Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Pemberian Bungkil Inti Sawit Fermentasi dengan Level Berbeda terhadap Pertambahan Bobot Badan Kambing Cross Boer Jantan Lepas Sapih
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian bungkil inti sawit fermentasi dengan level berbeda terhadap pertambahan bobot badan kambing Cross Boer jantan lepas sapih. Penelitian ini menggunakan 4 ekor kambing Cross Boer jantan lepas sapih berumur 11 bulan, 13 bulan, 15 bulan, dan 16 bulan dengan bobot badan awal 17-20 kg. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBL) dengan 4 perlakuan pemberian bungkil inti sawit dan 4 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah sebagai berikut: P0= pakan basal, P1= pakan basal + 15% bungkil inti sawit fermentasi, P2= pakan basal + 30% bungkil inti sawit fermentasi, P3= pakan basal + 45% bungkil inti sawit fermentasi. Percobaan dilaksanakan selama 56 hari. Hasil penelitian menunjukkan pemberian bungkil inti sawit fermentasi (P1, P2, P3) nyata menghasilkan konsumsi pakan yang lebih tinggi dibanding tanpa pemberian bungkil inti sawit fermentasi (P0), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan beratbadan kambing
LPPM Universitas Puangrimaggalatung
Title: Pengaruh Pemberian Bungkil Inti Sawit Fermentasi dengan Level Berbeda terhadap Pertambahan Bobot Badan Kambing Cross Boer Jantan Lepas Sapih
Description:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian bungkil inti sawit fermentasi dengan level berbeda terhadap pertambahan bobot badan kambing Cross Boer jantan lepas sapih.
Penelitian ini menggunakan 4 ekor kambing Cross Boer jantan lepas sapih berumur 11 bulan, 13 bulan, 15 bulan, dan 16 bulan dengan bobot badan awal 17-20 kg.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBL) dengan 4 perlakuan pemberian bungkil inti sawit dan 4 ulangan.
Perlakuan yang diterapkan adalah sebagai berikut: P0= pakan basal, P1= pakan basal + 15% bungkil inti sawit fermentasi, P2= pakan basal + 30% bungkil inti sawit fermentasi, P3= pakan basal + 45% bungkil inti sawit fermentasi.
Percobaan dilaksanakan selama 56 hari.
Hasil penelitian menunjukkan pemberian bungkil inti sawit fermentasi (P1, P2, P3) nyata menghasilkan konsumsi pakan yang lebih tinggi dibanding tanpa pemberian bungkil inti sawit fermentasi (P0), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan beratbadan kambing.
Related Results
HUBUNGAN BOBOT LAHIR DENGAN BOBOT SAPIH DOMBA GARUT JANTAN DAN BETINA PADA BERBAGAI TIPE KELAHIRAN DI UPTD-BPPTDK MARGAWATI GARUT Correlation Between Birth Weight With Weaning Weight Of Male And Female Garut Sheep In Various Birth Types At Uptd Bpptdk Ma
HUBUNGAN BOBOT LAHIR DENGAN BOBOT SAPIH DOMBA GARUT JANTAN DAN BETINA PADA BERBAGAI TIPE KELAHIRAN DI UPTD-BPPTDK MARGAWATI GARUT Correlation Between Birth Weight With Weaning Weight Of Male And Female Garut Sheep In Various Birth Types At Uptd Bpptdk Ma
Penelitian dilaksanakan di Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Domba dan Kambing (UPTD BPPTDK) Margawati Garut yang dilaksanakan pada Maret sampai S...
PARTIAL DIALLEL CROSS ANALYSIS AMONG THREE BREEDS OF PIG FOR PRODUCTIVE AND REPRODUCTIVE TRAITS
PARTIAL DIALLEL CROSS ANALYSIS AMONG THREE BREEDS OF PIG FOR PRODUCTIVE AND REPRODUCTIVE TRAITS
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi general combining ability (GCA) dan specific cobining ability (SCA) untuk sifat produksi dan reproduksi pada babi. Materi yang d...
Liveweight Gain Response of Bali Bulls Fed Leucaena and Cassava Peels to Increasing Levels of Fermented Corn Stover in Diets
Liveweight Gain Response of Bali Bulls Fed Leucaena and Cassava Peels to Increasing Levels of Fermented Corn Stover in Diets
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi optimal pemberian lamtoro dan jerami jagung fermentasi pada tingkat pemberian kulit ubi kayu yang tetap dalam ransum sapi Bali j...
PEMANFAATAN KULIT DAGING BUAH KOPI FERMENTASI MOL (MIKROORGANISME LOKAL) SEBAGAI RANSUM DALAM BENTUK PELET TERHADAP PERFORMANS KELINCI PERANAKAN REX JANTAN LEPAS SAPIH (
PEMANFAATAN KULIT DAGING BUAH KOPI FERMENTASI MOL (MIKROORGANISME LOKAL) SEBAGAI RANSUM DALAM BENTUK PELET TERHADAP PERFORMANS KELINCI PERANAKAN REX JANTAN LEPAS SAPIH (
Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh dari pemanfaatan kulit daging buah kopi fermentasimikroorganisme lokal (MOL) sebagai ransum dalam bentuk pelet terhadap performans kelin...
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Abstract
This study aims to study the effect of the length of the time of final fermentation (final proofing) in making Japanese Milk Bread. This research was conducted at th...
ANALISIS KARAKTERISTIK KIMIA BUNGKIL KELAPA DENGAN PENGARUH MEDIA FERMENTASI
ANALISIS KARAKTERISTIK KIMIA BUNGKIL KELAPA DENGAN PENGARUH MEDIA FERMENTASI
Bungkil merupakan limbah kelapa yang dimanfaatkan masyarakat sebagai pakan ternak. Inovasi pada penelitian ini memanfaatkan bungkil sebagai bahan pangan dengan tambahan rempah-rem...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Penelitian ini telah dilaksanakan di RPH Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara selama 2 bulan dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bobot potong te...

