Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DEFORMASI GELOMBANG PANTAI BAMBAHANO PASCA TSUNAMI PALU MENGGUNAKAN SOFTWARE SMS 11.2

View through CrossRef
Pantai Bambahano adalah salah satu pantai yang berada di Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sekitar 150 kilometer dari Kota Palu. Daerah pesisir Pantai Bambahano memiliki potensi kerusakan akibat abrasi. Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut atau pasang surut laut yang bersifat merusak yang menyebabkan pendangkalan yang berakibat pada majunya garis pantai (akresi) dan kemudian dapat mengurangi fungsi pantai. Akibat dari kemungkinan terjadinya perubahan bentuk pantai nantinya akan berpengaruh terhadap proses hidrodinamika perairan seperti perubahan karakteristik gelombang laut, ataupun perubahan bentuk dari arah penjalaran gelombang itu sendiri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deformasi gelombang yang terjadi di Pantai Bambarano dengan menggunakan software SMS 11.2 modul CGWave. Input yang diperlukan adalah data Bathimetri, data angin, peta tematik dan data pasang surut. Dari hasil simulasi tinggi gelombang menunjukkan pola refraksi mulai terjadi pada kedalaman 25 meter, penjalaran gelombang berasal dari arah Barat Laut menuju ke arah Timur hingga sejajar dengan garis pantai, pola difraksi terjadi di area pemecah gelombang (batu karang) dan tinggi gelombang pecah hasil perhitungan pada kedalaman perairan 1 – 20 meter adalah 2,0018 – 2,0185 meter dengan kedalaman gelombang pecah adalah 1,6431 – 1,6721 meter
Title: DEFORMASI GELOMBANG PANTAI BAMBAHANO PASCA TSUNAMI PALU MENGGUNAKAN SOFTWARE SMS 11.2
Description:
Pantai Bambahano adalah salah satu pantai yang berada di Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sekitar 150 kilometer dari Kota Palu.
Daerah pesisir Pantai Bambahano memiliki potensi kerusakan akibat abrasi.
Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut atau pasang surut laut yang bersifat merusak yang menyebabkan pendangkalan yang berakibat pada majunya garis pantai (akresi) dan kemudian dapat mengurangi fungsi pantai.
Akibat dari kemungkinan terjadinya perubahan bentuk pantai nantinya akan berpengaruh terhadap proses hidrodinamika perairan seperti perubahan karakteristik gelombang laut, ataupun perubahan bentuk dari arah penjalaran gelombang itu sendiri Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deformasi gelombang yang terjadi di Pantai Bambarano dengan menggunakan software SMS 11.
2 modul CGWave.
Input yang diperlukan adalah data Bathimetri, data angin, peta tematik dan data pasang surut.
Dari hasil simulasi tinggi gelombang menunjukkan pola refraksi mulai terjadi pada kedalaman 25 meter, penjalaran gelombang berasal dari arah Barat Laut menuju ke arah Timur hingga sejajar dengan garis pantai, pola difraksi terjadi di area pemecah gelombang (batu karang) dan tinggi gelombang pecah hasil perhitungan pada kedalaman perairan 1 – 20 meter adalah 2,0018 – 2,0185 meter dengan kedalaman gelombang pecah adalah 1,6431 – 1,6721 meter.

Related Results

TINJAUAN STABILITAS TANGGUL PENAHAN GELOMBANG PADA PANTAI DOFIOR KOTA SORONG
TINJAUAN STABILITAS TANGGUL PENAHAN GELOMBANG PADA PANTAI DOFIOR KOTA SORONG
Pantai dofior adalah pantai yang mempunyai potensi pariwisata yang cukup besar. Pantai yang berada di sebelah barat salah satu kota paling barat di daratan papua ini terkenal akan ...
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
Building resilient coastlines: A comprehensive physics-based tsunami hazard model for Aotearoa New Zealand
Building resilient coastlines: A comprehensive physics-based tsunami hazard model for Aotearoa New Zealand
Tsunamis have the potential to cause catastrophic damage to coastal communities. In Aotearoa New Zealand, where 3.5 million people reside within 5 km of the coast, the threat of ex...
KARAKTERISTIK ENERGI GELOMBANG DAN ARUS PERAIRAN DI PROVINSI MALUKU
KARAKTERISTIK ENERGI GELOMBANG DAN ARUS PERAIRAN DI PROVINSI MALUKU
Beberapa wilayah di Provinsi Maluku memiliki bentuk topografi pantai yang dari waktu ke waktu mengalami perubahan terhadap struktur garis pantainya. Faktor utama yang turut berpeng...
Kajian Perubahan Garis Pantai Dengan Metode One-Line Model Pantai Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar
Kajian Perubahan Garis Pantai Dengan Metode One-Line Model Pantai Tamasaju Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar
Perubahan garis pantai telah banyak terjadi, salah satunya adalah wilayah pesisir Kabupaten Takalar, Kecamatan Galesong Utara. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui per...
Tsunami risk perception in Central and Southern Italy, 2021
Tsunami risk perception in Central and Southern Italy, 2021
<p>The tsunami risk perception survey is promoted by the Tsunami Alert Centre of the National Institute of Geophysics and Volcanology, operating within the Italian Sy...
Control and modulation of modular multilevel converters
Control and modulation of modular multilevel converters
The integration of renewable energy sources in the electrical grid is reducing our dependence on fossil fuels. However, to ensure feasibility and reliability of distributed energy ...
PROSES ABRASI DI KAWASAN PANTAI LOMBONG, MAJENE, SULAWESI BARAT
PROSES ABRASI DI KAWASAN PANTAI LOMBONG, MAJENE, SULAWESI BARAT
Saat ini pantai Lombong yang merupakan bagian dari kawasan pantai di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat mengalami kerusakan akibat abrasi, sehingga sarana dan pras...

Back to Top