Javascript must be enabled to continue!
Aspek Pertumbuhan Ikan Julung-Julung (Hemiramphus lutkei, Valenciennes 1847) yang Dipasarkan di Kabupaten Manokwari
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi ikan julung dengan memberikan informasi dasar mengenai sebaran ukuran , rasio jenis kelamin, hubungan panjang berat, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi. Pengambilan data dilaksanakan di Pasar Sanggeng dan pasar Borobudur yang merupakan tempat pemasaran ikan di Kabupaten Manokwari, pada Bulan November 2021-Januari 2022 dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengambilan sampel ikan dilakukan secara acak. Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio kelamin ikan jantan (1278 ekor) lebih banyak dari jumlah ikan betina (575 ekor), hal ini berarti berbeda nyata dan tidak mengikuti perbandingan 1:1. Sebaran ukuran ikan julung-julung bervariasi 200-287 mm untuk ikan jantan dan 220-309 mm untuk betina. Berat tubuh 23-63 gram untuk jantan dan 31-73 gram untuk betina. Hubungan panjang berat ikan mengikuti persamaan regresi W = 0,0021L1,779 untuk jantan, dan W = 0,0235L 1,3656 untuk betina. Pola pertumbuhan ikan bersifat allometrik negatif (b < 3) baik jantan maupun betina. Nilai faktor kondisi berkisar 0,012-1,079 untuk jantan dan 0,645-1,630 untuk betina. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertumbuhan ikan sangat dipengaruhi oleh faktor jenis kelamin,umur.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua
Title: Aspek Pertumbuhan Ikan Julung-Julung (Hemiramphus lutkei, Valenciennes 1847) yang Dipasarkan di Kabupaten Manokwari
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek biologi ikan julung dengan memberikan informasi dasar mengenai sebaran ukuran , rasio jenis kelamin, hubungan panjang berat, pola pertumbuhan, dan faktor kondisi.
Pengambilan data dilaksanakan di Pasar Sanggeng dan pasar Borobudur yang merupakan tempat pemasaran ikan di Kabupaten Manokwari, pada Bulan November 2021-Januari 2022 dengan menggunakan metode penelitian deskriptif.
Pengambilan sampel ikan dilakukan secara acak.
Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio kelamin ikan jantan (1278 ekor) lebih banyak dari jumlah ikan betina (575 ekor), hal ini berarti berbeda nyata dan tidak mengikuti perbandingan 1:1.
Sebaran ukuran ikan julung-julung bervariasi 200-287 mm untuk ikan jantan dan 220-309 mm untuk betina.
Berat tubuh 23-63 gram untuk jantan dan 31-73 gram untuk betina.
Hubungan panjang berat ikan mengikuti persamaan regresi W = 0,0021L1,779 untuk jantan, dan W = 0,0235L 1,3656 untuk betina.
Pola pertumbuhan ikan bersifat allometrik negatif (b < 3) baik jantan maupun betina.
Nilai faktor kondisi berkisar 0,012-1,079 untuk jantan dan 0,645-1,630 untuk betina.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertumbuhan ikan sangat dipengaruhi oleh faktor jenis kelamin,umur.
Related Results
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Kegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri atau PPI Klaligi berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah ...
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstrak (Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan yang memiliki genus ikan yang dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang memiliki toleransi tinggi terhad...

