Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KISTA DENTIGEROUS PADA IMPAKSI GIGI KANINUS RAHANG ATAS YANG DIAMATI MENGGUNAKAN PEMERIKSAAN RADIOGRAF RUTIN

View through CrossRef
Impaksi gigi merupakan kondisi gigi tidak dapat tumbuh ke rongga mulut, dan masuk ke lengkung rahang. Kista dentigerous adalah kista di sekitar mahkota gigi yang terbentuk pada gigi belum erupsi. Kista dentigerous pada gigi belum erupsi terbentuk apabila di dalam lapisan epitel email yang tereduksi menumpuk cairan. Kista ini dapat menumpuk di antara epitel dan mahkota gigi yang belum erupsi. Laporan kasus ini bertujuan untuk memperlihatkan perubahan dari lesi pre-kista yang tidak dilakukan perawatan menjadi kista dentigerous dalam jangka waktu dua tahun setelah pasien melakukan perawatan gigi rutin pertama. Kasus ini pada pasien perempuan, berumur 19 tahun dengan keluhan terdapat gigi yang tidak tumbuh pada rahang atas dan terasa berjejal. Pasien ingin dirapikan giginya untuk alasan estetika. Hasil pemeriksaan radiograf panoramik ditemukan perkembangan lesi secara tidak sengaja. Dari radiograf rutin panoramik, terlihat gigi impaksi dengan gambaran lesi prekista dentigerous pada bagian mahkotanya. Dua tahun setelah perawatan pembersihan karang gigi dilakukan radiograf oklusal, terlihat lesi tersebut membesar dan telah berubah menjadi kista dentigerous. Erupsi gigi yang terlambat atau adanya impaksi pada gigi dapat menyebabkan penumpukan cairan di dalam lapisan epitel email gigi. Kista dentigerous dapat terbentuk karena ada cairan yang menumpuk di antara epitel dan mahkota gigi. Pertumbuhan kista yang lambat dan tidak adanya gejala penyerta menyebabkan kista ini baru terdeteksi dari pemeriksaan radiograf rutin.
Title: KISTA DENTIGEROUS PADA IMPAKSI GIGI KANINUS RAHANG ATAS YANG DIAMATI MENGGUNAKAN PEMERIKSAAN RADIOGRAF RUTIN
Description:
Impaksi gigi merupakan kondisi gigi tidak dapat tumbuh ke rongga mulut, dan masuk ke lengkung rahang.
Kista dentigerous adalah kista di sekitar mahkota gigi yang terbentuk pada gigi belum erupsi.
Kista dentigerous pada gigi belum erupsi terbentuk apabila di dalam lapisan epitel email yang tereduksi menumpuk cairan.
Kista ini dapat menumpuk di antara epitel dan mahkota gigi yang belum erupsi.
Laporan kasus ini bertujuan untuk memperlihatkan perubahan dari lesi pre-kista yang tidak dilakukan perawatan menjadi kista dentigerous dalam jangka waktu dua tahun setelah pasien melakukan perawatan gigi rutin pertama.
Kasus ini pada pasien perempuan, berumur 19 tahun dengan keluhan terdapat gigi yang tidak tumbuh pada rahang atas dan terasa berjejal.
Pasien ingin dirapikan giginya untuk alasan estetika.
Hasil pemeriksaan radiograf panoramik ditemukan perkembangan lesi secara tidak sengaja.
Dari radiograf rutin panoramik, terlihat gigi impaksi dengan gambaran lesi prekista dentigerous pada bagian mahkotanya.
Dua tahun setelah perawatan pembersihan karang gigi dilakukan radiograf oklusal, terlihat lesi tersebut membesar dan telah berubah menjadi kista dentigerous.
Erupsi gigi yang terlambat atau adanya impaksi pada gigi dapat menyebabkan penumpukan cairan di dalam lapisan epitel email gigi.
Kista dentigerous dapat terbentuk karena ada cairan yang menumpuk di antara epitel dan mahkota gigi.
Pertumbuhan kista yang lambat dan tidak adanya gejala penyerta menyebabkan kista ini baru terdeteksi dari pemeriksaan radiograf rutin.

Related Results

Perawatan Maloklusi Angle Kelas II Divisi 2 dengan Impaksi Kaninus Mandibula menggunakan Alat Cekat Begg
Perawatan Maloklusi Angle Kelas II Divisi 2 dengan Impaksi Kaninus Mandibula menggunakan Alat Cekat Begg
Gigi kaninus sangat penting untuk estetika dan fungsi mastikasi seseorang.  Impaksi gigi adalah gagalnya gigi untuk muncul ke dalam lengkung gigi yang dapat disebabkan karena kekur...
Pengambilan Gigi Kaninus dan Gigi Supernumerary yang Terpendam pada Maksila
Pengambilan Gigi Kaninus dan Gigi Supernumerary yang Terpendam pada Maksila
Latar belakang: suatu kasus impaksi gigi dapat menyebabkan maloklusi, dan kelainan oklusi akan semakin bertambah dengan bertambahnya usia. Impaksi gigi kaninus merupakan gigi kedua...
Penatalaksanaan Impaksi Kaninus Kiri Atas dengan Posisi Horisontal pada Anak
Penatalaksanaan Impaksi Kaninus Kiri Atas dengan Posisi Horisontal pada Anak
Impaksi kaninus memiliki prevalensi tinggi setelah impaksi molar ketiga. Impaksi kaninus atas terjadi 2 kali lebih banyak pada anak perempuan daripada laki-laki. Inklinasi letak gi...
Perbedaan Hasil Pengukuran Horizontal pada Tulang Mandibula dengan Radiograf Panoramik
Perbedaan Hasil Pengukuran Horizontal pada Tulang Mandibula dengan Radiograf Panoramik
Radiograf panoramik mencitrakan gigi-geligi rahang bawah dan atas beserta seluruh jaringan pendukungnya dalam sebuah citra tunggal, proses pemeriksaannya murah, cepat, dan mudah, s...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Abstract: Tooth abrasion is the loss of tooth structure resulting from clinically abnormal mechanical wear with further risk of fracture in the cervical region of the tooth. Tooth ...
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
Gigi berjejal menjadi suatu permasalahan  kesehatan gigi dan mulut dimana masih ditemukan setelah karies dan penyakit periodontal. Biasanya terjadi pada usia remaja. Metode penelit...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top