Javascript must be enabled to continue!
Tatalaksana Komorbid pada Pasien Terkonfirmasi Covid-19
View through CrossRef
ABSTRAK Seiring perkembangan kasus COVID-19, terdapat 10-20% kasus memiliki fenomena 75% pasien COVID-19 yang dirawat memiliki setidaknya satu komorbid. Hal ini meningkatkan morbiditas dan mortalitas kasus COVID-19 dan pembiayaan kesehatan. Pemerintah dan tenaga medis terus berupaya meminimalkan komplikasi akibat komorbid COVID-19 tersebut melalui program vaksinasi, sosialisasi protokol kesehatan, kebijakan PPKM dan perawatan yang intensif. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) dalam bentuk webinar dengan topik ‘tatalaksana komplikasi komorbid pada pasien terkonfirmasi COVID-19’ merupakan kerjasama antara Fakultas keperawatan dan Fakultas kedokteran UPH. Edukasi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam mengenal komplikasi akibat komorbid pada pasien terkonfirmasi COVID-19 serta tatalaksananya sehingga dapat menolong diri sendiri, keluarga dan orang lain di sekitarnya. Hal ini kemudian secara tidak langsung dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas terkait COVID-19. Webinar dilaksanakan pada 4 November menggunakan zoom. Webinar diikuti sebanyak 73 peserta yang berasal dari beragam daerah di Indonesia, dengan karakteristik mayoritas yaitu; berasal dari Jabodetabek (89,04%), perempuan (74%), usia < 20 tahun (53,42%), mahasiswa (57,53%), memiliki Riwayat terinfeksi COVID-19 (65,8%) dan tidak memiliki penyakit lain sebagai komorbid (67,12%).Pengetahuan peserta masuk kategori baik dimana memiliki nilai pre-test; Mean 77,26 dan Median 80. Nilai post-test; Mean 81,06 dan Median 90. Edukasi yang diberikan berdampak dalam meningkatkan pengetahuan melalui edukasi yaitu sebesar 3,8 point nilai mean dan sebesar 10 point nilai median. Edukasi kesehatan dapat terus dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalan tatalaksana komorbid pada COVID-19. Kata Kunci: Komorbid COVID-19, Pasien terkonfirmasi ABSTRACT As COVID-19 cases develop, 10-20% of cases have the phenomenon of 75% of treated COVID-19 patients having at least one comorbidity. This increases the morbidity and mortality of COVID-19 cases and health financing. The government and medical personnel continue to strive to minimize complications due to COVID-19 comorbidities through vaccination programs, socialization of health protocols, PPKM policies and intensive care. This community service in the form of a webinar with the topic 'management of comorbid complications in confirmed COVID-19 patients' is a collaboration between the Faculty of Nursing and the Faculty of Medicine of UPH. Education is intended to promote community understanding and awareness. in recognizing complications due to comorbidities in confirmed COVID-19 patients and their management so that they can help themselves, their families, and others around them. This can thus indirectly reduce COVID-19 mortality and morbidity. The webinar was held on November 4 using zoom. The webinar was attended by 73 participants from various regions in Indonesia, with the majority characteristics namely, coming from Jabodetabek (89.04%), female (74%), age <20 years (53.42%), university students (57.53%), having a history of COVID-19 infection (65.8%) and not having other diseases as comorbidities (67.12%). Participants' knowledge is in the good category where it has a pre-test value; Mean 77.26 and Median 80. Post-test value; Mean 81.06 and Median 90. The education provided has an impact in increasing knowledge through education, namely by 3.8 points of mean value and by 10 points of median value. Health education can continue to be carried out in increasing public knowledge and awareness in managing comorbidities in COVID-19. Keywords: COVID-19 comorbidities, confirmed patients
Universitas Malahayati Bandar Lampung
Title: Tatalaksana Komorbid pada Pasien Terkonfirmasi Covid-19
Description:
ABSTRAK Seiring perkembangan kasus COVID-19, terdapat 10-20% kasus memiliki fenomena 75% pasien COVID-19 yang dirawat memiliki setidaknya satu komorbid.
Hal ini meningkatkan morbiditas dan mortalitas kasus COVID-19 dan pembiayaan kesehatan.
Pemerintah dan tenaga medis terus berupaya meminimalkan komplikasi akibat komorbid COVID-19 tersebut melalui program vaksinasi, sosialisasi protokol kesehatan, kebijakan PPKM dan perawatan yang intensif.
Pengabdian kepada masyarakat (PkM) dalam bentuk webinar dengan topik ‘tatalaksana komplikasi komorbid pada pasien terkonfirmasi COVID-19’ merupakan kerjasama antara Fakultas keperawatan dan Fakultas kedokteran UPH.
Edukasi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam mengenal komplikasi akibat komorbid pada pasien terkonfirmasi COVID-19 serta tatalaksananya sehingga dapat menolong diri sendiri, keluarga dan orang lain di sekitarnya.
Hal ini kemudian secara tidak langsung dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas terkait COVID-19.
Webinar dilaksanakan pada 4 November menggunakan zoom.
Webinar diikuti sebanyak 73 peserta yang berasal dari beragam daerah di Indonesia, dengan karakteristik mayoritas yaitu; berasal dari Jabodetabek (89,04%), perempuan (74%), usia < 20 tahun (53,42%), mahasiswa (57,53%), memiliki Riwayat terinfeksi COVID-19 (65,8%) dan tidak memiliki penyakit lain sebagai komorbid (67,12%).
Pengetahuan peserta masuk kategori baik dimana memiliki nilai pre-test; Mean 77,26 dan Median 80.
Nilai post-test; Mean 81,06 dan Median 90.
Edukasi yang diberikan berdampak dalam meningkatkan pengetahuan melalui edukasi yaitu sebesar 3,8 point nilai mean dan sebesar 10 point nilai median.
Edukasi kesehatan dapat terus dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalan tatalaksana komorbid pada COVID-19.
Kata Kunci: Komorbid COVID-19, Pasien terkonfirmasi ABSTRACT As COVID-19 cases develop, 10-20% of cases have the phenomenon of 75% of treated COVID-19 patients having at least one comorbidity.
This increases the morbidity and mortality of COVID-19 cases and health financing.
The government and medical personnel continue to strive to minimize complications due to COVID-19 comorbidities through vaccination programs, socialization of health protocols, PPKM policies and intensive care.
This community service in the form of a webinar with the topic 'management of comorbid complications in confirmed COVID-19 patients' is a collaboration between the Faculty of Nursing and the Faculty of Medicine of UPH.
Education is intended to promote community understanding and awareness.
in recognizing complications due to comorbidities in confirmed COVID-19 patients and their management so that they can help themselves, their families, and others around them.
This can thus indirectly reduce COVID-19 mortality and morbidity.
The webinar was held on November 4 using zoom.
The webinar was attended by 73 participants from various regions in Indonesia, with the majority characteristics namely, coming from Jabodetabek (89.
04%), female (74%), age <20 years (53.
42%), university students (57.
53%), having a history of COVID-19 infection (65.
8%) and not having other diseases as comorbidities (67.
12%).
Participants' knowledge is in the good category where it has a pre-test value; Mean 77.
26 and Median 80.
Post-test value; Mean 81.
06 and Median 90.
The education provided has an impact in increasing knowledge through education, namely by 3.
8 points of mean value and by 10 points of median value.
Health education can continue to be carried out in increasing public knowledge and awareness in managing comorbidities in COVID-19.
Keywords: COVID-19 comorbidities, confirmed patients.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Profil Ibu Bersalin Terkonfirmasi COVID-19 di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
Profil Ibu Bersalin Terkonfirmasi COVID-19 di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
LATAR BELAKANG: COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-Cov-2 menyerang semua rentang usia manusia termasuk kelompok rentan. Salah satu kelompok rentan tersebut adalah ibu hamil. Ibu me...
Gambaran Hasil Laboratorium pada Pasien Covid-19 Sebelum dan Setelah Terapi Plasma Konvalesen di Makassar Periode 2020-2021
Gambaran Hasil Laboratorium pada Pasien Covid-19 Sebelum dan Setelah Terapi Plasma Konvalesen di Makassar Periode 2020-2021
COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh strain baru dari coronavirus, yaitu SARS-CoV-2. Penularan virus ini sangat cepat, hingga penyebaran virus ini telah mewabah ke berb...
KORELASI PENINGKATAN KADAR TROPONIN-I DENGAN MORTALITAS PADA PASIEN DEWASA TERKONFIRMASI COVID-19
KORELASI PENINGKATAN KADAR TROPONIN-I DENGAN MORTALITAS PADA PASIEN DEWASA TERKONFIRMASI COVID-19
Jantung adalah organ kedua setelah paru-paru yang banyak dipengaruhi oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus-2 (SARS CoV-2), mengalami cedera akibat virus tersebut dita...
Faktor Risiko Mortalitas Pasien COVID-19 Acute Respiratory Distress Syndrome di RSUD Al-Ihsan
Faktor Risiko Mortalitas Pasien COVID-19 Acute Respiratory Distress Syndrome di RSUD Al-Ihsan
Abstract. Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) is a common complications in COVID-19 patients. The prevalence of ARDS caused by COVID-19, which is subsequently referred to as...
Burden of the Beast
Burden of the Beast
Introduction
Throughout the COVID-19 pandemic, and its fluctuating waves of infections and the emergence of new variants, Indigenous populations in Australia and worldwide have re...

