Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Finansial Industri Tahu di Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu (Studi Kasus Usaha Milik Bapak Irwan M. Hadi)

View through CrossRef
Industri tahu adalah sektor produksi yang menghasilkan tahu, yaitu produk makanan berbahan dasar kedelai yang melalui berbagai proses yaitu perendaman, penggilingan, pemanasan, pengentalan, dan pencetakan. Usaha yang diterapkan oleh Bapak Irwan M. Hadi, yang merupakan usaha industri tahu yang telah dijalankan sejak tahun 2012. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis besar biaya, penerimaan, keuntungan, kelayakan, dan sensitivitas usaha industri tahu milik Pak Irwan M. Hadi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian biaya total yang dikeluarkan usaha Industri Tahu milik Pak Irwan pada bulan Mei 2024 yaitu sebesar Rp87.407.167,36 dengan penerimaan total sebesar Rp123.225.000,00 dan keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp 35.817.832,64. Kelayakan usaha Industri Tahu milik Pak Irwan pada bulan Mei 2024 yaitu sebesar 1,41. Hal ini menunjukkan bahwa usaha Industri Tahu milik Pak Irwan layak dan menguntungkan untuk dijalankan. Sensitivitas usaha Industri Tahu milik Pak Irwan pada kenaikan harga kedelai 5% mengalami penurunan laba sekitar 6,72 persen.  Sedangkan, pada kenaikan harga kedelai 10% mengalami penurunan laba sekitar 13,50 persen. Dan pada kenaikan harga kedelai 15% mengalami penurunan laba sebesar 20,20 persen.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Analisis Finansial Industri Tahu di Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu (Studi Kasus Usaha Milik Bapak Irwan M. Hadi)
Description:
Industri tahu adalah sektor produksi yang menghasilkan tahu, yaitu produk makanan berbahan dasar kedelai yang melalui berbagai proses yaitu perendaman, penggilingan, pemanasan, pengentalan, dan pencetakan.
Usaha yang diterapkan oleh Bapak Irwan M.
Hadi, yang merupakan usaha industri tahu yang telah dijalankan sejak tahun 2012.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis besar biaya, penerimaan, keuntungan, kelayakan, dan sensitivitas usaha industri tahu milik Pak Irwan M.
Hadi.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan sumber data yaitu data primer dan data sekunder.
Berdasarkan hasil penelitian biaya total yang dikeluarkan usaha Industri Tahu milik Pak Irwan pada bulan Mei 2024 yaitu sebesar Rp87.
407.
167,36 dengan penerimaan total sebesar Rp123.
225.
000,00 dan keuntungan yang diperoleh yaitu sebesar Rp 35.
817.
832,64.
Kelayakan usaha Industri Tahu milik Pak Irwan pada bulan Mei 2024 yaitu sebesar 1,41.
Hal ini menunjukkan bahwa usaha Industri Tahu milik Pak Irwan layak dan menguntungkan untuk dijalankan.
Sensitivitas usaha Industri Tahu milik Pak Irwan pada kenaikan harga kedelai 5% mengalami penurunan laba sekitar 6,72 persen.
  Sedangkan, pada kenaikan harga kedelai 10% mengalami penurunan laba sekitar 13,50 persen.
Dan pada kenaikan harga kedelai 15% mengalami penurunan laba sebesar 20,20 persen.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah
Kajian Penerapan Produksi Bersih di Industri Tahu di Desa Jimbaran, Bandungan, Jawa Tengah
Peran industri kecil di beberapa wilayah Kabupaten Semarang sangat penting dalam menunjang perekonomian, khususnya di sekitar lokasi industri tersebut. Salah satu industri kecil ya...
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA SISWA YANG BERSEKOLAH FULL DAY DAN YANG TIDAK FULL DAY DI MAN TANAH BUMBU DAN MAN 3 BANJARMASIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan stress akademik pada siswa yang bersekolah full day dan yang tidak full day di MAN Tanah Bumbu dan MAN 3 Banjarmasi...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
Pengaruh Jenis Bumbu dan Konsentrasi Gula Aren terhadap Mutu Kecap Manis Ampas Tahu
Pengaruh Jenis Bumbu dan Konsentrasi Gula Aren terhadap Mutu Kecap Manis Ampas Tahu
Abstrak. Ampas tahu merupakan limbah bubur kedelai yang telah diperas dari hasil pembuatan tahu. Sejauh ini penggunaan ampas tahu masih sangat terbatas bahkan menjadi limbah yang t...
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) ATAS KERJASAMA BADAN USAHA MILIK SWASTA
STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) ATAS KERJASAMA BADAN USAHA MILIK SWASTA
Abstrak. Badan usaha milik desa muncul sebagai kekuatan ekonomi baru di wilayah perdesaan. Badan usaha milik desa hadir sebagai wadah dalam menggerakan potensi ekonomi lokal bagi p...
Model Spasial Penentuan Lokasi untuk Objek Bank Tanah di Kabupaten Sleman
Model Spasial Penentuan Lokasi untuk Objek Bank Tanah di Kabupaten Sleman
 Abstract: The conception of a land bank is intended as an activity undertaken by the Government to provide land, which will be allocated for future use for various development pur...

Back to Top