Javascript must be enabled to continue!
Komposisi Linguistik dalam Kisah Malleleang Raunna La Oro Kelling pada Epos La Galigo
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis corak komposisi Data dan cerita dalam setiap penyampaian cerita Malleleang Raunna La Oro Kelling di tengah khalayak Masyarakat Bugis di Kabupaten Wajo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Pustaka, Wawancara, dan Pengamatan. Dalam pengelolaan data, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini menggambarkan langsung masalah penelitian tentang komposisi dalam konteks Spesifik Penyampaian La Galigo. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dua bentuk komposisi bahasa dalam naskah La Galigo Episode Malleleang Raunna La Worokelling, yakni bentuk majemuk yang unsur pertamanya menjadi pusat atau diterangkan oleh unsur penjelas atau menerangkan dan bentuk majemuk yang unsur-unsurnya tidak saling menerangkan, tetapi hanya berupa rangkaian yang sejajar atau kopulatif. Makna komposisi bahasa dalam naskah tidak bergantung dengan makna unsur yang membentuknya. Hal itu dikarenakan komposisi itu membentuk makna baru yang tidak sama dengan makna aslinya. Bentuk yang timbul dari proses komposisi bahasa Bugis dalam naskah La Galigo Episode Malleleang Raunna La Worokelling di Kabupaten Wajo ada lima, yaitu komposisi membentuk benda, komposisi membentuk kerja, komposisi membentuk sifat, komposisi membentuk keterangan, dan komposisi membentuk persona.
Title: Komposisi Linguistik dalam Kisah Malleleang Raunna La Oro Kelling pada Epos La Galigo
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis corak komposisi Data dan cerita dalam setiap penyampaian cerita Malleleang Raunna La Oro Kelling di tengah khalayak Masyarakat Bugis di Kabupaten Wajo.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi Pustaka, Wawancara, dan Pengamatan.
Dalam pengelolaan data, penulis menggunakan pendekatan kualitatif.
Pendekatan ini menggambarkan langsung masalah penelitian tentang komposisi dalam konteks Spesifik Penyampaian La Galigo.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dua bentuk komposisi bahasa dalam naskah La Galigo Episode Malleleang Raunna La Worokelling, yakni bentuk majemuk yang unsur pertamanya menjadi pusat atau diterangkan oleh unsur penjelas atau menerangkan dan bentuk majemuk yang unsur-unsurnya tidak saling menerangkan, tetapi hanya berupa rangkaian yang sejajar atau kopulatif.
Makna komposisi bahasa dalam naskah tidak bergantung dengan makna unsur yang membentuknya.
Hal itu dikarenakan komposisi itu membentuk makna baru yang tidak sama dengan makna aslinya.
Bentuk yang timbul dari proses komposisi bahasa Bugis dalam naskah La Galigo Episode Malleleang Raunna La Worokelling di Kabupaten Wajo ada lima, yaitu komposisi membentuk benda, komposisi membentuk kerja, komposisi membentuk sifat, komposisi membentuk keterangan, dan komposisi membentuk persona.
Related Results
Theater I La Galigo by Director Robert Wilson: A Linguistic Study
Theater I La Galigo by Director Robert Wilson: A Linguistic Study
The literary work I La Galigo is an ancient book in the form of poetry that contains the myth of the creation of the Buginese civilization which was crowned by UNESCO as World Memo...
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Qashas Al-Qur’an (Studi Sintesis Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an)
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Qashas Al-Qur’an (Studi Sintesis Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an)
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan konsep kisah Al-Qur’an tentang pendidikan karakter dan relevansi kisah-kisah dalam Al-Qur’an dengan Pendidikan karakter. L...
Kisah Nabi Adam dan Hawa Prespektif Tafsir Al-Qurthubi
Kisah Nabi Adam dan Hawa Prespektif Tafsir Al-Qurthubi
Abstract: The story of the Qur'an is a medium for conveying moral messages in the context of forming a people who have noble character. The stories in the Al-Qur'an are a method fo...
Manuskrip La Galigo dalam Tradisi Massure’ di Wajo-Sulawesi Selatan
Manuskrip La Galigo dalam Tradisi Massure’ di Wajo-Sulawesi Selatan
The La Galigo Manuscript is the longest literary work in the world, which is the ancestral heritage of the people of South Sulawesi. These manuscripts contain knowledge, traditions...
Proposal of ethical guidelines for the European Research Infrastructure EPOS
Proposal of ethical guidelines for the European Research Infrastructure EPOS
In the science and technology domain, common methods, procedures, and protocols (rules allowing to make science) guarantee the quality and reliability of scientists’ and ...
 EPOS-Norway – Research Infrastructure for Geohazards (EPOS-NG)
 EPOS-Norway – Research Infrastructure for Geohazards (EPOS-NG)
The EPOS-Norway – Research Infrastructure for Geohazards (EPOS-NG) will be established, starting from spring 2025, with funding from the Research Council of Norway...
Community engagement and uptake: lessons learnt in EPOS, the Research Infrastructure for Solid Earth Sciences.
Community engagement and uptake: lessons learnt in EPOS, the Research Infrastructure for Solid Earth Sciences.
The path from the conception of a disruptive and innovative Research Data Infrastructure (RDI) to a successful operational RDI, is influenced almost entirely by the ability to enga...
EPOS-Norway Portal
EPOS-Norway Portal
<p>The European Plate Observing System (EPOS) has established a pan-European infrastructure for solid Earth science data, governed by EPOS ERIC (European Research Inf...

