Javascript must be enabled to continue!
Krisis Moral Generasi Z : Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Kegiatan Pramuka di Sekolah Dasar
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kegiatan pramuka sebagai sarana pendidikan moral dan karakter di dua Sekolah Dasar di Malang, yaitu SDN Lesanpuro 4 dan SDN Kedungkandang 2. Metode yang digunakan adalah observasi langsung terhadap kegiatan pramuka siaga dan penggalang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pramuka di SDN Lesanpuro 4 berlangsung secara rutin dan dihadiri dengan baik oleh siswa, meskipun jumlah Pembina yang terbatas menghambat optimalisasi kegiatan. Kegiatan di sini mencakup pembelajaran materi agama, seperti Rukun Islam dan Rukun Iman, yang berkontribusi pada pengembangan karakter siswa. Sementara itu, di SDN Kedungkandang 2, meskipun kegiatan pramuka juga dilakukan secara rutin, tantangan dalam pengkondisian siswa lebih mencolok. Kurangnya Pembina dan faktor krisis moral di kalangan siswa menyebabkan kesulitan dalam pengawasan. Pembina pramuka menekankan pentingnya peran guru dalam mendukung pembinaan karakter siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa pramuka berfungsi sebagai metode pendidikan karakter yang efektif, namun perlu dukungan tambahan dalam hal jumlah Pembina dan keterlibatan guru agar dapat mencapai tujuan pendidikan secara optimal
Institut Kariman Wirayudha Sumenep
Title: Krisis Moral Generasi Z : Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Kegiatan Pramuka di Sekolah Dasar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kegiatan pramuka sebagai sarana pendidikan moral dan karakter di dua Sekolah Dasar di Malang, yaitu SDN Lesanpuro 4 dan SDN Kedungkandang 2.
Metode yang digunakan adalah observasi langsung terhadap kegiatan pramuka siaga dan penggalang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pramuka di SDN Lesanpuro 4 berlangsung secara rutin dan dihadiri dengan baik oleh siswa, meskipun jumlah Pembina yang terbatas menghambat optimalisasi kegiatan.
Kegiatan di sini mencakup pembelajaran materi agama, seperti Rukun Islam dan Rukun Iman, yang berkontribusi pada pengembangan karakter siswa.
Sementara itu, di SDN Kedungkandang 2, meskipun kegiatan pramuka juga dilakukan secara rutin, tantangan dalam pengkondisian siswa lebih mencolok.
Kurangnya Pembina dan faktor krisis moral di kalangan siswa menyebabkan kesulitan dalam pengawasan.
Pembina pramuka menekankan pentingnya peran guru dalam mendukung pembinaan karakter siswa.
Penelitian ini menegaskan bahwa pramuka berfungsi sebagai metode pendidikan karakter yang efektif, namun perlu dukungan tambahan dalam hal jumlah Pembina dan keterlibatan guru agar dapat mencapai tujuan pendidikan secara optimal.
Related Results
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGRI 10 REJANG LEBONG
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGRI 10 REJANG LEBONG
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter cinta tanah air pada siswa di SMA 10 Kabupaten Rejang Lebong, mendeskripsikan upaya pembentukan karakter cinta tana...
ANALISIS MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS PT RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA (PERSERO) DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN
ANALISIS MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS PT RAJAWALI NUSANTARA INDONESIA (PERSERO) DALAM MEMPERTAHANKAN CITRA PERUSAHAAN
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang Agro Industri yang memiliki 11 anak perusahaan satu diantaranya sedang...
PELATIHAN PEMBINA PRAMUKA DI MADRASAH ISLAMIYAH PEKAN DOLOK MASIHUL
PELATIHAN PEMBINA PRAMUKA DI MADRASAH ISLAMIYAH PEKAN DOLOK MASIHUL
Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada guru madrasah Islamiyah Pekan Dolok Masihul menjadi Pembina pramuka dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka di ...
BIMBINGAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA UNTUK SISWA BERKARAKTER DI SEKOLAH DASAR
BIMBINGAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA UNTUK SISWA BERKARAKTER DI SEKOLAH DASAR
Tujuan pengabdian Masyarakat ini ialah memberikan bimbingan belajar diluar sekolah atau ekstrakurikuler pramuka untuk siswa penggalang di SDN Sidorahayu 1 Kecamatan Wagir, Kabupate...
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Di Sekolah
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Di Sekolah
<p><em>Perlunya pendidikan karakter mendesak untuk dilaksanakan adalah adanya gejala-gejala yang menandakan tergerusnya karakter bangsa, pada era globalisasi. Kebebasan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Peran Manajemen Peserta Didik dalam Optimalisasi Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka untuk Menumbuhkan Nilai-nilai Sosial Siswa di MAN 1 Ngawi
Peran Manajemen Peserta Didik dalam Optimalisasi Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka untuk Menumbuhkan Nilai-nilai Sosial Siswa di MAN 1 Ngawi
Kegiatan Pramuka di sekolah memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan nilai sosial peserta didik. Kegiatan Pramuka di MAN 1 Ngawi telah terlaksana secara sistematis dan ber...
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Siswa dalam Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Siswa dalam Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka
Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) untuk mengetahui penanaman nilai-nilai karakter siswa dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 1 Batuga, (2) untuk mengeta...

