Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKTIVITAS ANALGESIK INFUSA DAN DEKOKTA DAUN PULUTAN (Urena lobata)

View through CrossRef
Latar belakang: Pulutan (Urena lobata) merupakan tanaman obat yang digunakan secara tradisional untuk pengobatan radang, infeksi dan rematik. Studi in silico menunjukkan potensi anti inflamasi dan analgetik dengan menghambat siklooksigenase-2 (COX-2) tetapi penelitian secara in vivo belum banyak dilaporkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi analgesik infusa dan dekokta daun U.lobata pada tikus. Metode: Desain penelitian ini control group post test design menggunakan tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok. Simplisia daun U. lobata dilakukan penyarian dengan metode infudasi dan dekoktasi. Dosis infusa dan dekokta U. lobata yang digunakan masing-masing 250, 500 dan 1000 mg/kg BB. Pengujian aktivitas analgesik menggunakan analgesimeter beban geser selama 4 jam. Data dianalisa menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD (p<0.05). Hasil: Pemberian infusa U. lobata 250, 500 dan 1000 mg/kg BB meningkatkan Area Under Curve (AUC) ambang nyeri berturut-turut sekitar 8 %, 10 % dan 12 % dibandingkan kelompok kontrol (p<0.05), sementara bentuk dekokta meningkatkan kurang lebih 1 %, 3 % dan 3 % (p> 0.05). Simpulan: Infusa daun U. lobata memiliki aktifitas analgesik lebih kuat dibandingkan dekokta U.lobata
Title: AKTIVITAS ANALGESIK INFUSA DAN DEKOKTA DAUN PULUTAN (Urena lobata)
Description:
Latar belakang: Pulutan (Urena lobata) merupakan tanaman obat yang digunakan secara tradisional untuk pengobatan radang, infeksi dan rematik.
Studi in silico menunjukkan potensi anti inflamasi dan analgetik dengan menghambat siklooksigenase-2 (COX-2) tetapi penelitian secara in vivo belum banyak dilaporkan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi analgesik infusa dan dekokta daun U.
lobata pada tikus.
Metode: Desain penelitian ini control group post test design menggunakan tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok.
Simplisia daun U.
lobata dilakukan penyarian dengan metode infudasi dan dekoktasi.
Dosis infusa dan dekokta U.
lobata yang digunakan masing-masing 250, 500 dan 1000 mg/kg BB.
Pengujian aktivitas analgesik menggunakan analgesimeter beban geser selama 4 jam.
Data dianalisa menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD (p<0.
05).
Hasil: Pemberian infusa U.
lobata 250, 500 dan 1000 mg/kg BB meningkatkan Area Under Curve (AUC) ambang nyeri berturut-turut sekitar 8 %, 10 % dan 12 % dibandingkan kelompok kontrol (p<0.
05), sementara bentuk dekokta meningkatkan kurang lebih 1 %, 3 % dan 3 % (p> 0.
05).
Simpulan: Infusa daun U.
lobata memiliki aktifitas analgesik lebih kuat dibandingkan dekokta U.
lobata.

Related Results

Performans Organ Internal Broiler yang Diberi Infusa Tanaman Herbal Berbasis Daun Sala, Daun Kersen, dan Daun Sirih
Performans Organ Internal Broiler yang Diberi Infusa Tanaman Herbal Berbasis Daun Sala, Daun Kersen, dan Daun Sirih
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat infusa tanaman herbal (daun sirih, daun salam, dan daun kersen) terhadap performans organ internal broiler. Penelitian ini dilakuk...
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus)
Daun sungkai (Peronema canescens Jack.) telah digunakan sebagai obat tradisional dan diketahui mengandung senyawa metabolit yang berfungsi sebagai analgetika. Tujuan penelitian ini...
PENGARUH PERENDAMAN INFUSA DAUN RUKU RUKU (Ocimum tenuiflorum L.) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIAWI DAGING SAPI
PENGARUH PERENDAMAN INFUSA DAUN RUKU RUKU (Ocimum tenuiflorum L.) TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIAWI DAGING SAPI
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman infusa daun ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum L.) terhadap sifat fisik dan kimiawi daging sapi.penelitian ini menggunakan d...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Potensi Infusa Biji Buah Pinang (Areca catechu) terhadap Tingkat Mortalitas Haemonchus contortus pada Domba
Potensi Infusa Biji Buah Pinang (Areca catechu) terhadap Tingkat Mortalitas Haemonchus contortus pada Domba
Haemonchosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing Haemonchus contortus dan sering menyerang pada domba. Kerugian ekonomi terbesar karena penyakit ini adalah mortalit...
UJI EFEK ANTIDIARE INFUSA KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L. forma typical) TERHADAP MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI OLEUM RICINI
UJI EFEK ANTIDIARE INFUSA KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L. forma typical) TERHADAP MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSI OLEUM RICINI
Penggunaan tanaman sebagai pengobatan diare merupakan sumber potensialsebagai alternatif obat tradisional.Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.)merupakan salah satu tanaman yang ...

Back to Top