Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Persepsi, Pengetahuan, dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Penghindaran Pajak
View through CrossRef
Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi wajib pajak, pengetahuan wajib pajak, dan kesadaran wajib pajak terhadap penghindaran pajak pada pengusaha muda di Kota Yogyakarta. Selain itu, penelitian juga mengevaluasi pengaruh ketiga variabel tersebut secara simultan terhadap perilaku penghindaran pajak, dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pajak di kalangan pengusaha muda.
Method: Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan baik secara langsung maupun menggunakan platform daring Google Forms kepada 62 pengusaha muda di Kota Yogyakarta. Instrumen penelitian diukur menggunakan skala Likert 4 poin dan diuji validitas serta reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS, dan juga menguji asumsi klasik meliputi multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan normalitas data.
Finding: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wajib pajak, pengetahuan wajib pajak, dan kesadaran wajib pajak secara parsial dan simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku penghindaran pajak pengusaha muda di Kota Yogyakarta. Kesadaran wajib pajak memberikan pengaruh paling dominan dengan koefisien beta terbesar. Variabel-variabel ini secara kolektif mampu menjelaskan sekitar 62,6% dalam perilaku penghindaran pajak, menunjukkan bahwa tingkat kesadaran, pengetahuan, dan persepsi memainkan peranan penting dalam keputusan pengusaha muda terkait kewajiban perpajakan.
Novelty: Penelitian ini menggabungkan tiga aspek yaitu persepsi, pengetahuan, dan kesadaran wajib secara simultan dalam penghindaran pajak pada kelompok pengusaha muda di Kota Yogyakarta, yang masih jarang dijelaskan secara spesifik pada penelitian sebelimnya. Selain itu, penggunaan teori legitimasi dan teori atribusi memberikan kerangka konseptual yang memperkaya pemahaman tentang bagaimana faktor internal dan persepsi moral dapat memengaruhi kepatuhan pajak. Metode pengumpulan data yang dikombinasikan antara offline dan online juga menjadi inovasi praktis dalam menjangkau responden secara efektif di era digital saat ini.
Title: Pengaruh Persepsi, Pengetahuan, dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Penghindaran Pajak
Description:
Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi wajib pajak, pengetahuan wajib pajak, dan kesadaran wajib pajak terhadap penghindaran pajak pada pengusaha muda di Kota Yogyakarta.
Selain itu, penelitian juga mengevaluasi pengaruh ketiga variabel tersebut secara simultan terhadap perilaku penghindaran pajak, dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pajak di kalangan pengusaha muda.
Method: Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan baik secara langsung maupun menggunakan platform daring Google Forms kepada 62 pengusaha muda di Kota Yogyakarta.
Instrumen penelitian diukur menggunakan skala Likert 4 poin dan diuji validitas serta reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS, dan juga menguji asumsi klasik meliputi multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan normalitas data.
Finding: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wajib pajak, pengetahuan wajib pajak, dan kesadaran wajib pajak secara parsial dan simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku penghindaran pajak pengusaha muda di Kota Yogyakarta.
Kesadaran wajib pajak memberikan pengaruh paling dominan dengan koefisien beta terbesar.
Variabel-variabel ini secara kolektif mampu menjelaskan sekitar 62,6% dalam perilaku penghindaran pajak, menunjukkan bahwa tingkat kesadaran, pengetahuan, dan persepsi memainkan peranan penting dalam keputusan pengusaha muda terkait kewajiban perpajakan.
Novelty: Penelitian ini menggabungkan tiga aspek yaitu persepsi, pengetahuan, dan kesadaran wajib secara simultan dalam penghindaran pajak pada kelompok pengusaha muda di Kota Yogyakarta, yang masih jarang dijelaskan secara spesifik pada penelitian sebelimnya.
Selain itu, penggunaan teori legitimasi dan teori atribusi memberikan kerangka konseptual yang memperkaya pemahaman tentang bagaimana faktor internal dan persepsi moral dapat memengaruhi kepatuhan pajak.
Metode pengumpulan data yang dikombinasikan antara offline dan online juga menjadi inovasi praktis dalam menjangkau responden secara efektif di era digital saat ini.
Related Results
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Analisis Peranan Konsultan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Melaksanakan Kewajiban Perpajakan
Latar belakang: Pajak adalah kewajiban seseorang atau badan usaha untuk menyerahkan iuran yang bersifat memaksa kepada pemerintah berdasarkan peraturan yang berlaku.
Tujuan penelit...
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KESADARAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KESADARAN WAJIB PAJAK SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Tema yang diangkat dari penelitian ini adalah tentang kepatuhan wajib pajak yang ada di Kantor Pelayanan Pajak Kudus, dengan judul “Pengaruh Religiusitas Terhadap Kepatuhan Wajib P...
DAMPAK PENGAWASAN DAN SANKSI PERPAJAKAN PADA TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK: KESADARAN PAJAK SEBAGAI PERAN MEDIASI (Studi Wajib Pajak Badan di Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang)
DAMPAK PENGAWASAN DAN SANKSI PERPAJAKAN PADA TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK: KESADARAN PAJAK SEBAGAI PERAN MEDIASI (Studi Wajib Pajak Badan di Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kesadaran p...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
DETERMINAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN SANKSI SEBAGAI PEMODERASI
DETERMINAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN SANKSI SEBAGAI PEMODERASI
ABSTRACTThis study aims to determine the effect of taxpayer knowledge and taxpayer awareness on taxpayer compliancewith the moderating variable of tax sanctions. The population in ...
Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan dan Kesadaran terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi
Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan dan Kesadaran terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi
Abstract. The existence of taxpayer understanding regarding taxation and mandatory awareness is expected to increase taxpayer compliance in carrying out their taxation. For this re...
PENGARUH PENGELAKAN PAJAK DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK
PENGARUH PENGELAKAN PAJAK DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK
Dalam APBN Indonesia, pajak mempunyai kontribusi yang sangat besar terhadap pembiayaan negara. Kontribusi penerimaan pajak terhadap sumber pendanaan negara dari tahun ke tahun sela...

