Javascript must be enabled to continue!
Karakteristik Petani Jagung Ketan Di Desa Buhu Kecataman Tibawa Kabupaten Gorontalo
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik petani jagung ketan Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Oktober sampai bulan November 2022. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian survei dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian mereka tentang ciri-ciri petani jagung ketan. Karakteristik petani jagung yang relevan secara sosial, seperti umur, pendidikan, pengalaman bertani selama bertahun-tahun, dan jumlah tanggungan dalam rumah tangga. Di Desa Buhu rata-rata usia produktif adalah 37 tahun atau 92,5% dari jumlah penduduk; rata-rata tingkat pendidikan petani jagung adalah SMA sebanyak 19 orang atau 47,5%; rata-rata pengalaman bercocok tanam petani jagung 6-10 tahun sebanyak 25 orang atau 62,5%; dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga petani bubur jagung adalah 0-3, yaitu 30 orang atau 75%. Karakteristik produsen jagung berdasarkan faktor ekonomi, seperti produksi usaha tani, status kepemilikan lahan, dan luas lahan. Luas lahan petani di Desa Buhu Kecamatan Tibawa rata-rata 0.51-1.00 Ha dengan jumlah penduduk 31 orang atau 77,5%, dan produksi usahatani jagung ketan di Desa Buhu mencapai 30.601/Kg dengan luas lahan 0,51-1,00 Ha mencapai 24.003/Kg dengan jumlah petani 31 orang. Status kepemilikan lahan petani jagung rata-rata dimiliki oleh 40 orang atau 100% di Desa Buhu Kecamatan Tibawa.
Universitas Negeri Gorontalo
Title: Karakteristik Petani Jagung Ketan Di Desa Buhu Kecataman Tibawa Kabupaten Gorontalo
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik petani jagung ketan Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo.
Penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Oktober sampai bulan November 2022.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian survei dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian mereka tentang ciri-ciri petani jagung ketan.
Karakteristik petani jagung yang relevan secara sosial, seperti umur, pendidikan, pengalaman bertani selama bertahun-tahun, dan jumlah tanggungan dalam rumah tangga.
Di Desa Buhu rata-rata usia produktif adalah 37 tahun atau 92,5% dari jumlah penduduk; rata-rata tingkat pendidikan petani jagung adalah SMA sebanyak 19 orang atau 47,5%; rata-rata pengalaman bercocok tanam petani jagung 6-10 tahun sebanyak 25 orang atau 62,5%; dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga petani bubur jagung adalah 0-3, yaitu 30 orang atau 75%.
Karakteristik produsen jagung berdasarkan faktor ekonomi, seperti produksi usaha tani, status kepemilikan lahan, dan luas lahan.
Luas lahan petani di Desa Buhu Kecamatan Tibawa rata-rata 0.
51-1.
00 Ha dengan jumlah penduduk 31 orang atau 77,5%, dan produksi usahatani jagung ketan di Desa Buhu mencapai 30.
601/Kg dengan luas lahan 0,51-1,00 Ha mencapai 24.
003/Kg dengan jumlah petani 31 orang.
Status kepemilikan lahan petani jagung rata-rata dimiliki oleh 40 orang atau 100% di Desa Buhu Kecamatan Tibawa.
Related Results
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. MaizeĀ harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Kajian ekonomi rumahtangga petani meliputi pembahasan tentang rumahtangga petani dari aspek produksi dan konsumsi yang dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk men...
E EFISIENSI PRODUKSI USAHA TANI JAGUNG PIPIL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT
E EFISIENSI PRODUKSI USAHA TANI JAGUNG PIPIL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT
ABSTRACK
This study aims to determine the technical application of shelled maize cultivation in Lima Puluh Kota Regency, to analyze peanut farming in Lima Puluh Kota Regency,...
POVERTY ALLEVIATION STRATEGY IN TIBAWA GORONTALO DISTRICT
POVERTY ALLEVIATION STRATEGY IN TIBAWA GORONTALO DISTRICT
<p>This research aims to: (1) analyze the poverty alleviation strategy in Tibawa Gorontalo District and (2) find the factors of the successful poverty alleviation strategy in...
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
ANALISIS DAN EVALUASI KINERJA BUNDARAN SARONDE KOTA GORONTALO
Abstrak: Analisis Dan Evaluasi Kinerja Bundaran Saronde Kota Gorontalo. Dengan semakin banyaknya pembangunan yang terjadi di Kota Gorontalo, maka perlu adanya tinjauan ulang atau e...
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
Salah satu komoditas yang diusahakan oleh petani sejak lima tahun terakhir di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung dalam upaya mewujudkan ketahan panganĀ seperti tertu...
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Jagung merupakan salah satu komoditas penting, karena kebutuhannya yang meningkat setiap tahunnya. Salah satu daerah yang menghasilkan jagung dengan hasil tinggi adalah Kabupaten T...

