Javascript must be enabled to continue!
Studi In Silico Flavonoid Daun Sirih Merah sebagai Antivirus Hepatitis C
View through CrossRef
Abstrack. Hepatitis C is a major global health concern, infecting millions worldwide. This disease can lead to chronic liver disorders, cirrhosis, hepatocellular carcinoma, and death. Current therapies, particularly Direct-Acting Antivirals (DAAs), have shown good efficacy by targeting the NS5A protein involved in viral replication. Recently, plant-derived antivirals have gained increasing attention, including red betel leaf (Piper crocatum Ruiz & Pav.), which is rich in flavonoids. This study aimed to investigate the binding affinity of flavonoid compounds from Piper crocatum leaves against the NS5A protein and predict their toxicity profiles. An in silico approach using molecular docking simulations was employed. Flavonoid compounds, including kavikol, hydroxykavikol, quercetin, procyanidin, gossypin, and brazilin, known for their antioxidant activity, were analyzed for their interactions with NS5A. Docking results revealed that procyanidin exhibited the lowest binding free energy (ΔG = –7.9 kcal/mol) with an inhibition constant of 1.604 μM, suggesting its potential as an HCV antiviral agent. Toxicity predictions indicated that most compounds displayed high toxicity classes, implying potential safety concerns. However, they remained within acceptable exposure limits, posed low exposure risks, and were non-carcinogenic and non-mutagenic, except for brazilin. This study provides a preliminary screening of natural compounds to support future therapeutic development for hepatitis C.
Abstrak. Hepatitis C merupakan masalah global yang serius dan telah menginfeksi jutaan orang diseluruh dunia. Hepatitis C dapat menyebabkan penyakit hati kronis, sirosis, karsinoma hepatoseluler dan kematian. Terapi yang saat ini tersedia yaitu Direct-Acting Antivirals (DAAs) menunjukkan efektivitas yang baik dan menargetkan protein NS5A yang berperan dalam replikasi virus. Pemanfaatan tanaman sebagai antivirus semakin diminati salah satunya daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) yang mengandung flavonoid dalam jumlah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui afinitas senyawa golongan flavonoid dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) terhadap protein NS5A serta memprediksi tosisitasnya. Penelitian ini dilakukan secara in silico menggunakan simulasi molecular docking. Senyawa kavikol, hidroksikavikol, kuersetin, prosianidin, gosipin dan brazilin yang memiliki aktivitas antioksidan diprediksi interaksinya dengan protein NS5A. Hasil docking menunjukkan prosianidin memiliki energi bebas ikatan terendah dengan nilai ∆G yaitu -7,9 kkal/mol dengan konstanta inhibisi 1,604 μM. Oleh karena itu, senyawa tersebut berpotensi sebagai antivirus HCV. Kemudian berdasarkan hasil toksisitas sebagian besar senyawa memiliki toksisitas kelas tinggi sehingga tidak menjamin terhadap keamanannya, akan tetapi berada dalam ambang batas paparan dengan resiko paparan yang rendah dan tidak menyebabkan karsinogenik dan mutagenesitas kecuali untuk senyawa brazilin. Penelitian ini menjadi skrining awal senyawa alami untuk menunjang terapi Hepatitis C.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Studi In Silico Flavonoid Daun Sirih Merah sebagai Antivirus Hepatitis C
Description:
Abstrack.
Hepatitis C is a major global health concern, infecting millions worldwide.
This disease can lead to chronic liver disorders, cirrhosis, hepatocellular carcinoma, and death.
Current therapies, particularly Direct-Acting Antivirals (DAAs), have shown good efficacy by targeting the NS5A protein involved in viral replication.
Recently, plant-derived antivirals have gained increasing attention, including red betel leaf (Piper crocatum Ruiz & Pav.
), which is rich in flavonoids.
This study aimed to investigate the binding affinity of flavonoid compounds from Piper crocatum leaves against the NS5A protein and predict their toxicity profiles.
An in silico approach using molecular docking simulations was employed.
Flavonoid compounds, including kavikol, hydroxykavikol, quercetin, procyanidin, gossypin, and brazilin, known for their antioxidant activity, were analyzed for their interactions with NS5A.
Docking results revealed that procyanidin exhibited the lowest binding free energy (ΔG = –7.
9 kcal/mol) with an inhibition constant of 1.
604 μM, suggesting its potential as an HCV antiviral agent.
Toxicity predictions indicated that most compounds displayed high toxicity classes, implying potential safety concerns.
However, they remained within acceptable exposure limits, posed low exposure risks, and were non-carcinogenic and non-mutagenic, except for brazilin.
This study provides a preliminary screening of natural compounds to support future therapeutic development for hepatitis C.
Abstrak.
Hepatitis C merupakan masalah global yang serius dan telah menginfeksi jutaan orang diseluruh dunia.
Hepatitis C dapat menyebabkan penyakit hati kronis, sirosis, karsinoma hepatoseluler dan kematian.
Terapi yang saat ini tersedia yaitu Direct-Acting Antivirals (DAAs) menunjukkan efektivitas yang baik dan menargetkan protein NS5A yang berperan dalam replikasi virus.
Pemanfaatan tanaman sebagai antivirus semakin diminati salah satunya daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.
) yang mengandung flavonoid dalam jumlah tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui afinitas senyawa golongan flavonoid dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.
) terhadap protein NS5A serta memprediksi tosisitasnya.
Penelitian ini dilakukan secara in silico menggunakan simulasi molecular docking.
Senyawa kavikol, hidroksikavikol, kuersetin, prosianidin, gosipin dan brazilin yang memiliki aktivitas antioksidan diprediksi interaksinya dengan protein NS5A.
Hasil docking menunjukkan prosianidin memiliki energi bebas ikatan terendah dengan nilai ∆G yaitu -7,9 kkal/mol dengan konstanta inhibisi 1,604 μM.
Oleh karena itu, senyawa tersebut berpotensi sebagai antivirus HCV.
Kemudian berdasarkan hasil toksisitas sebagian besar senyawa memiliki toksisitas kelas tinggi sehingga tidak menjamin terhadap keamanannya, akan tetapi berada dalam ambang batas paparan dengan resiko paparan yang rendah dan tidak menyebabkan karsinogenik dan mutagenesitas kecuali untuk senyawa brazilin.
Penelitian ini menjadi skrining awal senyawa alami untuk menunjang terapi Hepatitis C.
Related Results
PENURUNAN PRODUKSI ASAM DAN PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS SOBRINUS SETELAH TERPAPAR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH 10%
PENURUNAN PRODUKSI ASAM DAN PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS SOBRINUS SETELAH TERPAPAR REBUSAN DAUN SIRIH MERAH 10%
Karies merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri kariogenik yang terdapat di dalam rongga mulut, antara lain Streptococcus sobrinus. Bakteri tersebut mampu menghasilk...
The Impact of IL28B Gene Polymorphisms on Drug Responses
The Impact of IL28B Gene Polymorphisms on Drug Responses
To achieve high therapeutic efficacy in the patient, information on pharmacokinetics, pharmacodynamics, and pharmacogenetics is required. With the development of science and techno...
Formulasi dan Uji Karakteristik Handbody Lotion yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum)
Formulasi dan Uji Karakteristik Handbody Lotion yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum)
Daun sirih merah adalah tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan karena adanya mengandung senyawa flavonoid sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Untuk memu...
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Background: Bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring biasanya menggunakan bahan aktif kimia sintetik yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan yaitu dapat mencemar...
Pengaruh Penggunaan Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Kejadian Keputihan Remaja Putri di SMK Bhakti Asih Purwakarta
Pengaruh Penggunaan Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Kejadian Keputihan Remaja Putri di SMK Bhakti Asih Purwakarta
Keputihan merupakan salah satu gangguan pada kesehatan reproduksi khususnya pada wanita. Keputihan banyak dialami oleh wanita usia subur termasuk salah satunya pada remaja. Penyeba...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
EFEKTIVITAS SIRIH MERAH (PIPER ORNATUM) TERHADAP LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI BIDAN PRAKTEK SWASTA “R” GAREGEH BUKITTINGGI TAHUN 2022
EFEKTIVITAS SIRIH MERAH (PIPER ORNATUM) TERHADAP LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI BIDAN PRAKTEK SWASTA “R” GAREGEH BUKITTINGGI TAHUN 2022
Penyebab kematian maternal di indonesia terkait persalinan adalah infeksi 11% salahsatunya penatalaksanaan ruptur perineum yang kurang baik. Sekitar 85% wanita yang melahirkan spon...
Pengenalan Pola Pada Daun Sirih Menggunakan Metode Backpropagation
Pengenalan Pola Pada Daun Sirih Menggunakan Metode Backpropagation
Tanaman sirih memiliki berbagai jenis dengan bentuk dan warna yang mirip, yang sering kali menyebabkan kesulitan dalam mengidentifikasi dan membedakan jenis-jenisnya, terutama bagi...

