Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EUTHANASIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KEPERAWATAN

View through CrossRef
 Latar belakang: Euthanasia sebagai tindakan mengakhiri kehidupan menjadi isu kontroversial, terutama dalam konteks profesi Kesehatan (keperawatan) dan Islam. Penelitian ini bertujuan memahami pandangan Islam dan keperawatan mengenai praktik euthanasia.Metode: Metode penelitian systematic literature review (SLR) melalui tinjauan artikel dari database Pubmed, Sciencedirect dan Googlescholar dengan kriteria jurnal inggris, fulltex, openaccess, publikasi 5 tahun (2020-2024), kata kunci “Euthanasia”, “Palliative Care”, “Islam”. Hasil pencarian didapatkan 7 artikel untuk dianalisis secara naratif.Hasil: Hasil telaah artikel didapatkan euthanasia merujuk pada tindakan medis untuk mengakhiri kehidupan, biasanya dengan menghentikan prosedur medis. Tindakan tersebut menjadi sumber dilema etis dan moral, baik bagi keperawatan, keluarga dan moral (agama). Islam melarang euthanasia dengan prinsip memelihara jiwa (hifz al-nafs), akan tetapi dalam ranah emergensi Tindakan tersebut diperbolehkan. Perbedaan ini sebagai bentuk perbedaan ulama yang mana Tindakan pembolehan sebagai amr ijtih?di. Ketidakpastian hukum membuat praktik keperawatan kebingungan dalam mengambil kebijakan. Beberapa perawat merasa keberatan dengan praktik euthanasia, termasuk mahasiswa meskipun beberapa dokter bersikap positif.Kesimpulan: Praktik euthanasia diperlukan beberapa pendekatan dengan melibatkan semua komponen (praktisi, manajemen, keluarga, pemuka Agama, Hukum dan masyarakat). Perawatan paliatif sebagai alternatif solusi etis yang sesuai, berfokus pada pengurangan rasa sakit dan peningkatan kualitas hidup. Keperawatan dapat mengembangkan transcultural nursing melalui pelatihan perawatan terminal yang didukung dengan kerangka konsep perawatan.
Title: EUTHANASIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KEPERAWATAN
Description:
 Latar belakang: Euthanasia sebagai tindakan mengakhiri kehidupan menjadi isu kontroversial, terutama dalam konteks profesi Kesehatan (keperawatan) dan Islam.
Penelitian ini bertujuan memahami pandangan Islam dan keperawatan mengenai praktik euthanasia.
Metode: Metode penelitian systematic literature review (SLR) melalui tinjauan artikel dari database Pubmed, Sciencedirect dan Googlescholar dengan kriteria jurnal inggris, fulltex, openaccess, publikasi 5 tahun (2020-2024), kata kunci “Euthanasia”, “Palliative Care”, “Islam”.
Hasil pencarian didapatkan 7 artikel untuk dianalisis secara naratif.
Hasil: Hasil telaah artikel didapatkan euthanasia merujuk pada tindakan medis untuk mengakhiri kehidupan, biasanya dengan menghentikan prosedur medis.
Tindakan tersebut menjadi sumber dilema etis dan moral, baik bagi keperawatan, keluarga dan moral (agama).
Islam melarang euthanasia dengan prinsip memelihara jiwa (hifz al-nafs), akan tetapi dalam ranah emergensi Tindakan tersebut diperbolehkan.
Perbedaan ini sebagai bentuk perbedaan ulama yang mana Tindakan pembolehan sebagai amr ijtih?di.
Ketidakpastian hukum membuat praktik keperawatan kebingungan dalam mengambil kebijakan.
Beberapa perawat merasa keberatan dengan praktik euthanasia, termasuk mahasiswa meskipun beberapa dokter bersikap positif.
Kesimpulan: Praktik euthanasia diperlukan beberapa pendekatan dengan melibatkan semua komponen (praktisi, manajemen, keluarga, pemuka Agama, Hukum dan masyarakat).
Perawatan paliatif sebagai alternatif solusi etis yang sesuai, berfokus pada pengurangan rasa sakit dan peningkatan kualitas hidup.
Keperawatan dapat mengembangkan transcultural nursing melalui pelatihan perawatan terminal yang didukung dengan kerangka konsep perawatan.

Related Results

Pet Euthanasia and Human Euthanasia
Pet Euthanasia and Human Euthanasia
Photo ID 213552852 © Yuryz | Dreamstime.com Abstract A criticism of assisted death is that it’s contrary to the Hippocratic Oath. This opposition to assisted death assumes that dea...
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
PENGARUH DIAGNOSA KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT MUTU ASUHAN KEPERAWATAN
Diagnosa keperawatan merupakan sebuah tonggak atau dasar bagi perawat untukmelakukan suatu asuhan keperawatan. Pasien datang ke fasilitas kesehatan tentu memilikikeluhan masing-mas...
PENERAPAN BUDAYA KARO “ARON DAN RUNGGU” OLEH KEPALA RUANGAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI TIM KEPERAWATAN
PENERAPAN BUDAYA KARO “ARON DAN RUNGGU” OLEH KEPALA RUANGAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI TIM KEPERAWATAN
Abstrak - Peran kepala ruangan dalam meningkatkan kinerja di tim keperawatan sangat menentukan keberhasilan tim dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas. Dalam pelaksan...
"PROSES KEPERAWATAN SEBAGAI METODE DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN"
"PROSES KEPERAWATAN SEBAGAI METODE DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN"
Latar belakang : Standar praktik keperawatan profesional di Indonesia telah dijabarkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) pada tahun 2000. Standar tersebut mengacu pa...
SIFAT-SIFAT DALAM PROSES KEPERAWATAN
SIFAT-SIFAT DALAM PROSES KEPERAWATAN
Menurut Callista Roy (1976), keperawatan merupakan disiplin ilmu yang berorientasi kepadapratik keperawatan berdasarkan ilmu keperawatan, yang ditujukan untuk memberikanpelayanan k...
Konsep Dasar Asuhan Keperawatan
Konsep Dasar Asuhan Keperawatan
Konsep asuhan keperawatan merupakan proses atau rangkaian kegiatan praktik keperawatan Langsung pada klien di bagian tatanan Pelayanan kesehatan yang pelaksanaannya berdasarkan kai...
PERAN PEMIMPIN KEPERAWATAN TERHADAP TELENURSING DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN
PERAN PEMIMPIN KEPERAWATAN TERHADAP TELENURSING DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN
Teknologi informasi yang terus berkembang didunia kesehatan khususnya dunia keperawatan merupakan suatu peluang untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan dan meningkatkan jang...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...

Back to Top