Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kepemimpinan Kolaboratif dan Keterlibatan Jemaat dalam Gereja Kecil Tanpa Pendeta

View through CrossRef
Masalah utama yang dihadapi gereja kecil tanpa pendeta tetap adalah bagaimana menjalankan kepemimpinan yang efektif dan inklusif, mengingat keterbatasan sumber daya manusia dan pengelolaan gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan kepemimpinan kolaboratif di gereja kecil, serta menilai pengaruhnya terhadap keterlibatan jemaat dalam pengambilan keputusan, pelayanan ibadah, dan pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei, melibatkan 30 responden dari jemaat yang terlibat langsung dalam kegiatan gereja. Lokus penelitian ini adalah jemaat kecil tanpa pendeta tetap yang terletak di Desa Bentean, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jemaat aktif dalam pengambilan keputusan dan terdapat transparansi keuangan yang tinggi, terdapat tantangan dalam pemberdayaan jemaat dalam pelayanan ibadah dan pembagian tugas. Keberhasilan kepemimpinan kolaboratif di gereja kecil sangat bergantung pada komunikasi terbuka dan partisipasi aktif jemaat, tetapi perlu ada peningkatan dalam pelibatan jemaat dalam perencanaan anggaran dan pelayanan rohani. Kesimpulannya, kepemimpinan kolaboratif memberikan dampak positif terhadap keterlibatan jemaat, namun membutuhkan pengembangan lebih lanjut dalam hal pemberdayaan dan distribusi tugas yang merata.
Title: Kepemimpinan Kolaboratif dan Keterlibatan Jemaat dalam Gereja Kecil Tanpa Pendeta
Description:
Masalah utama yang dihadapi gereja kecil tanpa pendeta tetap adalah bagaimana menjalankan kepemimpinan yang efektif dan inklusif, mengingat keterbatasan sumber daya manusia dan pengelolaan gereja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan kepemimpinan kolaboratif di gereja kecil, serta menilai pengaruhnya terhadap keterlibatan jemaat dalam pengambilan keputusan, pelayanan ibadah, dan pengelolaan keuangan.
Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei, melibatkan 30 responden dari jemaat yang terlibat langsung dalam kegiatan gereja.
Lokus penelitian ini adalah jemaat kecil tanpa pendeta tetap yang terletak di Desa Bentean, Kecamatan Banggai Selatan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jemaat aktif dalam pengambilan keputusan dan terdapat transparansi keuangan yang tinggi, terdapat tantangan dalam pemberdayaan jemaat dalam pelayanan ibadah dan pembagian tugas.
Keberhasilan kepemimpinan kolaboratif di gereja kecil sangat bergantung pada komunikasi terbuka dan partisipasi aktif jemaat, tetapi perlu ada peningkatan dalam pelibatan jemaat dalam perencanaan anggaran dan pelayanan rohani.
Kesimpulannya, kepemimpinan kolaboratif memberikan dampak positif terhadap keterlibatan jemaat, namun membutuhkan pengembangan lebih lanjut dalam hal pemberdayaan dan distribusi tugas yang merata.

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
TRAINING APLIKASI ADMINISTRASI GEREJA KATOLIK
TRAINING APLIKASI ADMINISTRASI GEREJA KATOLIK
Gereja Katolik bukan hanya tempat ibadah, gereja menjadi sarana untuk mengabdi kepada Tuhan yang diwujudkan dalam kegiatan pelayanan gereja. Sasaran kegiatan PKM tahun 2020 adalah ...
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
Gereja Visioner Panggilan Memuridkan “Bangsa”
 A visionary church is the dream of every pastor and church congregation, but in the current reality the church is not doing what it wants and expected so that the visionary church...
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Pentingnya Penginjilan Bagi Pertumbuhan Gereja dalam Perintisan Jemaat Baru
Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang menjalankan tugas utamanya terhadap penginjilan. Tugas penginjilan adalah tugas semua orang percaya tanpa terkecuali. Dipertajamkan langsun...
Menjadi Pemimpin Musik Gereja Yang Handal
Menjadi Pemimpin Musik Gereja Yang Handal
Beberapa tahun terakhir ini, pertumbuhan jemaat gereja-gereja ( khususnya gereja Injili ) semakin hari semakin lambat dan bahkan merasa tidak dapat bertumbuh baik secara kuantitas ...
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
Gaya Komunikasi Pemimpin Jemaat Gereja Every Nation Jakarta dalam Membangun Loyalitas Jemaat
The leader of church congregation, has the role that is vital both in a church and a Christian community. This role is considered to be important due to the influence it has in man...
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...

Back to Top