Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN GENDER DALAM MANAJEMEN SUMBERDAYA PESISIR DI PANTAI KUWARU

View through CrossRef
Potensi sumberdaya pesisir Pantai Kuwaru sangat melimpah, peran gender dalam manajemen pengelolaan sumberdaya pesisir sangatlah penting. Peran gender dapat mempengaruhi manajemen sumberdaya pesisir di Pantai Kuwaru. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh peran gender terhadap sumberdaya peisisr di Pantai Kuwaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantatif. Teknik pengambilan data primer melalui idepth interview dengan kuisioner terbuka dan terstruktur. Sampel diambil menggunakan teknik purposive yang kriterianya sudah ditentukan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kaum laki – laki masih mendominasi dalam manajemen sumberdaya pesisir, 69,4% responden berjenis kelamin laki – laki sisanya 30,6% responden berjenis kelamin perempuan. Pada penelitian ini 85,7% responden merupakan kelompok usia produktif yaitu usia 20 – 64 tahun, 14,3% lainnya memasuki usia 64 – 85 tahun. Tingkat pendidikan mayoritas masyarakat usia produktif Pantai Kuwaru tingkat SD sebagian besar berjenis kelamin laki – laki dibandingkan perempuan. Pekerjaan yang berkaitan dengan manajeman sumberdaya pesisir masih didomiasi oleh kaum laki – laki seperti penangkapan ikan, tambak udang, dan penjual ikan. Namun, pada pengolahan ikan didominasi oleh kaum perempuan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen sumberdaya pesisir masih dipengaruh peran gender khususnya kaum laki – laki, sehingga masih terjadi ketimpangan gender dalam manajemen sumberdaya pesisir
Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin
Title: PERAN GENDER DALAM MANAJEMEN SUMBERDAYA PESISIR DI PANTAI KUWARU
Description:
Potensi sumberdaya pesisir Pantai Kuwaru sangat melimpah, peran gender dalam manajemen pengelolaan sumberdaya pesisir sangatlah penting.
Peran gender dapat mempengaruhi manajemen sumberdaya pesisir di Pantai Kuwaru.
Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh peran gender terhadap sumberdaya peisisr di Pantai Kuwaru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantatif.
Teknik pengambilan data primer melalui idepth interview dengan kuisioner terbuka dan terstruktur.
Sampel diambil menggunakan teknik purposive yang kriterianya sudah ditentukan oleh peneliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kaum laki – laki masih mendominasi dalam manajemen sumberdaya pesisir, 69,4% responden berjenis kelamin laki – laki sisanya 30,6% responden berjenis kelamin perempuan.
Pada penelitian ini 85,7% responden merupakan kelompok usia produktif yaitu usia 20 – 64 tahun, 14,3% lainnya memasuki usia 64 – 85 tahun.
Tingkat pendidikan mayoritas masyarakat usia produktif Pantai Kuwaru tingkat SD sebagian besar berjenis kelamin laki – laki dibandingkan perempuan.
Pekerjaan yang berkaitan dengan manajeman sumberdaya pesisir masih didomiasi oleh kaum laki – laki seperti penangkapan ikan, tambak udang, dan penjual ikan.
Namun, pada pengolahan ikan didominasi oleh kaum perempuan.
Pada penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen sumberdaya pesisir masih dipengaruh peran gender khususnya kaum laki – laki, sehingga masih terjadi ketimpangan gender dalam manajemen sumberdaya pesisir.

Related Results

STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
Kota Bengkulu adalah ibukota dari Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai hanya ± 17,22 km. Wilayah pesisir Kota Bengkulu memanjang dari Sungai...
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Abstrak- Wilayah pesisir pantai merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan, baik perubahan tersebut yang disebabkan oleh alam itu sendiri maupun oleh perbuatan manusia, oleh ...
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai September 2020 di Pantai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dengan tujuan untuk Menganalisis kesesuain kawasan ekowisata pantai kategori re...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU
Kabupaten Mukomuko berada di Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai ± 98, 218 km. Dinamika alam yang terjadi pada beberapa tahun terakhir, sep...
Peran Vegetasi Pantai dalam Menghadapi Ancaman Bahaya Pesisir
Peran Vegetasi Pantai dalam Menghadapi Ancaman Bahaya Pesisir
Pembangunan yang pesat di daerah pesisir menjadikan daerah pesisir beserta jutaan penduduk, infrastruktur, maupun aktivitas ekonomi yang ada memiliki risiko yang meningkat pula ter...
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
PENGEMBANGAN DATASET WILAYAH PESISIR BERBASIS CITRA FOTO UAV (UNMANNED AERIAL VEHICLE) DI KECAMATAN BULELENG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan dataset wilayah pesisir pada citra UAV (Unmanned Aerial Vehicle) . Sesuai UU UU No.27 tahun 2007 tentang pengelola...
COASTAL CHARACTERISTICS OF PAPELA AND ADJACENT AREA, ROTE ISLAND, EAST NUSA TENGGARA
COASTAL CHARACTERISTICS OF PAPELA AND ADJACENT AREA, ROTE ISLAND, EAST NUSA TENGGARA
Coastal typhology as data base that describes the result of interaction among geophysical element to geological elements and anthropogenic aspects. This data can provide any inform...

Back to Top