Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MEDIA PANCASILA SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER SISWA UNTUK MENGHADAPI ISU ISU DI ERA GLOBALISASI

View through CrossRef
Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengaruh dan perkembangan globalisasi, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat, baik akademik maupun non akademik. Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menyiapkan generasi muda yang akan datang. Pendidikan yang berkualitas akan mampu membuat generasi penerus bangasa bisa lebih memiliki peran yang penting dalam rangka melakukan perbaikan dinamika permasalahannya maupun yang ada dimasyarakat. Dalam hal ini pendidikan akan menjadikan petunjuk dalam kehidupan disekolah, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan sebagai bentuk perwujudan nilai- nilai dan karakter suatu bangsa. Metode yang digunakan peneliti dalam artikel ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori- teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian.Untuk menjadikan manusia yang berkualitas dibutuhkan suatu proses yang itu artinya tidak instan dan proses ini dimulai sejak anak usia dini. Pemahaman bahwa manusia berkualitas dapat dicapai melalui lingkungan keluarga dan pendidikan. Anak usia dini diajarkan untuk memiliki akhlak yang baik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Penanaman nilai pendidikan karakter bertujuan untuk menghidupkan Kembali karakter, umumnya bagi seluruh warga negara dan khususnya untuk siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Antara lain nilai religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan kegotongroyongan. Karena penanaman nilai inti pendidikan karakter pada dasarnya untuk menciptakan peserta didik menjadi warga negara yang demokratis dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pengajaran nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak harus dilakukan sejak usia dini. Hal ini dikarenakan usia muda merupakan usia emas dimana perkembangan otak anak berkembang sangat pesat pada saat ini dan anak usia dini pada dasarnya bahkan lebih lancar dan mudah ditangani dibandingkan dengan anak remaja. Kepribadian anak usia dini tetap tidak stabil. Anak-anak berada dalam fase meniru apa yang mereka lihat. Oleh karena itu, pada masa ini untuk kepentingan masa depannya, anak harus distimulasi secara maksimal untuk perkembangannya.
Title: MEDIA PANCASILA SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER SISWA UNTUK MENGHADAPI ISU ISU DI ERA GLOBALISASI
Description:
Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pengaruh dan perkembangan globalisasi, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat, baik akademik maupun non akademik.
Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menyiapkan generasi muda yang akan datang.
Pendidikan yang berkualitas akan mampu membuat generasi penerus bangasa bisa lebih memiliki peran yang penting dalam rangka melakukan perbaikan dinamika permasalahannya maupun yang ada dimasyarakat.
Dalam hal ini pendidikan akan menjadikan petunjuk dalam kehidupan disekolah, masyarakat, bangsa dan negara.
Pendidikan sebagai bentuk perwujudan nilai- nilai dan karakter suatu bangsa.
Metode yang digunakan peneliti dalam artikel ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori- teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian.
Untuk menjadikan manusia yang berkualitas dibutuhkan suatu proses yang itu artinya tidak instan dan proses ini dimulai sejak anak usia dini.
Pemahaman bahwa manusia berkualitas dapat dicapai melalui lingkungan keluarga dan pendidikan.
Anak usia dini diajarkan untuk memiliki akhlak yang baik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Penanaman nilai pendidikan karakter bertujuan untuk menghidupkan Kembali karakter, umumnya bagi seluruh warga negara dan khususnya untuk siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Antara lain nilai religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan kegotongroyongan.
Karena penanaman nilai inti pendidikan karakter pada dasarnya untuk menciptakan peserta didik menjadi warga negara yang demokratis dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Pengajaran nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak harus dilakukan sejak usia dini.
Hal ini dikarenakan usia muda merupakan usia emas dimana perkembangan otak anak berkembang sangat pesat pada saat ini dan anak usia dini pada dasarnya bahkan lebih lancar dan mudah ditangani dibandingkan dengan anak remaja.
Kepribadian anak usia dini tetap tidak stabil.
Anak-anak berada dalam fase meniru apa yang mereka lihat.
Oleh karena itu, pada masa ini untuk kepentingan masa depannya, anak harus distimulasi secara maksimal untuk perkembangannya.

Related Results

BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...
PENINGKATAN KARAKTER KEBHINEKAAN MELALUI P5 PADA SISWA SEKOLAH DASAR
PENINGKATAN KARAKTER KEBHINEKAAN MELALUI P5 PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Profil Pelajar Pancasila mencakup kemampuan dan kualitas yang harus dikuasai oleh peserta didik Indonesia pada abad ke-21 ini. Kompetensi dan karakter saling mendukung. Menurut Per...
Pancasila Karakter Khas Bangsa Indonesia
Pancasila Karakter Khas Bangsa Indonesia
Realitas kehidupan bangsa Indoenesia menujukkan adanya degradasi nilai-nilai Pancasila sebagai karaktaer bangsa Indonesia. Kondisi ini tentunya sangat penting diperhatikan guna mem...
URGENSI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PANCASILA DI INDONESIA
URGENSI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PANCASILA DI INDONESIA
Karakter Pancasila adalah suatu sikap yang bersumber dari nilai-nilai luhur ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai musyawarah, dan nilai keadilan. Karakter Pancasila ...
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Kurikulum Merdeka Belajar mengusung kemerdekaan anak atau peserta didik dalam proses pendidikan. Tujuan dari kurikulum Merdeka Belajar diterjemahkan ke dalam Profil Pelajar Pancasi...
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya merupakan perwujudan dari nilai-nilai budaya milik bangsa sendiri yang diyakini kebenarannya. Pancasila digali dari budaya bangs...
RUMAH GARUDA: MODEL PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA KREATIF
RUMAH GARUDA: MODEL PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA KREATIF
Upaya untuk mencari model dan formulasi yang tepat dan ideal dalam pembudayaan Pancasila pada era pasca reformasi menjadi pokok perhatian penting dalam kajian Pancasila saat ini. M...
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
Tantangan Pendidikan Pancasila Dalam menentukan bentuk dan format agar mata kuliah Pendidikan Pancasila dapat diselenggarakan di berbagai program studi dengan menarik dan efektif t...

Back to Top