Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pancasila Sebagai pencegahan Sikap Intoleransi Pada Mahasiswa Generasi Z

View through CrossRef
Beberapa tahun terakhir muncul beberapa studi yang menunjukkan kecenderungan penurunan tingkat toleransi di Indonesia. Salah satu sikap yang mengarah kepada nilai toleransi yaitu munculnya gerakan radikalisme, berita bohong (hoax), dan persekusi. Bahkan di tingkat mahasiswa , nilai toleransi muncul dalam bentuk bullying, pembedaan berdasarkan agama, suku dan lainnya. Ini mengindikasi adanya kesenjangan dalam penerapan nilai Pancasila, yang berdampak pada sikap intoleransi di kalangan mahasiswa. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pencegahan sikap intoleransi melalui penguatan Pendidikan Pancasila serta faktor pendukung dan penghambat dalam penguatan Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu menghasilkan data deskripsi berupa informasi penulis atau lisan dari informan dan perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukan pencegahan sikap intoleransi dikalangan mahasiswa dilakukan melalui pendalaman Kurikulum 13 dan pendekatan budaya literasi. Adapun faktor pedukung diantaranya: kebijakan pemerintah yang memberikan aturan tentang adanya penanaman nilai-nilai toleransi beragama. Faktor penghambatnya yaitu: latar belakang keluarga, lingkungan masyarakat, tingkat kemampuan, kematangan emosional siswa yang tidak sama, pengaruh media sosial, dan hubungan pertemanan.Kata Kunci : Toleransi, Intoleransi, Pendidikan.In recent years, several studies have emerged that show a trend of decreasing levels of tolerance in Indonesia. One of the attitudes that leads to the value of tolerance is the emergence of radicalism movements, fake news (hoaxes) and persecution. Even at the student level, the value of tolerance appears in the form of bullying, discrimination based on religion, ethnicity and others. This indicates that there is a gap in the application of Pancasila values, which has an impact on intolerant attitudes among students. This article aims to find out the process of preventing intolerant attitudes through strengthening Pancasila Education as well as supporting and inhibiting factors in strengthening Pancasila Education. This research uses descriptive qualitative research methods, namely producing descriptive data in the form of written or verbal information from informants and observable behavior. The research results show prevention Intolerant attitudes among students are carried out through deepening Curriculum 13 and cultural literacy approach. The supporting factors include: government policy that provides rules regarding the cultivation of values religious tolerance. Factor The obstacles are: family background, community environment, level abilities, different emotional maturity of students, the influence of social media, and friendship relationshipKeywords : Tolerance, Intolerance, Education.
Center for Open Science
Title: Pancasila Sebagai pencegahan Sikap Intoleransi Pada Mahasiswa Generasi Z
Description:
Beberapa tahun terakhir muncul beberapa studi yang menunjukkan kecenderungan penurunan tingkat toleransi di Indonesia.
Salah satu sikap yang mengarah kepada nilai toleransi yaitu munculnya gerakan radikalisme, berita bohong (hoax), dan persekusi.
Bahkan di tingkat mahasiswa , nilai toleransi muncul dalam bentuk bullying, pembedaan berdasarkan agama, suku dan lainnya.
Ini mengindikasi adanya kesenjangan dalam penerapan nilai Pancasila, yang berdampak pada sikap intoleransi di kalangan mahasiswa.
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pencegahan sikap intoleransi melalui penguatan Pendidikan Pancasila serta faktor pendukung dan penghambat dalam penguatan Pendidikan Pancasila.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu menghasilkan data deskripsi berupa informasi penulis atau lisan dari informan dan perilaku yang dapat diamati.
Hasil penelitian menunjukan pencegahan sikap intoleransi dikalangan mahasiswa dilakukan melalui pendalaman Kurikulum 13 dan pendekatan budaya literasi.
Adapun faktor pedukung diantaranya: kebijakan pemerintah yang memberikan aturan tentang adanya penanaman nilai-nilai toleransi beragama.
Faktor penghambatnya yaitu: latar belakang keluarga, lingkungan masyarakat, tingkat kemampuan, kematangan emosional siswa yang tidak sama, pengaruh media sosial, dan hubungan pertemanan.
Kata Kunci : Toleransi, Intoleransi, Pendidikan.
In recent years, several studies have emerged that show a trend of decreasing levels of tolerance in Indonesia.
One of the attitudes that leads to the value of tolerance is the emergence of radicalism movements, fake news (hoaxes) and persecution.
Even at the student level, the value of tolerance appears in the form of bullying, discrimination based on religion, ethnicity and others.
This indicates that there is a gap in the application of Pancasila values, which has an impact on intolerant attitudes among students.
This article aims to find out the process of preventing intolerant attitudes through strengthening Pancasila Education as well as supporting and inhibiting factors in strengthening Pancasila Education.
This research uses descriptive qualitative research methods, namely producing descriptive data in the form of written or verbal information from informants and observable behavior.
The research results show prevention Intolerant attitudes among students are carried out through deepening Curriculum 13 and cultural literacy approach.
The supporting factors include: government policy that provides rules regarding the cultivation of values religious tolerance.
Factor The obstacles are: family background, community environment, level abilities, different emotional maturity of students, the influence of social media, and friendship relationshipKeywords : Tolerance, Intolerance, Education.

Related Results

BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...
RUMAH GARUDA: MODEL PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA KREATIF
RUMAH GARUDA: MODEL PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA KREATIF
Upaya untuk mencari model dan formulasi yang tepat dan ideal dalam pembudayaan Pancasila pada era pasca reformasi menjadi pokok perhatian penting dalam kajian Pancasila saat ini. M...
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Kurikulum Merdeka Belajar mengusung kemerdekaan anak atau peserta didik dalam proses pendidikan. Tujuan dari kurikulum Merdeka Belajar diterjemahkan ke dalam Profil Pelajar Pancasi...
Disintegrasi Nasional Dalam Perspektif Filsafat Pancasila
Disintegrasi Nasional Dalam Perspektif Filsafat Pancasila
Disintegrasi nasional menjadi sebuah masalah besar dan kompleks yang kini tengah dihadapi bangsa Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk memberikan perspektif baru perihal disintegra...
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
Tantangan Pendidikan Pancasila Dalam menentukan bentuk dan format agar mata kuliah Pendidikan Pancasila dapat diselenggarakan di berbagai program studi dengan menarik dan efektif t...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
BERSIKAP ANTI INTOLERANSI SEBAGAI BENTUK PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA
BERSIKAP ANTI INTOLERANSI SEBAGAI BENTUK PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA
Beberapa tahun terakhir muncul beberapa studi yang menunjukkan kecenderungan penurunan tingkat toleransi di Indonesia. Salah satu diantara sikap yang mengarah kepada nilai intolera...
Faktor Sosial Budaya Terhadap Perkembangan Radikalisme dan Intoleransi : Literature Review
Faktor Sosial Budaya Terhadap Perkembangan Radikalisme dan Intoleransi : Literature Review
Radikalisme dan intoleransi merupakan fenomena yang saling terkait dan menjadi ancaman yang serius bagi keutuhan bangsa. Namun, di balik fenomena tersebut terdapat faktor-faktor so...

Back to Top