Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EKSPLORASI BAKTERI TERMOFIL DARI MATA AIR PANAS YANG MAMPU MELARUTKAN PHOSPHOR (P)

View through CrossRef
Perubahan iklim secara signifikan mengubah komunitas mikrob tanah. Mikrob memiliki banyak peranan penting dalam tanah, khususnya dalam meningkatkan ketersediaan dan penyerapan hara. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis populasi bakteri termofil dari mata air panas dan menganalisis kemampuan bakteri termofil tersebut dalam melarutkan P. Tahapan penelitian terdiri dari pengambilan sampel air dan tanah  dari Desa Toya Bungkah, Kintamani, Bangli  dengan teknik purposive sampling. Isolasi bakteri termofil dari sampel tanah dan air dengan dilution method. Bakteri hasil isolasi kemudian diuji patogenitas (hemolisis dan hipersensitif). Isolat bakteri yang lolos uji patogenitas diuji lebih lanjut kemampuannya dalam melarutkan P pada medium Pikovskaya cair. Berdasarkan 5 lokasi sampling tanah dan air di sekitar  pemandian air panas menunjukkan populasi tertinggi didapatkan dari lokasi 2 (Tanah di sekitar pancoran air panas). Jumlah populasi bakteri pada lokasi 2 adalah 1,7 x 105 CFU/g. Jumlah isolat pada lokasi tersebut adalah sebanyak 3 isolat.  Hasil uji hemolisis menunjukkan bahwa dari 13 isolat yang didapatkan empat isolat terdeteksi tidak menyebabkan  hemolisis gamma, satu isolat menyebabkan hemolisis alpha dan delapan isolat menyebabkan hemolisis beta. Uji hipersensitif pada tanaman tembakau menunjukkan semua isolat memberikan reaksi negatif atau tidak adanya reaksi hipersensitif. Berdasarkan lima isolat yang diuji lebih dalam melarutkan P, hanya satu isolat yang dapat melarutkan P yaitu isolate AP1 (27,93 ppm). Kemampuan melarutkan P yang tergolong tinggi.
Title: EKSPLORASI BAKTERI TERMOFIL DARI MATA AIR PANAS YANG MAMPU MELARUTKAN PHOSPHOR (P)
Description:
Perubahan iklim secara signifikan mengubah komunitas mikrob tanah.
Mikrob memiliki banyak peranan penting dalam tanah, khususnya dalam meningkatkan ketersediaan dan penyerapan hara.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis populasi bakteri termofil dari mata air panas dan menganalisis kemampuan bakteri termofil tersebut dalam melarutkan P.
Tahapan penelitian terdiri dari pengambilan sampel air dan tanah  dari Desa Toya Bungkah, Kintamani, Bangli  dengan teknik purposive sampling.
Isolasi bakteri termofil dari sampel tanah dan air dengan dilution method.
Bakteri hasil isolasi kemudian diuji patogenitas (hemolisis dan hipersensitif).
Isolat bakteri yang lolos uji patogenitas diuji lebih lanjut kemampuannya dalam melarutkan P pada medium Pikovskaya cair.
Berdasarkan 5 lokasi sampling tanah dan air di sekitar  pemandian air panas menunjukkan populasi tertinggi didapatkan dari lokasi 2 (Tanah di sekitar pancoran air panas).
Jumlah populasi bakteri pada lokasi 2 adalah 1,7 x 105 CFU/g.
Jumlah isolat pada lokasi tersebut adalah sebanyak 3 isolat.
  Hasil uji hemolisis menunjukkan bahwa dari 13 isolat yang didapatkan empat isolat terdeteksi tidak menyebabkan  hemolisis gamma, satu isolat menyebabkan hemolisis alpha dan delapan isolat menyebabkan hemolisis beta.
Uji hipersensitif pada tanaman tembakau menunjukkan semua isolat memberikan reaksi negatif atau tidak adanya reaksi hipersensitif.
Berdasarkan lima isolat yang diuji lebih dalam melarutkan P, hanya satu isolat yang dapat melarutkan P yaitu isolate AP1 (27,93 ppm).
Kemampuan melarutkan P yang tergolong tinggi.

Related Results

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Termofililk Penghasil Enzim Protease Asal Sumber Air Panas Way Belerang, Lampung
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Termofililk Penghasil Enzim Protease Asal Sumber Air Panas Way Belerang, Lampung
Abstrak Protease merupakan enzim yang menghidrolisis ikatan peptida pada protein. Enzim ini biasa dimanfaatkan dalam industri pangan, pertanian, medis hingga membantu dalam proses...
Identifikasi dan Morfologi Berbagai Kelompok Bakteri Eksplorasi Tanah Lahan Tebu dalam Cairan Terfermentasi
Identifikasi dan Morfologi Berbagai Kelompok Bakteri Eksplorasi Tanah Lahan Tebu dalam Cairan Terfermentasi
Pendahuluan. Penelitian terkait identifikasi morfologi dan laju pertumbuhan berbagai kelompok bakteri eksplorasi tanah lahan tebu dalam cairan terfermentasi dilakukan pada bulan Se...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Screening of color phosphor powders on CRT faceplates
Screening of color phosphor powders on CRT faceplates
Abstract— We studied the screening of color phosphor powders on CRT faceplates by photolithography. For photolithography, the phosphor particles should disperse perfectly in the dr...
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL IAA (INDOLE ACETIC ACID) DARI RHIZOSFER TANAMAN AKASIA (Acacia mangium)
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL IAA (INDOLE ACETIC ACID) DARI RHIZOSFER TANAMAN AKASIA (Acacia mangium)
IAA adalah produk paling umum dari metabolisme L-triptofan yang dapat diproduksi oleh beberapa mikroorganisme. Beberapa mikroorganisme yang memiliki potensi menghasilkan IAA adalah...
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
Pengembangan panas bumi di Indonesia masih didominasi pada sistem panas bumi vulkanik yang digunakan sebagai pemanfaatan tidak langsung (listrik), padahal sekitar 70% dari 357 loka...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Karakterisasi Fluida Panas Bumi di Mata Air Panas Panti, Kabupaten Pasaman
Karakterisasi Fluida Panas Bumi di Mata Air Panas Panti, Kabupaten Pasaman
Telah dilakukan pengujian unsur pada fluida panas bumi di 5 (lima) mata air panas Panti, Kabupaten Pasaman. Konsentrasi Li, B, Na, K, dan Mg pada masing-masing sampel diukur menggu...

Back to Top