Javascript must be enabled to continue!
Ekstrak Biji Labu Kuning sebagai Biodisinfektan dalam Sabun Cuci Piring Pencegah Infeksi Sistem Kekebalan pada Balita
View through CrossRef
Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi tertinggi di dunia. Dengan kepadatan penduduk yang tinggi, pola hidup buruk, dan kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan mendukung Indonesia menjadi salah satu negara penghasil limbah sampah terbanyak di dunia. Salah satu limbah yang sering dihiraukan keberadaannya adalah biji labu kuning. Walaupun biji labu kuning termasuk sampah organik, faktanya biji labu kuning dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal daripada dibuang begitu saja. Selain mengakibatkan limbah yang menumpuk, kurangnya kepedulian akan kebersihan juga membawa dampak pada ranah kebersihan peralatan makan terutama pada peralatan makan balita. Balita memiliki sistem kekebalan tubuh yang tergolong lemah sehingga rentan terserang penyakit. Alat makan yang tidak higienis menjadi salah satu media penyebaran penyakit, contohnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes yang seringkali ada pada peralatan makanan. Bakteri Listeria monocytogenes adalah bakteri yang menyerang sistem kekebalan tubuh balita dengan gejala nyeri pada otot, demam, mual, diare, hingga menimbulkan kejang. Inovasi yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan-permasalahan di atas seperti kurangnya pemanfaatan biji labu kuning, kebersihan lingkungan yang tidak terjaga, hingga kesehatan yang terganggu akibat peralatan makan yang tidak higienis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan instrumen penelitian eksperimen dan observasi. Proses eksperimen dilakukan dengan mengekstraksi biji labu kuning menggunakan teknik maserasi. Proses pembuatan sabun dengan menambahkan ekstrak biji labu kuning berkonsentrasi 75% dan 100%. Kemudian proses observasi perbandingan kedua sabun terhadap bakteri Listeria monocytogenes yang sering ditemui pada peralatan makan yang tidak higienis. Hasil penelitian ini berupa produk sabun cuci piring dengan kandungan ekstraksi biji labu kuning sebagai biodisinfektan. Produk yang dihasilkan dapat disebarluaskan setelah dilakukan uji anti-bakteri. Produk dapat menjadi solusi dalam penanganan limbah dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Ekstrak Biji Labu Kuning sebagai Biodisinfektan dalam Sabun Cuci Piring Pencegah Infeksi Sistem Kekebalan pada Balita
Description:
Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi tertinggi di dunia.
Dengan kepadatan penduduk yang tinggi, pola hidup buruk, dan kurangnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan mendukung Indonesia menjadi salah satu negara penghasil limbah sampah terbanyak di dunia.
Salah satu limbah yang sering dihiraukan keberadaannya adalah biji labu kuning.
Walaupun biji labu kuning termasuk sampah organik, faktanya biji labu kuning dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal daripada dibuang begitu saja.
Selain mengakibatkan limbah yang menumpuk, kurangnya kepedulian akan kebersihan juga membawa dampak pada ranah kebersihan peralatan makan terutama pada peralatan makan balita.
Balita memiliki sistem kekebalan tubuh yang tergolong lemah sehingga rentan terserang penyakit.
Alat makan yang tidak higienis menjadi salah satu media penyebaran penyakit, contohnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes yang seringkali ada pada peralatan makanan.
Bakteri Listeria monocytogenes adalah bakteri yang menyerang sistem kekebalan tubuh balita dengan gejala nyeri pada otot, demam, mual, diare, hingga menimbulkan kejang.
Inovasi yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan-permasalahan di atas seperti kurangnya pemanfaatan biji labu kuning, kebersihan lingkungan yang tidak terjaga, hingga kesehatan yang terganggu akibat peralatan makan yang tidak higienis.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan instrumen penelitian eksperimen dan observasi.
Proses eksperimen dilakukan dengan mengekstraksi biji labu kuning menggunakan teknik maserasi.
Proses pembuatan sabun dengan menambahkan ekstrak biji labu kuning berkonsentrasi 75% dan 100%.
Kemudian proses observasi perbandingan kedua sabun terhadap bakteri Listeria monocytogenes yang sering ditemui pada peralatan makan yang tidak higienis.
Hasil penelitian ini berupa produk sabun cuci piring dengan kandungan ekstraksi biji labu kuning sebagai biodisinfektan.
Produk yang dihasilkan dapat disebarluaskan setelah dilakukan uji anti-bakteri.
Produk dapat menjadi solusi dalam penanganan limbah dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
Related Results
ANTIBAKTERI GRAM POSITIF DAN NEGATIF DARI SEDIAAN SABUN CUCI PIRING FERMENTASI KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) SEBAGAI PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI
ANTIBAKTERI GRAM POSITIF DAN NEGATIF DARI SEDIAAN SABUN CUCI PIRING FERMENTASI KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L) SEBAGAI PRODUK BIOTEKNOLOGI FARMASI
Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan sabun cuci piring yang berbahan aktif larutan fermentasi kombucha bunga telang (Clitoria ternatea L) dari konsentrasi gula 20%, 30%, ...
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring di Desa Joring Lombang Kota Padang Sidimpuan
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring di Desa Joring Lombang Kota Padang Sidimpuan
Sabun cuci piring merupakan salah satu kebutuhan pokok dan wajib ada dalam rumah tangga. Kebutuhan sabun cuci piring di masyarakat semakin meningkat pesat seiring dengan meningkatn...
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Background: Bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring biasanya menggunakan bahan aktif kimia sintetik yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan yaitu dapat mencemar...
MEMBANGKITKAN EKONOMI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) OKRA DESA SUKANEGERI DENGAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING
MEMBANGKITKAN EKONOMI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) OKRA DESA SUKANEGERI DENGAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING
Kelompok Wanita Tani (KWT) OKRA adalah sebuah organisasi masyarakat yang ada didesa Sukanegeri Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah. Dimana para anggotanya adalah masyarak...
Pelatihan Kreatif Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbasis Ekstrak Alami Citrus aurantium untuk Peningkatan Keterampilan Guru IPA SMP Kabupaten Pringsewu Lampung
Pelatihan Kreatif Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbasis Ekstrak Alami Citrus aurantium untuk Peningkatan Keterampilan Guru IPA SMP Kabupaten Pringsewu Lampung
Peningkatan permintaan produk rumah tangga yang ramah lingkungan telah memicu perlunya alternatif bahan baku alami, terutama untuk produk pembersih seperti sabun cuci piring. Banya...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepun...
Inovasi Produk Berbahan Dasar Labu Kuning Sebagai Makanan Ringan Yang Lezat, Berprotein Tinggi, Dan Menjadikan Peluang Bisnis Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Patumbak
Inovasi Produk Berbahan Dasar Labu Kuning Sebagai Makanan Ringan Yang Lezat, Berprotein Tinggi, Dan Menjadikan Peluang Bisnis Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Patumbak
Penelitian ini membahas tentang labu kuning untuk sebagai tambahan pada donat yang merupakan kue tradisional Donat biasanya menggunakan kentang tetapi di inovasikan dengan labu ku...

