Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kebenaran Ilmiah dalam Perspektif Filsafat

View through CrossRef
Penelitian ini berjudul Kebenaran Ilmiah dalam Perspektif Filsafat tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana Kebenaran Ilmiah dalam Perspektif Filsafat, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, dengan tujuan untuk menganalisis mengenai kebenaran ilmiah dalam perspektif filsafat ilmu. studi kepustakaan dalam penelitian ini yaitu dengan mengadakan telaah terhadap buku-buku dan jurnal-jurnal serta penelitian terdahulu mengenai kebenaran ilmiah dalam perspektif filsafat Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: Hakikat Kebenaran itu adalah kesesuaian antara sebuah pernyataan dengan sebuah kenyataan itu sendiri. Kriteria Kebenaran Ilmiah itu diketahui melalui teori korespondensi, konsistensi, pragmatism, dan religius. Jenis kebenaran ilmiah itu terbagi kepada, yaitu: epistemologis, ontologis dan semantis. Sedangkan sifat kebenaran ilmiah, yaitu: rasional-logis, empiris dan pragmatis. Cara mendapatkan kebenaran ilmiah dalam filsafat yaitu melalui pendekatan empiris, rasional, intuitif, religius, otoritas, dan pendekatan ilmiah.
Title: Kebenaran Ilmiah dalam Perspektif Filsafat
Description:
Penelitian ini berjudul Kebenaran Ilmiah dalam Perspektif Filsafat tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana Kebenaran Ilmiah dalam Perspektif Filsafat, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan, dengan tujuan untuk menganalisis mengenai kebenaran ilmiah dalam perspektif filsafat ilmu.
studi kepustakaan dalam penelitian ini yaitu dengan mengadakan telaah terhadap buku-buku dan jurnal-jurnal serta penelitian terdahulu mengenai kebenaran ilmiah dalam perspektif filsafat Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: Hakikat Kebenaran itu adalah kesesuaian antara sebuah pernyataan dengan sebuah kenyataan itu sendiri.
Kriteria Kebenaran Ilmiah itu diketahui melalui teori korespondensi, konsistensi, pragmatism, dan religius.
Jenis kebenaran ilmiah itu terbagi kepada, yaitu: epistemologis, ontologis dan semantis.
Sedangkan sifat kebenaran ilmiah, yaitu: rasional-logis, empiris dan pragmatis.
Cara mendapatkan kebenaran ilmiah dalam filsafat yaitu melalui pendekatan empiris, rasional, intuitif, religius, otoritas, dan pendekatan ilmiah.

Related Results

Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Filsafat Ilmu merupakan salah satu cabang khusus dari Filsafat yang memiliki kedudukan dan posisi yang strategis dalam membangun paradigma ilmu di Indonesia. Penelitian ini akan me...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
Pengantar Redaksi
Pengantar Redaksi
Jurnal Filsafat Volume 30 No. 1 Februari 2020 ini menghadirkan enam artikel dengan cakupan tema yang cukup beragama dari post-truth, ke isu lingkungan dan hak hewan hingga perdebat...
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
Filsafat hukum adalah filsafat yang akan kita bahas dalam pembahasan kali ini, bukan filsafat yang lain entah itu filsafat agama, filsafat pengetahuan ataupun filsafat etika. Filsa...
Keterkaitan Filsafat Matematika dengan Model Pembelajaran Berbasis IT
Keterkaitan Filsafat Matematika dengan Model Pembelajaran Berbasis IT
Filsafat dan matematika mempunyai keterkaitan dalam pembelajaran matematika, keterkaitan dapat dilihat pada model pembelajaran matematika terutama yang berbasis konstruktivistik da...
PARADIGMA KEADILAN DALAM PENEGAKAN HUKUM NEGARA BERDASARKAN TEORI KEBENARAN PERSPEKTIF FILSAFAT HUKUM ISLAM
PARADIGMA KEADILAN DALAM PENEGAKAN HUKUM NEGARA BERDASARKAN TEORI KEBENARAN PERSPEKTIF FILSAFAT HUKUM ISLAM
Dalam setiap penegakan hukum pastinya senantiasa memperjuangkan nilai-nilai keadilan. Keadilan secara substantif sangat diperlukan, karena pada setiap perkara mengandung adanya pel...
KEBENARAN HUKUM PERSPEKTIF FILSAFAT HUKUM
KEBENARAN HUKUM PERSPEKTIF FILSAFAT HUKUM
Memahami kebenaran hukum dari sisi filsafat hukum, harus diawali dengan memahami pengertian dan tujuan hukum itu sendiri. Hukum secara sederhana dapat diartikan sebagai sekumpulan ...

Back to Top