Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

METODOLOGI TAFSIR MARAH LABID KARYA SYAIKH NAWAWI AL-BANTANI

View through CrossRef
Tulisan ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisa lebih dalam tentang kitab tafsir yang ditulis oleh Syaikh Nawawi Al-Bantani yang mana telah merantau ke negara-negara Arab dan mengarungi lautan intelektual keislaman selama 30 tahun ini, agar dapat menjadi bahan dan rujukan dalam menafsirkan al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode Library Research atau studi pustaka. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dikaji menggunakan sumber data primer yaitu kitab tafsir Marah Labid atau al-Munir dengan sumber data sekunder dari kitab-kitab ilmu al-Qur’an, biografi dan lain lain. Hasil penelitian yang didapat bahwa kitab Marah Labid atau Al-Munir adalah salah satu kitab tafsir kebanggaan Nusantara yang hadir pada abad ke 19 atau disebut juga dengan masa pra-modern. Tafsir Al-Munir adalah kitab tafsir kedua setelah Turjuman Al-Mustafid  yang menafsirkan Al-Qur’an 30 juz secara lengkap. Kitab tafsir ini ditulis dengan menggunakan bahasa Arab yang terdiri dari dua jilid dan menggunakan beberapa metode yaitu: tahlily (yang tergambarkan melalui susunan tafsirnya yang berurutan dari surat Al-Fatihah sampai surat An-Nas), ijmaly (pembahasannya global) dan muqaran (perbandingan antara ayat dengan ayat), di mana penafsirannya memiliki keistimewaan dan kelemahan.
Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya
Title: METODOLOGI TAFSIR MARAH LABID KARYA SYAIKH NAWAWI AL-BANTANI
Description:
Tulisan ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisa lebih dalam tentang kitab tafsir yang ditulis oleh Syaikh Nawawi Al-Bantani yang mana telah merantau ke negara-negara Arab dan mengarungi lautan intelektual keislaman selama 30 tahun ini, agar dapat menjadi bahan dan rujukan dalam menafsirkan al-Qur’an.
Penelitian ini menggunakan metode Library Research atau studi pustaka.
Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Dikaji menggunakan sumber data primer yaitu kitab tafsir Marah Labid atau al-Munir dengan sumber data sekunder dari kitab-kitab ilmu al-Qur’an, biografi dan lain lain.
Hasil penelitian yang didapat bahwa kitab Marah Labid atau Al-Munir adalah salah satu kitab tafsir kebanggaan Nusantara yang hadir pada abad ke 19 atau disebut juga dengan masa pra-modern.
Tafsir Al-Munir adalah kitab tafsir kedua setelah Turjuman Al-Mustafid  yang menafsirkan Al-Qur’an 30 juz secara lengkap.
Kitab tafsir ini ditulis dengan menggunakan bahasa Arab yang terdiri dari dua jilid dan menggunakan beberapa metode yaitu: tahlily (yang tergambarkan melalui susunan tafsirnya yang berurutan dari surat Al-Fatihah sampai surat An-Nas), ijmaly (pembahasannya global) dan muqaran (perbandingan antara ayat dengan ayat), di mana penafsirannya memiliki keistimewaan dan kelemahan.

Related Results

Tafsir Nusantara: Karakteristik Pemikiran Syekh Nawawi al-Bantanī dalam Tafsir Marāḥ Labīd
Tafsir Nusantara: Karakteristik Pemikiran Syekh Nawawi al-Bantanī dalam Tafsir Marāḥ Labīd
This article aims to look at Shaikh Nawawī al-Bantanī's view in his tafsīr Marāḥ Labīd as a form of his magnum opus among his other works. This article uses a literature review wit...
KARAKTERISTIK HADITS DAN MUHADDIS NUSANTARA STUDI PEMIKIRAN SYEIKH NAWAWI AL-BANTANI
KARAKTERISTIK HADITS DAN MUHADDIS NUSANTARA STUDI PEMIKIRAN SYEIKH NAWAWI AL-BANTANI
Para ulama Nusantara, sebagai penjaga dan pewaris tradisi keilmuan, memainkan peran sentral dalam meriwayatkan, mempelajari, dan menyebarkan hadits di wilayah ini. Kontribusi merek...
Gender Bias in the Book “Syarh 'Uqudul Lujain fi Bayani Huquq al-Zaujain” by Nawawi Al-Bantani
Gender Bias in the Book “Syarh 'Uqudul Lujain fi Bayani Huquq al-Zaujain” by Nawawi Al-Bantani
 This article aims to prove that the book “Syarh ‘Uqudul Lujain fi Bayani Huquq al-Zaujain,” which is studied in many Islamic boarding schools, has indications of gender bias and p...
Tafsir Marāḥ Labīd dalam Diskursus Tajdīd Abad ke-19
Tafsir Marāḥ Labīd dalam Diskursus Tajdīd Abad ke-19
This paper attempts to elaborate the Marāḥ Labīd of Nawawī al-Bantānī in the context of Islamic reform of the 19th century. The study examines the context behind the emergence of M...
Al-Bantānī and the Interpretation of Ṣifāt verses in Marāḥ Labīd
Al-Bantānī and the Interpretation of Ṣifāt verses in Marāḥ Labīd
This article examines the stance held by a Meccan-Indonesian exegete in the 13 AH or 19 AD century, Muḥammad Nawawī al-Bantānī (d. 1230–1314 H/1813–1897 AD), in dealing with Ṣifāt ...
PEMIKIRAN PENDIDIKAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI
PEMIKIRAN PENDIDIKAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI
Sejarah ketokohan Ulama’ di Indonesia berpengaruh dalam dimensi-dimensi sosial. Termasuk di dalamnya pengaruh terhadap dunia pendidikan Islam. Diantara para ulama yang terkenal di ...

Back to Top