bahawa pengalaman masyarakat Bidayuh berhubung toleransi dan pluralisme agama berlaku secara natural. Masyarakat ini tidak memahami konsep yang dibahaskan dalam isu hubungan antara umat beragama, tetapi telah lama mengaplikasikannya dalam dialog kehidupan mereka, khususnya antara Muslim dengan non Muslim yang ditonjolkan melalui amalan toleransi yang tinggi dan fahaman pluralisme yang diertikan sebagai keupayaan meraikan kepelbagaian.
Title: Toleransi dan Pluralisme Menurut Pengalaman Masyarakat Bidayuh
Description:
Abstract Saudara baru dalam masyarakat Bidayuh mempamerkan toleransi yang tinggi melalui kerjasama dan kesediaan untuk kekal tinggal bersama dan menjalin hubungan intim dengan ahli keluarga yang berbeza agama.
Sikap dan perlakuan ini mempamerkan unsur pluralisme agama, sama ada dalam keadaan sedar ataupun tanpa disedari, ataupun mungkin di luar daripada batas pengetahuan mereka yang baru berjinak mempelajari dan memahami ajaran Islam.
Sehubungan itu, makalah ini membincangkan sejauh mana pengalaman toleransi dan pluralisme agama masyarakat Bidayuh melalui amalan tinggal bersama dan berkongsi perayaan kebesaran agama yang menjadi kelaziman masyarakat tersebut boleh diklasifikasikan sebagai penerimaan unsur pluralisme agama.
Ia juga meneliti sama ada pluralisme agama ini boleh disamakan dengan toleransi yang merujuk kepada kesediaan menjalin hubungan intim dan harmoni dengan ahli keluarga yang berbeza agama.
Akhirnya, didapati bahawa pengalaman masyarakat Bidayuh berhubung toleransi dan pluralisme agama berlaku secara natural.
Masyarakat ini tidak memahami konsep yang dibahaskan dalam isu hubungan antara umat beragama, tetapi telah lama mengaplikasikannya dalam dialog kehidupan mereka, khususnya antara Muslim dengan non Muslim yang ditonjolkan melalui amalan toleransi yang tinggi dan fahaman pluralisme yang diertikan sebagai keupayaan meraikan kepelbagaian.

Related Results

Pandangan MUI terhadap Pluralisme Agama
Pandangan MUI terhadap Pluralisme Agama
Religious pluralisme among Muslims itself raises pros and cons, acceptance on the one hand and resistance on the other. Supporters of religious pluralisme argue that this idea is a...
Contemporary Bidayuh Vernacular Architecture
Contemporary Bidayuh Vernacular Architecture
<p><strong>In Sarawak, Malaysia, many new buildings stand in stark contrast to the local traditional Bidayuh Longhouses and Baruks. The lack of representation and respe...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Partai Islam dan Pluralisme: Kajian atas Pandangan dan Sikap Politik Partai Masyumi
Partai Islam dan Pluralisme: Kajian atas Pandangan dan Sikap Politik Partai Masyumi
Koherensi Islam dan pluralisme di Indonesia berawal dari realitas masyarakat Indonesia yang sangatlah pluralis, baik dari segi etnis, adat istiadat, maupun agama. Selain Islam, rea...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Pendidikan Pluralisme Dalam Kurikulum Bagi Siswa Sma Kristen Yakin Hidup Sukses (YHS)
Pengaruh Pendidikan Pluralisme Dalam Kurikulum Bagi Siswa Sma Kristen Yakin Hidup Sukses (YHS)
Abstract: Education plays an important role in shaping one's character and worldview. In Indonesia, with its high diversity of religions and beliefs, pluralism education has become...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pluralisme Agama daripada Pemikiran Muhammad Uthman El-Muhammady
Pluralisme Agama daripada Pemikiran Muhammad Uthman El-Muhammady
Abstrak: Pluralisme yang membawa maksud kepelbagaian agama diterima secara baik, namun apabila perkataan ini digabungkan dengan agama dan membawa maksud menyamaratakan semua agama ...

Back to Top