Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Agama Islam, Militansi, dan Pertahanan Negara: Kebijakan Menjaga Keseimbangan

View through CrossRef
AbstrakHubungan antara agama Islam dan pertahanan negara adalah topik yang kritis, dimana kelompok-kelompok ekstremis mengklaim adanya motivasi keagamaan. Memahami dinamika ini penting untuk menjaga keseimbangan.Penelitian ini menyelidiki hubungan antara agama Islam dan pertahanan negara, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan militansi dan mengusulkan strategi untuk menyeimbangkan kepatuhan beragama dengan keamanan nasional.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan sumber data sekunder seperti artikel akademis, buku, laporan, dan database online. Data dianalisis melalui analisis tematik untuk mengidentifikasi tema dan pola utama terkait agama Islam, militansi, dan pertahanan negara.Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hubungan antara agama Islam dan militansi sangatlah kompleks. Meskipun Islam sebagai agama pada dasarnya tidak mendukung kekerasan, penafsiran teks agama dan faktor sosial-politik dapat berkontribusi pada munculnya militansi. Strategi untuk menjaga keseimbangan yang tepat termasuk mendorong pendidikan agama yang didasarkan pada ajaran moderat, menerapkan langkah-langkah kontra-ideologis yang efektif, dan mendorong pemerintahan yang inklusif.Hubungan antara agama Islam dan pertahanan negara sangatlah kompleks, sehingga memerlukan pendekatan seimbang yang menyeimbangkan dimensi agama dan sosial-politik, mengedepankan interpretasi moderat dan tata kelola yang inklusif.Kata Kunci: agama Islam; ekstremisme agama; militansi; pertahanan negara
Title: Agama Islam, Militansi, dan Pertahanan Negara: Kebijakan Menjaga Keseimbangan
Description:
AbstrakHubungan antara agama Islam dan pertahanan negara adalah topik yang kritis, dimana kelompok-kelompok ekstremis mengklaim adanya motivasi keagamaan.
Memahami dinamika ini penting untuk menjaga keseimbangan.
Penelitian ini menyelidiki hubungan antara agama Islam dan pertahanan negara, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan militansi dan mengusulkan strategi untuk menyeimbangkan kepatuhan beragama dengan keamanan nasional.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan sumber data sekunder seperti artikel akademis, buku, laporan, dan database online.
Data dianalisis melalui analisis tematik untuk mengidentifikasi tema dan pola utama terkait agama Islam, militansi, dan pertahanan negara.
Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hubungan antara agama Islam dan militansi sangatlah kompleks.
Meskipun Islam sebagai agama pada dasarnya tidak mendukung kekerasan, penafsiran teks agama dan faktor sosial-politik dapat berkontribusi pada munculnya militansi.
Strategi untuk menjaga keseimbangan yang tepat termasuk mendorong pendidikan agama yang didasarkan pada ajaran moderat, menerapkan langkah-langkah kontra-ideologis yang efektif, dan mendorong pemerintahan yang inklusif.
Hubungan antara agama Islam dan pertahanan negara sangatlah kompleks, sehingga memerlukan pendekatan seimbang yang menyeimbangkan dimensi agama dan sosial-politik, mengedepankan interpretasi moderat dan tata kelola yang inklusif.
Kata Kunci: agama Islam; ekstremisme agama; militansi; pertahanan negara.

Related Results

STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
STRATEGI PERCEPATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN: STUDI KASUS KOREA SELATAN
Abstrak: Permasalahan utama Indonesia dalam penguasaan teknologi dan industri pertahanan terletak pada lemahnya regulasi sistem akusisi pertahanan yang mengakomodir proses penyerap...
INTEGRASI KEBIJAKAN PERTAHANAN DAN RESPON BENCANA DIINDONESIA
INTEGRASI KEBIJAKAN PERTAHANAN DAN RESPON BENCANA DIINDONESIA
Indonesia menghadapi bahaya alam seperti gempa bumi, tsunami, dan banjir, sehingga memerlukan kesiapsiagaan bencana dan tindakan tanggap yang efektif. Namun, kebijakan pertahanan d...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Pembinaan Industri Pertahanan dan Keamanan: Sebuah Tinjauan Konteks dan Konten Kebijakan
Pembinaan Industri Pertahanan dan Keamanan: Sebuah Tinjauan Konteks dan Konten Kebijakan
Industri pertahanan menjadi sebuah tolok ukur bagaimana suatu negara memiliki kekuatan stabilitas dan keamanan. Kondisinya pada saat ini, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah u...
Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Abstrak -- Diplomasi pertahanan merupakan kajian baru dalam ilmu HI, utamanya diplomasi. Hal ini membuat kajian-kajian yang berkembang dalam diplomasi pertahanan masih minim dan di...
KURIKULUM BELA NEGARA DI TINGKAT PENDIDIKAN TINGGI: PROSPEKTIF KETIMPANGAN DALAM SISTEM PERTAHANAN INDONESIA
KURIKULUM BELA NEGARA DI TINGKAT PENDIDIKAN TINGGI: PROSPEKTIF KETIMPANGAN DALAM SISTEM PERTAHANAN INDONESIA
<p>Kebijakan bela negara merupakan salah satu upaya Kementerian Pertahanan Indonesia dalam membentuk kekuatan pertahanan nirmiliter. Pada implementasinya, kebijakan ini mendo...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...

Back to Top