Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pengungkapan Laporan Keberlanjutan pada Perusahaan Sektor Basic Materials

View through CrossRef
Abstract. This study analyzes sustainability report disclosure practices in basic materials sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021-2023. Using content analysis method with GRI G4 standards, this research examined 32 companies that consistently published sustainability reports. The findings indicate that the average overall disclosure level reached 49.26%, with economic and environmental dimensions showing balanced disclosure around 54-55%, while social dimension disclosure was significantly lower at 37.71%. PT Timah Tbk and PT Chandra Asri Petrochemical Tbk demonstrated the best disclosure practices with indices above 2.30, while PT Wilton Makmur Indonesia Tbk and PT OBM Drilchem Tbk showed the lowest disclosure with indices below 0.75. Critical aspects such as indigenous peoples' rights, supplier environmental assessments, and community grievance mechanisms were rarely disclosed, indicating selective reporting focused on positive aspects while avoiding transparency regarding negative impacts. These findings reveal that sustainability reporting practices in the basic materials sector remain suboptimal and reflect a legitimacy gap between corporate claims and actual environmental and social conflicts. Abstrak. Penelitian ini menganalisis praktik pengungkapan laporan keberlanjutan pada perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Menggunakan metode analisis isi dengan standar GRI G4, penelitian ini mengkaji 32 perusahaan yang konsisten menerbitkan laporan keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengungkapan keseluruhan mencapai 49,26%, dengan dimensi ekonomi dan lingkungan menunjukkan pengungkapan seimbang sekitar 54-55%, sementara dimensi sosial jauh lebih rendah di 37,71%. PT Timah Tbk dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk menunjukkan praktik pengungkapan terbaik dengan indeks di atas 2,30, sedangkan PT Wilton Makmur Indonesia Tbk dan PT OBM Drilchem Tbk menunjukkan pengungkapan terendah dengan indeks di bawah 0,75. Aspek kritis seperti hak masyarakat adat, asesmen pemasok atas lingkungan, dan mekanisme pengaduan masyarakat sangat jarang diungkapkan, mengindikasikan pelaporan selektif yang fokus pada aspek positif sambil menghindari transparansi terkait dampak negatif. Temuan ini mengungkap bahwa praktik pelaporan keberlanjutan di sektor basic materials masih belum optimal dan mencerminkan adanya kesenjangan legitimasi antara klaim perusahaan dengan realitas konflik lingkungan dan sosial yang terjadi.
Title: Analisis Pengungkapan Laporan Keberlanjutan pada Perusahaan Sektor Basic Materials
Description:
Abstract.
This study analyzes sustainability report disclosure practices in basic materials sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021-2023.
Using content analysis method with GRI G4 standards, this research examined 32 companies that consistently published sustainability reports.
The findings indicate that the average overall disclosure level reached 49.
26%, with economic and environmental dimensions showing balanced disclosure around 54-55%, while social dimension disclosure was significantly lower at 37.
71%.
PT Timah Tbk and PT Chandra Asri Petrochemical Tbk demonstrated the best disclosure practices with indices above 2.
30, while PT Wilton Makmur Indonesia Tbk and PT OBM Drilchem Tbk showed the lowest disclosure with indices below 0.
75.
Critical aspects such as indigenous peoples' rights, supplier environmental assessments, and community grievance mechanisms were rarely disclosed, indicating selective reporting focused on positive aspects while avoiding transparency regarding negative impacts.
These findings reveal that sustainability reporting practices in the basic materials sector remain suboptimal and reflect a legitimacy gap between corporate claims and actual environmental and social conflicts.
Abstrak.
Penelitian ini menganalisis praktik pengungkapan laporan keberlanjutan pada perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023.
Menggunakan metode analisis isi dengan standar GRI G4, penelitian ini mengkaji 32 perusahaan yang konsisten menerbitkan laporan keberlanjutan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengungkapan keseluruhan mencapai 49,26%, dengan dimensi ekonomi dan lingkungan menunjukkan pengungkapan seimbang sekitar 54-55%, sementara dimensi sosial jauh lebih rendah di 37,71%.
PT Timah Tbk dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk menunjukkan praktik pengungkapan terbaik dengan indeks di atas 2,30, sedangkan PT Wilton Makmur Indonesia Tbk dan PT OBM Drilchem Tbk menunjukkan pengungkapan terendah dengan indeks di bawah 0,75.
Aspek kritis seperti hak masyarakat adat, asesmen pemasok atas lingkungan, dan mekanisme pengaduan masyarakat sangat jarang diungkapkan, mengindikasikan pelaporan selektif yang fokus pada aspek positif sambil menghindari transparansi terkait dampak negatif.
Temuan ini mengungkap bahwa praktik pelaporan keberlanjutan di sektor basic materials masih belum optimal dan mencerminkan adanya kesenjangan legitimasi antara klaim perusahaan dengan realitas konflik lingkungan dan sosial yang terjadi.

Related Results

Analisis Faktor Pengungkapan Laporan Keberlanjutan di Indonesia
Analisis Faktor Pengungkapan Laporan Keberlanjutan di Indonesia
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor penentu pengungkapan laporan keberlanjutan di Indonesia yaitu faktor format laporan, pedoman, jaminan, size dan sektor ...
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
DETERMINAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
DETERMINAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEBERLANJUTAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan institusional dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan, dengan profitabilitas sebagai vari...
Determinants of Financial Inclusion Information Disclosure of Islamic Rural Banks in Indonesia
Determinants of Financial Inclusion Information Disclosure of Islamic Rural Banks in Indonesia
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari adanya ukuran bank, umur bank, aktivitas sosial, dan probabilitas terhadap pengungkapan informasi inklusi keuangan...
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan dalam perekonomian daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ...
Pengaruh Pengungkapan Ekonomi, Lingkungan Dan Sosial Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Antara
Pengaruh Pengungkapan Ekonomi, Lingkungan Dan Sosial Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Sebagai Variabel Antara
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemediasi pengungkapan ekonomi, lingkungan dan social pada hubungan antara nilai perusahaan dan kinerja keuangan korporat. ...

Back to Top